<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trump Penasaran Iran Tak Juga Menyerah Hadapi Tekanan Militer AS</title><description>Trump sebelumnya telah memberi ultimatum Iran untuk membuatt kesepakatan dalam 10 hari. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/24/18/3203465/trump-penasaran-iran-tak-juga-menyerah-hadapi-tekanan-militer-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/24/18/3203465/trump-penasaran-iran-tak-juga-menyerah-hadapi-tekanan-militer-as"/><item><title>Trump Penasaran Iran Tak Juga Menyerah Hadapi Tekanan Militer AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/24/18/3203465/trump-penasaran-iran-tak-juga-menyerah-hadapi-tekanan-militer-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/24/18/3203465/trump-penasaran-iran-tak-juga-menyerah-hadapi-tekanan-militer-as</guid><pubDate>Selasa 24 Februari 2026 18:18 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/24/18/3203465/ilustrasi-7eVk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/24/18/3203465/ilustrasi-7eVk_large.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Presiden Donald Trump bingung dan mempertanyakan mengapa Iran belum &amp;ldquo;menyerah&amp;rdquo; dan tunduk menghadapi peningkatan kekuatan militer Washington di Timur Tengah, demikian diungkap utusan khusus presiden Amerika Serikat (AS).&#13;
&#13;
Steve Witkoff mengatakan kepada Fox News pada Sabtu (21/2/2026) bahwa Trump &amp;ldquo;penasaran&amp;rdquo; tentang posisi Iran setelah ia memperingatkan akan adanya serangan militer terbatas jika kesepakatan tidak dapat dicapai mengenai program nuklir Teheran.&#13;
&#13;
AS dan sekutu-sekutu Eropanya mencurigai Iran bergerak menuju pembuatan senjata nuklir, yang dibantah oleh Iran.&#13;
&#13;
Di Iran, protes anti-pemerintah digelar di beberapa universitas selama akhir pekan &amp;mdash; demonstrasi pertama dalam skala sebesar itu sejak penindakan brutal oleh pihak berwenang pada Januari lalu, yang menewaskan ribuan orang.&#13;
&#13;
Dalam wawancaranya dengan Fox News, Witkoff mengatakan: &amp;ldquo;Saya tidak ingin menggunakan kata &amp;lsquo;frustrasi&amp;rsquo;&amp;hellip; karena dia (Trump) mengerti bahwa dia memiliki banyak alternatif, tetapi dia penasaran mengapa mereka belum&amp;hellip; Saya tidak ingin menggunakan kata &amp;lsquo;menyerah&amp;rsquo;, tetapi mengapa mereka belum menyerah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mengapa, di bawah tekanan seperti ini, dengan kekuatan laut dan angkatan bersenjata yang kita miliki di sana, mengapa mereka belum datang kepada kita dan berkata, &amp;lsquo;Kami menyatakan bahwa kami tidak menginginkan senjata, jadi inilah yang siap kami lakukan?&amp;rsquo;&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Utusan itu menambahkan: &amp;ldquo;Namun sulit untuk membuat mereka sampai ke titik itu.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan pada Minggu (22/2/2026) bahwa ia percaya masih ada peluang perselisihan tersebut dapat diselesaikan secara diplomatik &amp;ldquo;berdasarkan kesepakatan yang saling menguntungkan.&amp;rdquo; Ia mengatakan kepada CBS News bahwa para negosiator sedang mengerjakan elemen-elemen kesepakatan.&#13;
&#13;
Dalam komentar terpisah dua hari lalu, Araghchi mengatakan Teheran sedang menyiapkan &amp;ldquo;draf kemungkinan kesepakatan&amp;rdquo; dan akan menyerahkannya kepada Witkoff dalam beberapa hari ke depan.&#13;
&#13;
Para pejabat AS dan Iran membahas program nuklir Iran dalam pembicaraan tidak langsung di Jenewa, Swiss, pada 17 Februari. Mereka mengatakan setelah itu bahwa telah ada kemajuan. Oman &amp;mdash; yang menjadi mediator pembicaraan &amp;mdash; mengumumkan pada Minggu bahwa putaran negosiasi berikutnya sekarang &amp;ldquo;dijadwalkan di Jenewa pada Kamis (26/2/2026) ini.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
AS dan Iran belum memberikan komentar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meskipun ada kemajuan yang dilaporkan di Jenewa, Trump mengatakan pada Kamis (19/2/2026) bahwa dunia akan mengetahui &amp;ldquo;dalam waktu sekitar 10 hari ke depan&amp;rdquo; apakah kesepakatan dengan Iran akan tercapai atau AS akan mengambil tindakan militer.&#13;
