<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dubes Iran: 555 Warga Sipil Tewas akibat Serangan AS-Israel, 200 Anak SD</title><description>Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan eskalasi militer yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran telah menimbulkan ratusan korban jiwa dari kalangan sipil.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/02/337/3204597/dubes-iran-555-warga-sipil-tewas-akibat-serangan-as-israel-200-anak-sd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/02/337/3204597/dubes-iran-555-warga-sipil-tewas-akibat-serangan-as-israel-200-anak-sd"/><item><title>Dubes Iran: 555 Warga Sipil Tewas akibat Serangan AS-Israel, 200 Anak SD</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/02/337/3204597/dubes-iran-555-warga-sipil-tewas-akibat-serangan-as-israel-200-anak-sd</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/02/337/3204597/dubes-iran-555-warga-sipil-tewas-akibat-serangan-as-israel-200-anak-sd</guid><pubDate>Senin 02 Maret 2026 17:07 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/02/337/3204597/duta_besar_iran_untuk_indonesia_mohammad_boroujerdi-V3CJ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/02/337/3204597/duta_besar_iran_untuk_indonesia_mohammad_boroujerdi-V3CJ_large.jpg</image><title>Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan eskalasi militer yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran telah menimbulkan ratusan korban jiwa dari kalangan sipil.&#13;
&#13;
Boroujerdi menyebut, sedikitnya 555 warga sipil tewas dalam serangan yang terjadi sejak Sabtu 28 Februari 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam penyerangan ini, sampai dengan hari ini lebih dari 555 orang masyarakat sipil menjadi korban, di mana sebagian besar di antaranya berasal dari kalangan anak-anak dan perempuan,&amp;quot; ujar Boroujerdi di Kantor Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia, Menteng, Jakarta, Senin (2/6/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, sekitar 200 korban merupakan anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia menyebut para korban merupakan warga sipil yang tengah menjalankan ibadah puasa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kurang lebih 200 anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar meninggal dunia, serta berbagai golongan masyarakat nonmiliter yang sedang menjalankan ibadah puasa turut menjadi korban,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Boroujerdi mengecam tindakan yang dilakukan pemerintah Israel dan Amerika Serikat. Ia menilai kedua negara tersebut kembali menunjukkan ketidakpatuhan terhadap proses diplomasi yang sedang berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini membuktikan sekali lagi bahwa mereka tidak patuh terhadap diplomasi dan tidak patuh terhadap negosiasi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia juga menyatakan, bahwa serangan terjadi saat Iran sedang berada di meja perundingan. Boroujerdi menyinggung pernyataan Menteri Luar Negeri Oman yang disebutnya sebagai mediator netral dalam proses tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekali lagi terbukti bahwa pada saat kami berada di meja perundingan, mereka melakukan penyerangan terhadap Iran. Hal ini juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Oman sebagai mediator yang tidak berpihak,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan eskalasi militer yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran telah menimbulkan ratusan korban jiwa dari kalangan sipil.&#13;
&#13;
Boroujerdi menyebut, sedikitnya 555 warga sipil tewas dalam serangan yang terjadi sejak Sabtu 28 Februari 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam penyerangan ini, sampai dengan hari ini lebih dari 555 orang masyarakat sipil menjadi korban, di mana sebagian besar di antaranya berasal dari kalangan anak-anak dan perempuan,&amp;quot; ujar Boroujerdi di Kantor Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia, Menteng, Jakarta, Senin (2/6/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, sekitar 200 korban merupakan anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia menyebut para korban merupakan warga sipil yang tengah menjalankan ibadah puasa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kurang lebih 200 anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar meninggal dunia, serta berbagai golongan masyarakat nonmiliter yang sedang menjalankan ibadah puasa turut menjadi korban,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Boroujerdi mengecam tindakan yang dilakukan pemerintah Israel dan Amerika Serikat. Ia menilai kedua negara tersebut kembali menunjukkan ketidakpatuhan terhadap proses diplomasi yang sedang berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini membuktikan sekali lagi bahwa mereka tidak patuh terhadap diplomasi dan tidak patuh terhadap negosiasi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia juga menyatakan, bahwa serangan terjadi saat Iran sedang berada di meja perundingan. Boroujerdi menyinggung pernyataan Menteri Luar Negeri Oman yang disebutnya sebagai mediator netral dalam proses tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekali lagi terbukti bahwa pada saat kami berada di meja perundingan, mereka melakukan penyerangan terhadap Iran. Hal ini juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Oman sebagai mediator yang tidak berpihak,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
