<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ibu Erupsi Semburkan Abu Vulkanik hingga 600 Meter</title><description>PVMBG mencatat tinggi kolom abu vulkanik teramati sekitar 600 m di atas puncak Gunung Ibu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/25/340/3203522/gunung-ibu-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-hingga-600-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/25/340/3203522/gunung-ibu-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-hingga-600-meter"/><item><title>Gunung Ibu Erupsi Semburkan Abu Vulkanik hingga 600 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/25/340/3203522/gunung-ibu-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-hingga-600-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/25/340/3203522/gunung-ibu-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-hingga-600-meter</guid><pubDate>Rabu 25 Februari 2026 07:23 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/25/340/3203522/gunung_ibu_di_maluku-6Iz5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ibu Erupsi Semburkan Abu Vulkanik hingga 600 Meter (PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/25/340/3203522/gunung_ibu_di_maluku-6Iz5_large.jpg</image><title>Gunung Ibu Erupsi Semburkan Abu Vulkanik hingga 600 Meter (PVMBG)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Ibu yang berada di Maluku Utara erupsi pada Rabu (25/2/2026) pukul 06.25 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu vulkanik teramati sekitar 600 m di atas puncak (sekitar 1.925 m di atas permukaan laut).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi &amp;plusmn; 1 menit 5 detik,&amp;quot; demikian pernyataan PVMBG.&#13;
&#13;
Saat ini Gunung Ibu berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan direkomendasikan tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.&#13;
&#13;
Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan pelindung hidung, mulut (masker), dan mata (kacamata).&#13;
&#13;
&amp;quot;Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat agar selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah,&amp;quot; kata PVMBG.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Ibu yang berada di Maluku Utara erupsi pada Rabu (25/2/2026) pukul 06.25 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu vulkanik teramati sekitar 600 m di atas puncak (sekitar 1.925 m di atas permukaan laut).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi &amp;plusmn; 1 menit 5 detik,&amp;quot; demikian pernyataan PVMBG.&#13;
&#13;
Saat ini Gunung Ibu berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan direkomendasikan tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.&#13;
&#13;
Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan pelindung hidung, mulut (masker), dan mata (kacamata).&#13;
&#13;
&amp;quot;Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat agar selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah,&amp;quot; kata PVMBG.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
