<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK: OTT Bupati Pekalongan Terkait Outsourcing di Sejumlah Dinas</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, bahwa operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terkait pengadaan barang dan jasa (PBJ) outsourcing di sejumlah dinas setempat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/03/337/3204821/kpk-ott-bupati-pekalongan-terkait-outsourcing-di-sejumlah-dinas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/03/337/3204821/kpk-ott-bupati-pekalongan-terkait-outsourcing-di-sejumlah-dinas"/><item><title>KPK: OTT Bupati Pekalongan Terkait Outsourcing di Sejumlah Dinas</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/03/337/3204821/kpk-ott-bupati-pekalongan-terkait-outsourcing-di-sejumlah-dinas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/03/337/3204821/kpk-ott-bupati-pekalongan-terkait-outsourcing-di-sejumlah-dinas</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2026 21:08 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/03/337/3204821/juru_bicara_komisi_pemberantasan_korupsi_budi_prasetyo-xALt_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/03/337/3204821/juru_bicara_komisi_pemberantasan_korupsi_budi_prasetyo-xALt_large.jpg</image><title>Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, bahwa operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terkait pengadaan barang dan jasa (PBJ) outsourcing di sejumlah dinas setempat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Adapun dugaan tindak pidana korupsi dalam peristiwa tertangkap tangan ini berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa (PBJ), salah satunya terkait PBJ outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).&#13;
&#13;
Sebagaimana diketahui, KPK membawa 11 orang ke Jakarta terkait operasi senyap tersebut. Pihak-pihak yang dibawa terdiri atas pegawai dinas di Pemkab Pekalongan hingga orang kepercayaan Bupati.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh karena itu, pihak-pihak yang malam ini dibawa ke Jakarta juga ada dari unsur dinas di Pemkab Pekalongan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beberapa pihak yang dibawa ke Jakarta di antaranya memang orang-orang kepercayaan Bupati yang diduga terkait dengan pengadaan-pengadaan di dinas-dinas Kabupaten Pekalongan,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Fadia Arafiq terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Ia diamankan bersama dua orang lainnya.&#13;
&#13;
Budi Prasetyo menyatakan, penangkapan ketiganya terjadi pada Selasa (3/3/2026) dini hari di wilayah Semarang, Jawa Tengah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada dini hari tadi, tim mengamankan tiga orang, salah satunya adalah Bupati Pekalongan dan dua pihak lainnya yang merupakan orang kepercayaan sekaligus ajudan Bupati,&amp;quot; kata Budi.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, bahwa operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terkait pengadaan barang dan jasa (PBJ) outsourcing di sejumlah dinas setempat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Adapun dugaan tindak pidana korupsi dalam peristiwa tertangkap tangan ini berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa (PBJ), salah satunya terkait PBJ outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).&#13;
&#13;
Sebagaimana diketahui, KPK membawa 11 orang ke Jakarta terkait operasi senyap tersebut. Pihak-pihak yang dibawa terdiri atas pegawai dinas di Pemkab Pekalongan hingga orang kepercayaan Bupati.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh karena itu, pihak-pihak yang malam ini dibawa ke Jakarta juga ada dari unsur dinas di Pemkab Pekalongan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beberapa pihak yang dibawa ke Jakarta di antaranya memang orang-orang kepercayaan Bupati yang diduga terkait dengan pengadaan-pengadaan di dinas-dinas Kabupaten Pekalongan,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Fadia Arafiq terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Ia diamankan bersama dua orang lainnya.&#13;
&#13;
Budi Prasetyo menyatakan, penangkapan ketiganya terjadi pada Selasa (3/3/2026) dini hari di wilayah Semarang, Jawa Tengah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada dini hari tadi, tim mengamankan tiga orang, salah satunya adalah Bupati Pekalongan dan dua pihak lainnya yang merupakan orang kepercayaan sekaligus ajudan Bupati,&amp;quot; kata Budi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
