<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Korupsi Haji, KPK Minta Praperadilan Yaqut Ditunda!</title><description>Budi mengungkapkan, penundaan ini diminta lantaran pihaknya tengah menghadapi praperadilan lainnya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/24/337/3203361/kasus-korupsi-haji-kpk-minta-praperadilan-yaqut-ditunda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/24/337/3203361/kasus-korupsi-haji-kpk-minta-praperadilan-yaqut-ditunda"/><item><title>Kasus Korupsi Haji, KPK Minta Praperadilan Yaqut Ditunda!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/24/337/3203361/kasus-korupsi-haji-kpk-minta-praperadilan-yaqut-ditunda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/24/337/3203361/kasus-korupsi-haji-kpk-minta-praperadilan-yaqut-ditunda</guid><pubDate>Selasa 24 Februari 2026 10:55 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/24/337/3203361/kpk-aATW_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kasus Korupsi Haji, KPK Minta Praperadilan Yaqut Ditunda!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/24/337/3203361/kpk-aATW_large.jpg</image><title>Kasus Korupsi Haji, KPK Minta Praperadilan Yaqut Ditunda!</title></images><description>JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjadwalkan sidang perdana praperadilan eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas melawan KPK hari ini, Selasa (24/2/2026). &amp;nbsp;Namun, sidang urung digelar lantaran Komisi&amp;nbsp;Antirasuah meminta penundaan.&#13;
&#13;
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyatakan, pihaknya sudah memberi informasi ke PN Jakarta Selatan terkait pengajuan penundaan sidang.&#13;
&#13;
&amp;quot;KPK melalui Biro Hukum sudah mengajukan penundaan untuk sidang hari ini,&amp;quot; kata Budi dalam keterangannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi mengungkapkan, penundaan ini diminta lantaran pihaknya tengah menghadapi praperadilan lainnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengingat tim secara paralel sedang mengikuti empat sidang prapid lainnya,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Yaqut mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Praperadilan tersebut terkait penetapan tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Klasifikasi perkara: sah atau tidaknya penetapan tersangka,&amp;quot; dilansir dari laman sistem informasi penelusuran perkara PN Jakarta Selatan yang dilihat Rabu (11/2/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dijelaskan, praperadilan tersebut teregister dengan nomor perkara 19/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL yang diajukan pada Selasa, 10 Februari 2026.&#13;
&#13;
Adapun, sidang perdana dijadwalkan pada Selasa 24 Februari 2026 di ruang sidang 02 pada pukul 10.00 WIB.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjadwalkan sidang perdana praperadilan eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas melawan KPK hari ini, Selasa (24/2/2026). &amp;nbsp;Namun, sidang urung digelar lantaran Komisi&amp;nbsp;Antirasuah meminta penundaan.&#13;
&#13;
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyatakan, pihaknya sudah memberi informasi ke PN Jakarta Selatan terkait pengajuan penundaan sidang.&#13;
&#13;
&amp;quot;KPK melalui Biro Hukum sudah mengajukan penundaan untuk sidang hari ini,&amp;quot; kata Budi dalam keterangannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi mengungkapkan, penundaan ini diminta lantaran pihaknya tengah menghadapi praperadilan lainnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengingat tim secara paralel sedang mengikuti empat sidang prapid lainnya,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Yaqut mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Praperadilan tersebut terkait penetapan tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Klasifikasi perkara: sah atau tidaknya penetapan tersangka,&amp;quot; dilansir dari laman sistem informasi penelusuran perkara PN Jakarta Selatan yang dilihat Rabu (11/2/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dijelaskan, praperadilan tersebut teregister dengan nomor perkara 19/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL yang diajukan pada Selasa, 10 Februari 2026.&#13;
&#13;
Adapun, sidang perdana dijadwalkan pada Selasa 24 Februari 2026 di ruang sidang 02 pada pukul 10.00 WIB.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
