<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono Sebut Longsor di Tebet Bukan Akibat Normalisasi Ciliwung</title><description>Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, insiden longsor yang merusak rumah warga di bantaran Kali Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, bukan disebabkan oleh proyek normalisasi Kali Ciliwung.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/08/338/3205793/pramono-sebut-longsor-di-tebet-bukan-akibat-normalisasi-ciliwung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/08/338/3205793/pramono-sebut-longsor-di-tebet-bukan-akibat-normalisasi-ciliwung"/><item><title>Pramono Sebut Longsor di Tebet Bukan Akibat Normalisasi Ciliwung</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/08/338/3205793/pramono-sebut-longsor-di-tebet-bukan-akibat-normalisasi-ciliwung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/08/338/3205793/pramono-sebut-longsor-di-tebet-bukan-akibat-normalisasi-ciliwung</guid><pubDate>Minggu 08 Maret 2026 23:05 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/08/338/3205793/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-RiY6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/08/338/3205793/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-RiY6_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, insiden longsor yang merusak rumah warga di bantaran Kali Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, bukan disebabkan oleh proyek normalisasi Kali Ciliwung.&#13;
&#13;
Menurut Pramono, longsor terjadi karena kondisi kontur tanah yang labil akibat curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kejadian kemarin itu, longsoran terjadi bukan karena normalisasi Ciliwung,&amp;rdquo; kata Pramono di Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono menjelaskan, lokasi tersebut memang termasuk dalam rencana program normalisasi Kali Ciliwung. Namun hingga saat ini prosesnya masih berada pada tahap perhitungan pembebasan lahan, sehingga belum ada eksekusi di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu adalah tempat yang memang nantinya akan dinormalisasi. Tetapi pembebasan lahannya belum dilakukan, saat ini masih dalam tahap perhitungan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap akan turun tangan membantu warga yang rumahnya rusak akibat longsor tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk warga yang mengalami kejadian seperti ini, tentunya Pemerintah DKI Jakarta akan tetap turun tangan membantu,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, insiden longsor yang merusak rumah warga di bantaran Kali Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, bukan disebabkan oleh proyek normalisasi Kali Ciliwung.&#13;
&#13;
Menurut Pramono, longsor terjadi karena kondisi kontur tanah yang labil akibat curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kejadian kemarin itu, longsoran terjadi bukan karena normalisasi Ciliwung,&amp;rdquo; kata Pramono di Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono menjelaskan, lokasi tersebut memang termasuk dalam rencana program normalisasi Kali Ciliwung. Namun hingga saat ini prosesnya masih berada pada tahap perhitungan pembebasan lahan, sehingga belum ada eksekusi di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu adalah tempat yang memang nantinya akan dinormalisasi. Tetapi pembebasan lahannya belum dilakukan, saat ini masih dalam tahap perhitungan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap akan turun tangan membantu warga yang rumahnya rusak akibat longsor tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk warga yang mengalami kejadian seperti ini, tentunya Pemerintah DKI Jakarta akan tetap turun tangan membantu,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
