<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri Marah Oknum Brimob Aniaya Pelajar di Maluku, Instruksikan Usut Tuntas!</title><description>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo geram mendengar adanya oknum Brimob, Bripda MS, yang diduga menganiaya seorang pelajar di Maluku hingga tewas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/23/337/3203085/kapolri-marah-oknum-brimob-aniaya-pelajar-di-maluku-instruksikan-usut-tuntas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/23/337/3203085/kapolri-marah-oknum-brimob-aniaya-pelajar-di-maluku-instruksikan-usut-tuntas"/><item><title>Kapolri Marah Oknum Brimob Aniaya Pelajar di Maluku, Instruksikan Usut Tuntas!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/23/337/3203085/kapolri-marah-oknum-brimob-aniaya-pelajar-di-maluku-instruksikan-usut-tuntas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/23/337/3203085/kapolri-marah-oknum-brimob-aniaya-pelajar-di-maluku-instruksikan-usut-tuntas</guid><pubDate>Senin 23 Februari 2026 01:23 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/23/337/3203085/kapolri_jenderal_listyo_sigit_prabowo-uZrg_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/23/337/3203085/kapolri_jenderal_listyo_sigit_prabowo-uZrg_large.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo geram mendengar adanya oknum Brimob, Bripda MS, yang diduga menganiaya seorang pelajar di Maluku hingga tewas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sigit pun memerintahkan agar kasus tersebut diusut tuntas demi memberikan keadilan bagi keluarga korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sama seperti apa yang dirasakan keluarga korban dan masyarakat, saya marah mendengar peristiwa ini terjadi,&amp;quot; tegas Sigit, Senin (23/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sigit menekankan, bahwa peristiwa tersebut jelas menodai marwah institusi Brimob yang seharusnya melindungi dan mengayomi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban dan masyarakat atas peristiwa yang terjadi,&amp;quot; ujar Sigit.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, ia menegaskan telah mengeluarkan instruksi kepada jajaran untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan serta memastikan keadilan bagi keluarga korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sudah perintahkan agar kasus ini diusut tuntas dan memastikan hukuman setimpal bagi pelaku serta menegakkan keadilan bagi keluarga korban,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Polda Maluku telah menetapkan Bripda MS sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap seorang pelajar tersebut.&#13;
&#13;
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang melibatkan oknum Brimob tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Polri menyampaikan permohonan maaf atas tindakan individu anggota Polri,&amp;rdquo; kata Kadiv Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (21/2/2026).&#13;
&#13;
Menurut Isir, tindakan oknum tersebut tidak sejalan dengan nilai Tribrata dan Catur Prasetya Polri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang tentunya dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo geram mendengar adanya oknum Brimob, Bripda MS, yang diduga menganiaya seorang pelajar di Maluku hingga tewas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sigit pun memerintahkan agar kasus tersebut diusut tuntas demi memberikan keadilan bagi keluarga korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sama seperti apa yang dirasakan keluarga korban dan masyarakat, saya marah mendengar peristiwa ini terjadi,&amp;quot; tegas Sigit, Senin (23/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sigit menekankan, bahwa peristiwa tersebut jelas menodai marwah institusi Brimob yang seharusnya melindungi dan mengayomi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban dan masyarakat atas peristiwa yang terjadi,&amp;quot; ujar Sigit.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, ia menegaskan telah mengeluarkan instruksi kepada jajaran untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan serta memastikan keadilan bagi keluarga korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sudah perintahkan agar kasus ini diusut tuntas dan memastikan hukuman setimpal bagi pelaku serta menegakkan keadilan bagi keluarga korban,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Polda Maluku telah menetapkan Bripda MS sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap seorang pelajar tersebut.&#13;
&#13;
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang melibatkan oknum Brimob tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Polri menyampaikan permohonan maaf atas tindakan individu anggota Polri,&amp;rdquo; kata Kadiv Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (21/2/2026).&#13;
&#13;
Menurut Isir, tindakan oknum tersebut tidak sejalan dengan nilai Tribrata dan Catur Prasetya Polri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang tentunya dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
