<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Isu Produk AS Bebas Sertifikasi Halal, Seskab Teddy: Tidak Benar!</title><description>Pemerintah kata Teddy memastikan, bahwa seluruh produk yang wajib bersertifikasi halal tetap harus memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/23/337/3203096/heboh-isu-produk-as-bebas-sertifikasi-halal-seskab-teddy-tidak-benar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/23/337/3203096/heboh-isu-produk-as-bebas-sertifikasi-halal-seskab-teddy-tidak-benar"/><item><title>Heboh Isu Produk AS Bebas Sertifikasi Halal, Seskab Teddy: Tidak Benar!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/23/337/3203096/heboh-isu-produk-as-bebas-sertifikasi-halal-seskab-teddy-tidak-benar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/23/337/3203096/heboh-isu-produk-as-bebas-sertifikasi-halal-seskab-teddy-tidak-benar</guid><pubDate>Senin 23 Februari 2026 07:23 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/23/337/3203096/pemerintah-pJRw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Heboh Isu Produk AS Bebas Sertifikasi Halal, Seskab Teddy: Tidak Benar!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/23/337/3203096/pemerintah-pJRw_large.jpg</image><title>Heboh Isu Produk AS Bebas Sertifikasi Halal, Seskab Teddy: Tidak Benar!</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menepis informasi yang menyebut produk Amerika Serikat dapat masuk ke Indonesia tanpa sertifikasi halal. Teddy menegaskan, isu tersebut adalah tidak benar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada yang bilang kalau produk AS masuk ke Indonesia tanpa sertifikasi halal? Jadi singkatnya begini: Itu tidak benar,&amp;rdquo; tulis Seskab Teddy dikutip Senin (23/2/2026).&#13;
&#13;
Pemerintah kata Teddy memastikan, bahwa seluruh produk yang wajib bersertifikasi halal tetap harus memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Produk yang wajib bersertifikasi pasti harus ada label halalnya, baik dari badan halal di AS maupun badan halal di Indonesia,&amp;rdquo; jelas Teddy.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Teddy menjelaskan bahwa di Amerika Serikat, lembaga sertifikasi halal yang diakui antara lain Halal Transactions of Omaha (HTO) dan Islamic Food and Nutrition Council of America (IFANCA).&#13;
&#13;
Sementara di Indonesia, sertifikasi halal dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).&#13;
&#13;
Selain itu, produk kosmetik dan alat kesehatan tetap wajib memperoleh izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebelum dapat dipasarkan di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Teddy juga menegaskan bahwa badan halal Indonesia dan Amerika Serikat telah memiliki Mutual Recognition Agreement (MRA), yaitu perjanjian internasional penyetaraan sertifikasi halal dalam kerja sama global.&#13;
&#13;
Dengan adanya MRA tersebut, pengakuan sertifikasi dilakukan secara terstandar dan tetap berada dalam kerangka regulasi nasional.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemerintah memastikan bahwa kebijakan perdagangan Indonesia-AS tidak menghapus kewajiban pemenuhan standar nasional, termasuk ketentuan halal dan perlindungan konsumen.&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar serta memastikan setiap informasi diperoleh dari sumber resmi,&amp;rsquo;&amp;rsquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menepis informasi yang menyebut produk Amerika Serikat dapat masuk ke Indonesia tanpa sertifikasi halal. Teddy menegaskan, isu tersebut adalah tidak benar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada yang bilang kalau produk AS masuk ke Indonesia tanpa sertifikasi halal? Jadi singkatnya begini: Itu tidak benar,&amp;rdquo; tulis Seskab Teddy dikutip Senin (23/2/2026).&#13;
&#13;
Pemerintah kata Teddy memastikan, bahwa seluruh produk yang wajib bersertifikasi halal tetap harus memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Produk yang wajib bersertifikasi pasti harus ada label halalnya, baik dari badan halal di AS maupun badan halal di Indonesia,&amp;rdquo; jelas Teddy.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Teddy menjelaskan bahwa di Amerika Serikat, lembaga sertifikasi halal yang diakui antara lain Halal Transactions of Omaha (HTO) dan Islamic Food and Nutrition Council of America (IFANCA).&#13;
&#13;
Sementara di Indonesia, sertifikasi halal dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).&#13;
&#13;
Selain itu, produk kosmetik dan alat kesehatan tetap wajib memperoleh izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebelum dapat dipasarkan di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Teddy juga menegaskan bahwa badan halal Indonesia dan Amerika Serikat telah memiliki Mutual Recognition Agreement (MRA), yaitu perjanjian internasional penyetaraan sertifikasi halal dalam kerja sama global.&#13;
&#13;
Dengan adanya MRA tersebut, pengakuan sertifikasi dilakukan secara terstandar dan tetap berada dalam kerangka regulasi nasional.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemerintah memastikan bahwa kebijakan perdagangan Indonesia-AS tidak menghapus kewajiban pemenuhan standar nasional, termasuk ketentuan halal dan perlindungan konsumen.&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar serta memastikan setiap informasi diperoleh dari sumber resmi,&amp;rsquo;&amp;rsquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
