<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ugal-ugalan di Gunung Sahari, Polisi Temukan Pelat Palsu hingga Sajam di Mobil Pelaku</title><description>Aksi pengemudi mobil ugal-ugalan hingga nekat melawan arah di Jalan Gunung Sahari yang terjadi pada Rabu (25/2) kemarin viral di media sosial. Kini, pengemudi laki-laki tersebut telah diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/26/338/3203873/ugal-ugalan-di-gunung-sahari-polisi-temukan-pelat-palsu-hingga-sajam-di-mobil-pelaku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/26/338/3203873/ugal-ugalan-di-gunung-sahari-polisi-temukan-pelat-palsu-hingga-sajam-di-mobil-pelaku"/><item><title>Ugal-ugalan di Gunung Sahari, Polisi Temukan Pelat Palsu hingga Sajam di Mobil Pelaku</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/26/338/3203873/ugal-ugalan-di-gunung-sahari-polisi-temukan-pelat-palsu-hingga-sajam-di-mobil-pelaku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/26/338/3203873/ugal-ugalan-di-gunung-sahari-polisi-temukan-pelat-palsu-hingga-sajam-di-mobil-pelaku</guid><pubDate>Kamis 26 Februari 2026 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/26/338/3203873/pengemudi_mobil_diamuk_massa_di_gunung_sahari-UrAP_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengemudi mobil diamuk massa di Gunung Sahari (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/26/338/3203873/pengemudi_mobil_diamuk_massa_di_gunung_sahari-UrAP_large.jpg</image><title>Pengemudi mobil diamuk massa di Gunung Sahari (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Aksi pengemudi mobil ugal-ugalan hingga nekat melawan arah di Jalan Gunung Sahari yang terjadi pada Rabu (25/2) kemarin viral di media sosial. Kini, pengemudi laki-laki tersebut telah diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin menuturkan, dari hasil pemeriksaan kendaraan saat kejadian, petugas menemukan empat pelat nomor palsu di dalam mobil tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami langsung melakukan penggeledahan di dalam mobil yang digunakan oleh pengendara. Didapati ada empat buah atau empat pasang TNKB (pelat nomor) yang berlainan,&amp;quot; kata Komarudin, Kamis (26/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain pelat nomor kendaraan, petugas juga menemukan dua senjata tajam di dalam mobil pengemudi. Bahkan, pengemudi tersebut menyimpan senjata api mainan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian juga ditemukan satu senjata api mainan dan dua senjata tajam jenis golok dan badik. Itu yang kami temukan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, pengemudi dinyatakan negatif narkoba setelah menjalani tes urine. Saat kejadian melawan arah, pengendara tidak sendirian karena bersama seorang penumpang wanita di dalam mobil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sementara ini dari hasil tes urine yang kami lakukan memang didapati hasilnya negatif. Saat kejadian, pengendara tidak sendiri, ada satu penumpang wanita bersamanya,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Komarudin menjelaskan, peristiwa pengendara melawan arah ini bermula ketika petugas melihat aksi ugal-ugalan yang dilakukan oleh pengemudi. Petugas yang sedang mengatur lalu lintas sempat memberhentikan kendaraan tersebut, namun tidak diindahkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Petugas kami menemukan ada perilaku pengendara yang ugal-ugalan di tengah kepadatan. Petugas meminta untuk menghentikan kendaraan, tetapi justru pengemudi menambah kecepatan dan berupaya menghindar dengan masuk ke ruas Jalan Gunung Sahari 4,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Untuk menghindari kejaran petugas, pengemudi tersebut nekat melawan arah di Jalan Gunung Sahari hingga mengakibatkan kecelakaan. Beberapa pengendara motor menjadi korban karena kendaraannya ditabrak mobil tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang sangat fatal, saat memasuki Gunung Sahari 5, kemudian Jalan Budi Utomo dan Jalan Gunung Sahari ke arah utara, kendaraan akhirnya terkunci kepadatan lalu lintas hingga menyebabkan kecelakaan,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Aksi pengemudi mobil ugal-ugalan hingga nekat melawan arah di Jalan Gunung Sahari yang terjadi pada Rabu (25/2) kemarin viral di media sosial. Kini, pengemudi laki-laki tersebut telah diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin menuturkan, dari hasil pemeriksaan kendaraan saat kejadian, petugas menemukan empat pelat nomor palsu di dalam mobil tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami langsung melakukan penggeledahan di dalam mobil yang digunakan oleh pengendara. Didapati ada empat buah atau empat pasang TNKB (pelat nomor) yang berlainan,&amp;quot; kata Komarudin, Kamis (26/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain pelat nomor kendaraan, petugas juga menemukan dua senjata tajam di dalam mobil pengemudi. Bahkan, pengemudi tersebut menyimpan senjata api mainan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian juga ditemukan satu senjata api mainan dan dua senjata tajam jenis golok dan badik. Itu yang kami temukan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, pengemudi dinyatakan negatif narkoba setelah menjalani tes urine. Saat kejadian melawan arah, pengendara tidak sendirian karena bersama seorang penumpang wanita di dalam mobil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sementara ini dari hasil tes urine yang kami lakukan memang didapati hasilnya negatif. Saat kejadian, pengendara tidak sendiri, ada satu penumpang wanita bersamanya,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Komarudin menjelaskan, peristiwa pengendara melawan arah ini bermula ketika petugas melihat aksi ugal-ugalan yang dilakukan oleh pengemudi. Petugas yang sedang mengatur lalu lintas sempat memberhentikan kendaraan tersebut, namun tidak diindahkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Petugas kami menemukan ada perilaku pengendara yang ugal-ugalan di tengah kepadatan. Petugas meminta untuk menghentikan kendaraan, tetapi justru pengemudi menambah kecepatan dan berupaya menghindar dengan masuk ke ruas Jalan Gunung Sahari 4,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Untuk menghindari kejaran petugas, pengemudi tersebut nekat melawan arah di Jalan Gunung Sahari hingga mengakibatkan kecelakaan. Beberapa pengendara motor menjadi korban karena kendaraannya ditabrak mobil tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang sangat fatal, saat memasuki Gunung Sahari 5, kemudian Jalan Budi Utomo dan Jalan Gunung Sahari ke arah utara, kendaraan akhirnya terkunci kepadatan lalu lintas hingga menyebabkan kecelakaan,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
