<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bareskrim Sita 9 Ton Daging Beku Impor Kedaluwarsa</title><description>Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan tiga truk.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/08/337/3205716/bareskrim-sita-9-ton-daging-beku-impor-kedaluwarsa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/08/337/3205716/bareskrim-sita-9-ton-daging-beku-impor-kedaluwarsa"/><item><title>Bareskrim Sita 9 Ton Daging Beku Impor Kedaluwarsa</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/08/337/3205716/bareskrim-sita-9-ton-daging-beku-impor-kedaluwarsa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/08/337/3205716/bareskrim-sita-9-ton-daging-beku-impor-kedaluwarsa</guid><pubDate>Minggu 08 Maret 2026 14:37 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/08/337/3205716/bareskrim-MW5h_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bareskrim Sita 9 Ton Daging Beku Impor Kedaluwarsa (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/08/337/3205716/bareskrim-MW5h_large.jpg</image><title>Bareskrim Sita 9 Ton Daging Beku Impor Kedaluwarsa (Dok Okezone)</title></images><description>JAKATTA - Satuan Reserse Mobile (Resmob) Bareskrim Polri mengungkap peredaran daging beku impor kedaluwarsa yang diduga bakal diedarkan ke pasar tradisional untuk dikonsumsi masyarakat menjelang perayaan Lebaran.&#13;
&#13;
Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Teuku Arsya Khadafi, mengungkapkan pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sat Resmob Bareskrim telah melakukan penindakan terhadap seseorang yang mengedarkan daging beku impor kedaluwarsa ke pasar tradisional untuk dikonsumsi masyarakat yang akan melaksanakan perayaan Lebaran,&amp;rdquo; kata Arsya, Minggu (8/3/2026).&#13;
&#13;
Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan tiga truk yang mengangkut daging beku impor kadaluarsa dengan total berat mencapai 9 ton.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini diamankan tiga truk dengan barang bukti daging beku kedaluwarsa seberat 9 ton. Saat ini para terduga dan barang bukti dibawa ke Bareskrim untuk diambil keterangan dan dikembangkan lebih lanjut,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku serta mendalami kemungkinan adanya jaringan distribusi lain yang terlibat dalam peredaran daging kedaluwarsa tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKATTA - Satuan Reserse Mobile (Resmob) Bareskrim Polri mengungkap peredaran daging beku impor kedaluwarsa yang diduga bakal diedarkan ke pasar tradisional untuk dikonsumsi masyarakat menjelang perayaan Lebaran.&#13;
&#13;
Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Teuku Arsya Khadafi, mengungkapkan pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sat Resmob Bareskrim telah melakukan penindakan terhadap seseorang yang mengedarkan daging beku impor kedaluwarsa ke pasar tradisional untuk dikonsumsi masyarakat yang akan melaksanakan perayaan Lebaran,&amp;rdquo; kata Arsya, Minggu (8/3/2026).&#13;
&#13;
Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan tiga truk yang mengangkut daging beku impor kadaluarsa dengan total berat mencapai 9 ton.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini diamankan tiga truk dengan barang bukti daging beku kedaluwarsa seberat 9 ton. Saat ini para terduga dan barang bukti dibawa ke Bareskrim untuk diambil keterangan dan dikembangkan lebih lanjut,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku serta mendalami kemungkinan adanya jaringan distribusi lain yang terlibat dalam peredaran daging kedaluwarsa tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
