<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS-Israel Serang Iran, JK Sebut Board of Peace Perlu Dikoreksi</title><description>Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), mengkritisi niat awal keberadaan Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan realitas terkini usai AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/07/337/3205570/as-israel-serang-iran-jk-sebut-board-of-peace-perlu-dikoreksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/07/337/3205570/as-israel-serang-iran-jk-sebut-board-of-peace-perlu-dikoreksi"/><item><title>AS-Israel Serang Iran, JK Sebut Board of Peace Perlu Dikoreksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/07/337/3205570/as-israel-serang-iran-jk-sebut-board-of-peace-perlu-dikoreksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/07/337/3205570/as-israel-serang-iran-jk-sebut-board-of-peace-perlu-dikoreksi</guid><pubDate>Sabtu 07 Maret 2026 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/07/337/3205570/jusuf_kalla-Bmhz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jusuf Kalla (Foto: Felldy Utama/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/07/337/3205570/jusuf_kalla-Bmhz_large.jpg</image><title>Jusuf Kalla (Foto: Felldy Utama/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), mengkritisi niat awal keberadaan Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan realitas terkini usai AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran.&#13;
&#13;
JK memandang ide pembentukan BoP ini sangat bagus. Sebab, langkah apa pun dalam upaya untuk menciptakan perdamaian di muka bumi ini pasti sangat baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cuma kita harus melihat praktiknya bagaimana. Jangan kita baru bikin BoP, tapi baru satu minggu sudah menyerang, berperang dengan negara lain,&amp;quot; kata JK di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026).&#13;
&#13;
Realitas ini, kata dia, yang membuat BoP itu bertentangan dengan niat awal pembentukannya. Untuk itu, JK menilai keberadaan BoP perlu dievaluasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kita penting apabila menjalankan misinya sesuai dengan awalnya. Tapi kenyataannya tidak, kan? Jadi memang perlu koreksi tentang BoP itu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat disinggung soal apakah Indonesia harus mundur dari BoP sebagai wujud koreksi tersebut, JK memandang bahwa Indonesia tak perlu terburu-buru untuk memutuskannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, kita lihat dulu apa yang dilakukan beberapa bulan ke depan. Kalau BoP itu bisa membuat kedamaian di Palestina, contohnya, oke kita dukung,&amp;quot; tutur dia.&#13;
&#13;
Jika perdamaian di Palestina juga tidak terwujud lewat upaya yang dilakukan BoP, JK memandang bahwa Indonesia memang sudah seharusnya keluar dari organisasi bentukan Trump tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ujian yang terakhir ialah cara mendamaikan Palestina dengan memberikan pengakuan kepada Palestina. Kalau tidak, hanya mendukung Israel, ya buat apa (berada di dalam BoP),&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), mengkritisi niat awal keberadaan Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan realitas terkini usai AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran.&#13;
&#13;
JK memandang ide pembentukan BoP ini sangat bagus. Sebab, langkah apa pun dalam upaya untuk menciptakan perdamaian di muka bumi ini pasti sangat baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cuma kita harus melihat praktiknya bagaimana. Jangan kita baru bikin BoP, tapi baru satu minggu sudah menyerang, berperang dengan negara lain,&amp;quot; kata JK di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026).&#13;
&#13;
Realitas ini, kata dia, yang membuat BoP itu bertentangan dengan niat awal pembentukannya. Untuk itu, JK menilai keberadaan BoP perlu dievaluasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kita penting apabila menjalankan misinya sesuai dengan awalnya. Tapi kenyataannya tidak, kan? Jadi memang perlu koreksi tentang BoP itu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat disinggung soal apakah Indonesia harus mundur dari BoP sebagai wujud koreksi tersebut, JK memandang bahwa Indonesia tak perlu terburu-buru untuk memutuskannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, kita lihat dulu apa yang dilakukan beberapa bulan ke depan. Kalau BoP itu bisa membuat kedamaian di Palestina, contohnya, oke kita dukung,&amp;quot; tutur dia.&#13;
&#13;
Jika perdamaian di Palestina juga tidak terwujud lewat upaya yang dilakukan BoP, JK memandang bahwa Indonesia memang sudah seharusnya keluar dari organisasi bentukan Trump tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ujian yang terakhir ialah cara mendamaikan Palestina dengan memberikan pengakuan kepada Palestina. Kalau tidak, hanya mendukung Israel, ya buat apa (berada di dalam BoP),&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
