<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo Ricuh Imbas Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas, Begini Reaksi Polri</title><description>Johnny menjelaskan, Brimob dikerahkan untuk mem-backup satuan kewilayahan yang masih krusial. Dia mengatakan karakteristik geografis dan sosial Indonesia sangat beragam.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/25/337/3203657/demo-ricuh-imbas-brimob-aniaya-pelajar-hingga-tewas-begini-reaksi-polri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/25/337/3203657/demo-ricuh-imbas-brimob-aniaya-pelajar-hingga-tewas-begini-reaksi-polri"/><item><title>Demo Ricuh Imbas Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas, Begini Reaksi Polri</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/25/337/3203657/demo-ricuh-imbas-brimob-aniaya-pelajar-hingga-tewas-begini-reaksi-polri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/25/337/3203657/demo-ricuh-imbas-brimob-aniaya-pelajar-hingga-tewas-begini-reaksi-polri</guid><pubDate>Rabu 25 Februari 2026 16:59 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/25/337/3203657/polri-PDnE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demo Ricuh Imbas Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas, Begini Reaksi Polri</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/25/337/3203657/polri-PDnE_large.jpg</image><title>Demo Ricuh Imbas Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas, Begini Reaksi Polri</title></images><description>JAKARTA - Polri merespons demonstrasi yang terjadi akibat oknum anggota Brimob Bripda Masias Siahaya melakukan penganiayaan terhadap siswa MTsN Arianto Tawakal (14) hingga tewas. Polri menegaskan terbuka terhadap segala kritik yang diberikan.&#13;
&#13;
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomitmen akan menindak tegas setiap anggota yang melakukan pelanggaran etik ataupun pidana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terkait dengan insiden di Tual yang kemudian menjadi trigger, kami bisa memahami perasaan kecewa, perasaan marah dari masyarakat,&amp;rdquo; kata Johnny kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kapolri sudah berkomitmen tegas, pimpinan Polri pada setiap jenjangnya sudah berkomitmen tegas jika ada tindakan perbuatan sikap perilaku dari setiap individu Polri yang kemudian menciderai tentunya nilai-nilai kode etik kami, terlebih harapan daripada masyarakat, kepercayaan daripada masyarakat, kita akan tindak tegas,&amp;rdquo; sambung dia.&#13;
&#13;
Johnny mengajak masyarakat mengawal penegakan hukum terhadap oknum Brimob tersebut. Dia mengatakan putusan sidang etik yang menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap MS merupakan bentuk keseriusan Polri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penyampaian pendapat hal yang biasa dan kami sangat menghormati itu ya. Tentunya itu bagian daripada mekanisme kontrol kepada Polri sebagai institusi publik, institusi sipil yang terbuka,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Sementara itu, ia juga merespons terkait adanya usulan untuk dari sejumlah kelompok masyarakat seperti ICJR dan YLBHI untuk menarik Brimob dari tugas pengamanan sipil.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Polri sebagai institusi yang terbuka berterima kasih dan mengapresiasi setiap masukan. Benar ada kelemahan, iya kami akui. Kami sedang melaksanakan evaluasi,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Johnny&amp;nbsp;menjelaskan, Brimob dikerahkan untuk mem-backup satuan kewilayahan yang masih krusial. Dia mengatakan karakteristik geografis dan sosial Indonesia sangat beragam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Khususnya seperti kami ketika bertugas di wilayah timur Indonesia, ini adalah hal yang sangat membantu,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polri merespons demonstrasi yang terjadi akibat oknum anggota Brimob Bripda Masias Siahaya melakukan penganiayaan terhadap siswa MTsN Arianto Tawakal (14) hingga tewas. Polri menegaskan terbuka terhadap segala kritik yang diberikan.&#13;
&#13;
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomitmen akan menindak tegas setiap anggota yang melakukan pelanggaran etik ataupun pidana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terkait dengan insiden di Tual yang kemudian menjadi trigger, kami bisa memahami perasaan kecewa, perasaan marah dari masyarakat,&amp;rdquo; kata Johnny kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kapolri sudah berkomitmen tegas, pimpinan Polri pada setiap jenjangnya sudah berkomitmen tegas jika ada tindakan perbuatan sikap perilaku dari setiap individu Polri yang kemudian menciderai tentunya nilai-nilai kode etik kami, terlebih harapan daripada masyarakat, kepercayaan daripada masyarakat, kita akan tindak tegas,&amp;rdquo; sambung dia.&#13;
&#13;
Johnny mengajak masyarakat mengawal penegakan hukum terhadap oknum Brimob tersebut. Dia mengatakan putusan sidang etik yang menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap MS merupakan bentuk keseriusan Polri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penyampaian pendapat hal yang biasa dan kami sangat menghormati itu ya. Tentunya itu bagian daripada mekanisme kontrol kepada Polri sebagai institusi publik, institusi sipil yang terbuka,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Sementara itu, ia juga merespons terkait adanya usulan untuk dari sejumlah kelompok masyarakat seperti ICJR dan YLBHI untuk menarik Brimob dari tugas pengamanan sipil.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Polri sebagai institusi yang terbuka berterima kasih dan mengapresiasi setiap masukan. Benar ada kelemahan, iya kami akui. Kami sedang melaksanakan evaluasi,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Johnny&amp;nbsp;menjelaskan, Brimob dikerahkan untuk mem-backup satuan kewilayahan yang masih krusial. Dia mengatakan karakteristik geografis dan sosial Indonesia sangat beragam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Khususnya seperti kami ketika bertugas di wilayah timur Indonesia, ini adalah hal yang sangat membantu,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
