<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rangkul Insan Pers, Kapolri Soroti Tantangan AI dan Disinformasi</title><description>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan pembagian takjil, dan buka puasa bersama insan pers. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergisitas antara Polri dan media.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/25/337/3203688/rangkul-insan-pers-kapolri-soroti-tantangan-ai-dan-disinformasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/25/337/3203688/rangkul-insan-pers-kapolri-soroti-tantangan-ai-dan-disinformasi"/><item><title>Rangkul Insan Pers, Kapolri Soroti Tantangan AI dan Disinformasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/25/337/3203688/rangkul-insan-pers-kapolri-soroti-tantangan-ai-dan-disinformasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/25/337/3203688/rangkul-insan-pers-kapolri-soroti-tantangan-ai-dan-disinformasi</guid><pubDate>Rabu 25 Februari 2026 20:25 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/25/337/3203688/kapolri_jenderal_listyo_sigit_prabowo-8iUF_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/25/337/3203688/kapolri_jenderal_listyo_sigit_prabowo-8iUF_large.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan pembagian takjil, dan buka puasa bersama insan pers. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergisitas antara Polri dan media.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini bagian dari upaya kita untuk terus menjaga tali silaturahmi, yang tentunya menjadi salah satu kekuatan,&amp;quot; kata Sigit di Gedung Rupatama Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).&#13;
&#13;
Acara diawali dengan pembagian takjil kepada masyarakat. Kapolri bersama pejabat utama (PJU) dan insan pers membagikan bingkisan buka puasa kepada masyarakat yang melintas di depan Mabes Polri.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Masyarakat, pengendara, hingga ojek online menyambut antusias pembagian takjil tersebut. Kapolri dan para jurnalis tampak berbaur membagikan bingkisan kepada warga.&#13;
&#13;
Setelah kegiatan berbagi takjil, Kapolri, PJU, dan para jurnalis melanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Sigit, pers merupakan mitra strategis bagi institusi Korps Bhayangkara. Ia menegaskan bahwa suara media adalah representasi suara publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh karena itu, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan media yang terus menyampaikan informasi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, setiap suara publik yang disampaikan media menjadi tolak ukur bagi Polri untuk bergerak cepat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Begitu media menyuarakan suara publik, artinya di situ kami harus segera bergerak dan merespons cepat. Karena kami menyadari bahwa suara media adalah suara publik yang harus didengar,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Sigit menekankan, Polri memiliki kewajiban menindaklanjuti berbagai isu yang disuarakan media karena mewakili kepentingan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kekuatan kita sebagai bangsa adalah menjaga persatuan dan kesatuan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, tantangan bangsa, dan tantangan negara,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Sigit menyoroti pesatnya perkembangan teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan deepfake, yang menghadirkan tantangan baru.&#13;
&#13;
&amp;quot;Salah satunya adalah persoalan misinformasi dan disinformasi. Ini tidak hanya berada pada tataran global, tetapi juga masuk ke dalam kehidupan kita sehari-hari. Tentunya ini menjadi tantangan kita bersama,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Karena itu, ia berharap media dapat menjawab tantangan tersebut dengan menyajikan informasi yang jujur, akurat, dan dapat dipercaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Media sebagai alat kontrol dan komunikasi yang mewakili suara publik harus terus menjadi penghubung, khususnya bagi institusi, untuk mendengarkan harapan masyarakat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia pun menegaskan peran penting media dalam menjaga stabilitas nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menyadari media memiliki peran luar biasa dalam turut menjaga stabilitas keamanan nasional,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan pembagian takjil, dan buka puasa bersama insan pers. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergisitas antara Polri dan media.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini bagian dari upaya kita untuk terus menjaga tali silaturahmi, yang tentunya menjadi salah satu kekuatan,&amp;quot; kata Sigit di Gedung Rupatama Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).&#13;
&#13;
Acara diawali dengan pembagian takjil kepada masyarakat. Kapolri bersama pejabat utama (PJU) dan insan pers membagikan bingkisan buka puasa kepada masyarakat yang melintas di depan Mabes Polri.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Masyarakat, pengendara, hingga ojek online menyambut antusias pembagian takjil tersebut. Kapolri dan para jurnalis tampak berbaur membagikan bingkisan kepada warga.&#13;
&#13;
Setelah kegiatan berbagi takjil, Kapolri, PJU, dan para jurnalis melanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Sigit, pers merupakan mitra strategis bagi institusi Korps Bhayangkara. Ia menegaskan bahwa suara media adalah representasi suara publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh karena itu, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan media yang terus menyampaikan informasi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, setiap suara publik yang disampaikan media menjadi tolak ukur bagi Polri untuk bergerak cepat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Begitu media menyuarakan suara publik, artinya di situ kami harus segera bergerak dan merespons cepat. Karena kami menyadari bahwa suara media adalah suara publik yang harus didengar,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Sigit menekankan, Polri memiliki kewajiban menindaklanjuti berbagai isu yang disuarakan media karena mewakili kepentingan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kekuatan kita sebagai bangsa adalah menjaga persatuan dan kesatuan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, tantangan bangsa, dan tantangan negara,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Sigit menyoroti pesatnya perkembangan teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan deepfake, yang menghadirkan tantangan baru.&#13;
&#13;
&amp;quot;Salah satunya adalah persoalan misinformasi dan disinformasi. Ini tidak hanya berada pada tataran global, tetapi juga masuk ke dalam kehidupan kita sehari-hari. Tentunya ini menjadi tantangan kita bersama,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Karena itu, ia berharap media dapat menjawab tantangan tersebut dengan menyajikan informasi yang jujur, akurat, dan dapat dipercaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Media sebagai alat kontrol dan komunikasi yang mewakili suara publik harus terus menjadi penghubung, khususnya bagi institusi, untuk mendengarkan harapan masyarakat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia pun menegaskan peran penting media dalam menjaga stabilitas nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menyadari media memiliki peran luar biasa dalam turut menjaga stabilitas keamanan nasional,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