&#13;
Dalam beberapa minggu terakhir, AS telah meningkatkan kehadiran militernya di dekat Iran dan di wilayah Timur Tengah yang lebih luas.&#13;
&#13;
Pengerahan tersebut termasuk kapal perang terbesar di dunia, USS Gerald R. Ford, yang tampaknya sedang menuju ke wilayah tersebut.&#13;
&#13;
Kapal induk USS Abraham Lincoln juga telah dikerahkan, bersama dengan kapal perusak, kapal tempur, dan jet tempur.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Presiden Donald Trump bingung dan mempertanyakan mengapa Iran belum &amp;ldquo;menyerah&amp;rdquo; dan tunduk menghadapi peningkatan kekuatan militer Washington di Timur Tengah, demikian diungkap utusan khusus presiden Amerika Serikat (AS).&#13;
&#13;
Steve Witkoff mengatakan kepada Fox News pada Sabtu (21/2/2026) bahwa Trump &amp;ldquo;penasaran&amp;rdquo; tentang posisi Iran setelah ia memperingatkan akan adanya serangan militer terbatas jika kesepakatan tidak dapat dicapai mengenai program nuklir Teheran.&#13;
&#13;
AS dan sekutu-sekutu Eropanya mencurigai Iran bergerak menuju pembuatan senjata nuklir, yang dibantah oleh Iran.&#13;
&#13;
Di Iran, protes anti-pemerintah digelar di beberapa universitas selama akhir pekan &amp;mdash; demonstrasi pertama dalam skala sebesar itu sejak penindakan brutal oleh pihak berwenang pada Januari lalu, yang menewaskan ribuan orang.&#13;
&#13;
Dalam wawancaranya dengan Fox News, Witkoff mengatakan: &amp;ldquo;Saya tidak ingin menggunakan kata &amp;lsquo;frustrasi&amp;rsquo;&amp;hellip; karena dia (Trump) mengerti bahwa dia memiliki banyak alternatif, tetapi dia penasaran mengapa mereka belum&amp;hellip; Saya tidak ingin menggunakan kata &amp;lsquo;menyerah&amp;rsquo;, tetapi mengapa mereka belum menyerah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mengapa, di bawah tekanan seperti ini, dengan kekuatan laut dan angkatan bersenjata yang kita miliki di sana, mengapa mereka belum datang kepada kita dan berkata, &amp;lsquo;Kami menyatakan bahwa kami tidak menginginkan senjata, jadi inilah yang siap kami lakukan?&amp;rsquo;&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Utusan itu menambahkan: &amp;ldquo;Namun sulit untuk membuat mereka sampai ke titik itu.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan pada Minggu (22/2/2026) bahwa ia percaya masih ada peluang perselisihan tersebut dapat diselesaikan secara diplomatik &amp;ldquo;berdasarkan kesepakatan yang saling menguntungkan.&amp;rdquo; Ia mengatakan kepada CBS News bahwa para negosiator sedang mengerjakan elemen-elemen kesepakatan.&#13;
&#13;
Dalam komentar terpisah dua hari lalu, Araghchi mengatakan Teheran sedang menyiapkan &amp;ldquo;draf kemungkinan kesepakatan&amp;rdquo; dan akan menyerahkannya kepada Witkoff dalam beberapa hari ke depan.&#13;
&#13;
Para pejabat AS dan Iran membahas program nuklir Iran dalam pembicaraan tidak langsung di Jenewa, Swiss, pada 17 Februari. Mereka mengatakan setelah itu bahwa telah ada kemajuan. Oman &amp;mdash; yang menjadi mediator pembicaraan &amp;mdash; mengumumkan pada Minggu bahwa putaran negosiasi berikutnya sekarang &amp;ldquo;dijadwalkan di Jenewa pada Kamis (26/2/2026) ini.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
AS dan Iran belum memberikan komentar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meskipun ada kemajuan yang dilaporkan di Jenewa, Trump mengatakan pada Kamis (19/2/2026) bahwa dunia akan mengetahui &amp;ldquo;dalam waktu sekitar 10 hari ke depan&amp;rdquo; apakah kesepakatan dengan Iran akan tercapai atau AS akan mengambil tindakan militer.&#13;
&#13;
Dalam beberapa minggu terakhir, AS telah meningkatkan kehadiran militernya di dekat Iran dan di wilayah Timur Tengah yang lebih luas.&#13;
&#13;
Pengerahan tersebut termasuk kapal perang terbesar di dunia, USS Gerald R. Ford, yang tampaknya sedang menuju ke wilayah tersebut.&#13;
&#13;
Kapal induk USS Abraham Lincoln juga telah dikerahkan, bersama dengan kapal perusak, kapal tempur, dan jet tempur.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
