<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pejabat Senior: Iran Tidak Akan Bernegosiasi dengan AS </title><description>Larijani membantah laporan yang menyebutkan Iran berusaha memulai pembicaraan baru dengan AS. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/02/18/3204533/pejabat-senior-iran-tidak-akan-bernegosiasi-dengan-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/02/18/3204533/pejabat-senior-iran-tidak-akan-bernegosiasi-dengan-as"/><item><title>Pejabat Senior: Iran Tidak Akan Bernegosiasi dengan AS </title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/02/18/3204533/pejabat-senior-iran-tidak-akan-bernegosiasi-dengan-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/02/18/3204533/pejabat-senior-iran-tidak-akan-bernegosiasi-dengan-as</guid><pubDate>Senin 02 Maret 2026 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/02/18/3204533/sekretaris_dewan_keamanan_nasional_tertinggi_iran_ali_larijani-y7Q8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/02/18/3204533/sekretaris_dewan_keamanan_nasional_tertinggi_iran_ali_larijani-y7Q8_large.jpg</image><title>Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani. (Foto: Reuters)</title></images><description>TEHERAN &amp;ndash; Iran tidak akan terlibat dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS), demikian ditegaskkan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani pada Senin, (2/3/2026). Dia membantah klaim bahwa Teheran Teheran telah berupaya memulai kembali negosiasi dengan Washington.&#13;
&#13;
Melalui platform media sosial X, Larijani menanggapi laporan yang menyatakan bahwa Iran telah membuat inisiatif baru untuk bernegosiasi dengan AS.&#13;
&#13;
Merujuk pada laporan Al Jazeera, yang mengutip The Wall Street Journal, yang mengklaim Larijani mencoba untuk melanjutkan negosiasi dengan Washington melalui Oman, ia mencatat: &amp;ldquo;Kami tidak akan bernegosiasi dengan AS.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Dalam unggahan terpisah, Larijani juga menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang Iran.&#13;
&#13;
Mengkritik Trump karena membawa kawasan itu ke dalam kekacauan dengan &amp;ldquo;ilusi kosong,&amp;rdquo; Larijani mengatakan: &amp;ldquo;Dia sekarang khawatir tentang kerugian lebih lanjut dari tentara Amerika. Dengan delusinya sendiri, dia telah mengubah slogan &amp;lsquo;Amerika Pertama&amp;rsquo; menjadi &amp;lsquo;Israel Pertama&amp;rsquo; dan mengorbankan pasukan Amerika untuk nafsu kekuasaan Israel.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia selanjutnya menuduh Trump &amp;ldquo;membuat tentara Amerika dan keluarga mereka membayar harga dengan kebohongan baru.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Kampanye militer gabungan AS-Israel yang diluncurkan pada Sabtu, (28/2/2026) telah menewaskan beberapa pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.&#13;
&#13;
Teheran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan negara-negara Teluk. Tiga anggota militer AS tewas dan lima lainnya luka parah.&#13;
</description><content:encoded>TEHERAN &amp;ndash; Iran tidak akan terlibat dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS), demikian ditegaskkan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani pada Senin, (2/3/2026). Dia membantah klaim bahwa Teheran Teheran telah berupaya memulai kembali negosiasi dengan Washington.&#13;
&#13;
Melalui platform media sosial X, Larijani menanggapi laporan yang menyatakan bahwa Iran telah membuat inisiatif baru untuk bernegosiasi dengan AS.&#13;
&#13;
Merujuk pada laporan Al Jazeera, yang mengutip The Wall Street Journal, yang mengklaim Larijani mencoba untuk melanjutkan negosiasi dengan Washington melalui Oman, ia mencatat: &amp;ldquo;Kami tidak akan bernegosiasi dengan AS.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Dalam unggahan terpisah, Larijani juga menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang Iran.&#13;
&#13;
Mengkritik Trump karena membawa kawasan itu ke dalam kekacauan dengan &amp;ldquo;ilusi kosong,&amp;rdquo; Larijani mengatakan: &amp;ldquo;Dia sekarang khawatir tentang kerugian lebih lanjut dari tentara Amerika. Dengan delusinya sendiri, dia telah mengubah slogan &amp;lsquo;Amerika Pertama&amp;rsquo; menjadi &amp;lsquo;Israel Pertama&amp;rsquo; dan mengorbankan pasukan Amerika untuk nafsu kekuasaan Israel.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia selanjutnya menuduh Trump &amp;ldquo;membuat tentara Amerika dan keluarga mereka membayar harga dengan kebohongan baru.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Kampanye militer gabungan AS-Israel yang diluncurkan pada Sabtu, (28/2/2026) telah menewaskan beberapa pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.&#13;
&#13;
Teheran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan negara-negara Teluk. Tiga anggota militer AS tewas dan lima lainnya luka parah.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
