<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Riza Chalid Hadapi Vonis Kasus Tata Kelola Minyak Hari Ini</title><description>Anak Riza Chalid menghadapi vonis kasus tersebut bersama terdakwa lainnya. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/26/337/3203804/anak-riza-chalid-hadapi-vonis-kasus-tata-kelola-minyak-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/26/337/3203804/anak-riza-chalid-hadapi-vonis-kasus-tata-kelola-minyak-hari-ini"/><item><title>Anak Riza Chalid Hadapi Vonis Kasus Tata Kelola Minyak Hari Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/26/337/3203804/anak-riza-chalid-hadapi-vonis-kasus-tata-kelola-minyak-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/26/337/3203804/anak-riza-chalid-hadapi-vonis-kasus-tata-kelola-minyak-hari-ini</guid><pubDate>Kamis 26 Februari 2026 12:28 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/26/337/3203804/anak_riza_chalid-1nMe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak Riza Chalid</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/26/337/3203804/anak_riza_chalid-1nMe_large.jpg</image><title>Anak Riza Chalid</title></images><description>JAKARTA - Mantan Direktur Utama PT. Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan dan Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak (OTM) Muhamad Kerry Adrianto (anak Riza Chalid) bakal menjalani sidang vonis pada Kamis (26/2/2026). Riva dan Kerry merupakan terdakwa korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina.&#13;
&#13;
1. Sidang Vonis&#13;
&#13;
Informasi yang dihimpun, sidang akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada pukul 13.00 WIB. Namun hingga saat ini para terdakwa terlihat belum berada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
Keduanya menjalani sidang tuntutan pada Jumat (13/2/2026). Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Riva dijatuhi hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp1 miliar 190 hari kurungan, serta uang pengganti Rp5 miliar subsider 7 tahun kurungan.&#13;
&#13;
Sementara Kerry dituntut 18 tahun penjara, denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan, serta uang pengganti Rp13,4 triliun subsider 10 tahun kurungan.&#13;
&#13;
Selain Riva dan Kerry, terdakwa lainnya yaitu Asisten Manager Crude Import Trading pada Fungsi Crude Trading ISC PT Pertamina Persero 2019-2020, Edward Corne; VP Trading &amp;amp; Other Business PT Pertamina Patra Niaga Periode 2021-2023, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, Maya Kusuma; VP Intermediate Supply PT Pertamina tahun 2017-2018, Toto Nugroho.&#13;
&#13;
Selain itu, SVP Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina 2018-2020 Hasto Wibowo; Business Development Manager PT Trafigura 2019-2021 Martin Haendra Nata; VP Supply dan Distribusi PT Pertamina 2011-2015 Alfian Nasution. Seluruh terdakwa didakwa merugikan keuangan negara Rp285 triliun dalam perkara ini.&#13;
&#13;
Mereka didakwa melanggar Pasal 2 atau Pasal 3 ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Direktur Utama PT. Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan dan Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak (OTM) Muhamad Kerry Adrianto (anak Riza Chalid) bakal menjalani sidang vonis pada Kamis (26/2/2026). Riva dan Kerry merupakan terdakwa korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina.&#13;
&#13;
1. Sidang Vonis&#13;
&#13;
Informasi yang dihimpun, sidang akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada pukul 13.00 WIB. Namun hingga saat ini para terdakwa terlihat belum berada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
Keduanya menjalani sidang tuntutan pada Jumat (13/2/2026). Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Riva dijatuhi hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp1 miliar 190 hari kurungan, serta uang pengganti Rp5 miliar subsider 7 tahun kurungan.&#13;
&#13;
Sementara Kerry dituntut 18 tahun penjara, denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan, serta uang pengganti Rp13,4 triliun subsider 10 tahun kurungan.&#13;
&#13;
Selain Riva dan Kerry, terdakwa lainnya yaitu Asisten Manager Crude Import Trading pada Fungsi Crude Trading ISC PT Pertamina Persero 2019-2020, Edward Corne; VP Trading &amp;amp; Other Business PT Pertamina Patra Niaga Periode 2021-2023, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, Maya Kusuma; VP Intermediate Supply PT Pertamina tahun 2017-2018, Toto Nugroho.&#13;
&#13;
Selain itu, SVP Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina 2018-2020 Hasto Wibowo; Business Development Manager PT Trafigura 2019-2021 Martin Haendra Nata; VP Supply dan Distribusi PT Pertamina 2011-2015 Alfian Nasution. Seluruh terdakwa didakwa merugikan keuangan negara Rp285 triliun dalam perkara ini.&#13;
&#13;
Mereka didakwa melanggar Pasal 2 atau Pasal 3 ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
