<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus AKBP Didik, Bareskrim Terbitkan DPO Bandar Narkoba Koh Erwin</title><description>Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap bandar narkotika yang dikenal dengan nama Koh Erwin.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/27/337/3203936/kasus-akbp-didik-bareskrim-terbitkan-dpo-bandar-narkoba-koh-erwin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/27/337/3203936/kasus-akbp-didik-bareskrim-terbitkan-dpo-bandar-narkoba-koh-erwin"/><item><title>Kasus AKBP Didik, Bareskrim Terbitkan DPO Bandar Narkoba Koh Erwin</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/27/337/3203936/kasus-akbp-didik-bareskrim-terbitkan-dpo-bandar-narkoba-koh-erwin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/27/337/3203936/kasus-akbp-didik-bareskrim-terbitkan-dpo-bandar-narkoba-koh-erwin</guid><pubDate>Jum'at 27 Februari 2026 00:35 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/27/337/3203936/dpo_bandar_narkoba_koh_erwin-SPOV_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">DPO Bandar Narkoba Koh Erwin (Foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/27/337/3203936/dpo_bandar_narkoba_koh_erwin-SPOV_large.jpg</image><title>DPO Bandar Narkoba Koh Erwin (Foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap bandar narkotika yang dikenal dengan nama Koh Erwin.&#13;
&#13;
Koh Erwin diduga menyetorkan uang dan narkoba kepada eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. Status DPO tersebut diterbitkan pada Sabtu, 21 Februari 2026.&#13;
&#13;
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, membenarkan bahwa pihaknya kini mengambil alih pengejaran terhadap tersangka.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Benar bahwa Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengambil alih pengejaran DPO Erwin,&amp;rdquo; ujar Eko, Kamis (26/2/2026).&#13;
&#13;
Dengan diterbitkannya DPO tersebut, penyidik berharap masyarakat dapat turut membantu memberikan informasi terkait keberadaan yang bersangkutan.&#13;
&#13;
Penyidik juga merilis ciri-ciri Koh Erwin. Ia memiliki tinggi badan sekitar 167 sentimeter, berat badan 85 kilogram, rambut pendek lurus berwarna hitam, serta berkulit sawo matang. Nama aslinya diketahui Erwin Iskandar.&#13;
&#13;
Selain itu, yang bersangkutan disebut memiliki sejumlah tempat tinggal di wilayah Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat. Hingga kini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh aparat kepolisian.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap bandar narkotika yang dikenal dengan nama Koh Erwin.&#13;
&#13;
Koh Erwin diduga menyetorkan uang dan narkoba kepada eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. Status DPO tersebut diterbitkan pada Sabtu, 21 Februari 2026.&#13;
&#13;
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, membenarkan bahwa pihaknya kini mengambil alih pengejaran terhadap tersangka.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Benar bahwa Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengambil alih pengejaran DPO Erwin,&amp;rdquo; ujar Eko, Kamis (26/2/2026).&#13;
&#13;
Dengan diterbitkannya DPO tersebut, penyidik berharap masyarakat dapat turut membantu memberikan informasi terkait keberadaan yang bersangkutan.&#13;
&#13;
Penyidik juga merilis ciri-ciri Koh Erwin. Ia memiliki tinggi badan sekitar 167 sentimeter, berat badan 85 kilogram, rambut pendek lurus berwarna hitam, serta berkulit sawo matang. Nama aslinya diketahui Erwin Iskandar.&#13;
&#13;
Selain itu, yang bersangkutan disebut memiliki sejumlah tempat tinggal di wilayah Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat. Hingga kini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh aparat kepolisian.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
