<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lusa, Sidang Putusan Praperadilan Gus Yaqut Digelar di PN Jaksel</title><description>Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjadwalkan sidang putusan praperadilan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) vs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 11 Maret 2026.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/09/337/3205926/lusa-sidang-putusan-praperadilan-gus-yaqut-digelar-di-pn-jaksel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/09/337/3205926/lusa-sidang-putusan-praperadilan-gus-yaqut-digelar-di-pn-jaksel"/><item><title>Lusa, Sidang Putusan Praperadilan Gus Yaqut Digelar di PN Jaksel</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/09/337/3205926/lusa-sidang-putusan-praperadilan-gus-yaqut-digelar-di-pn-jaksel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/09/337/3205926/lusa-sidang-putusan-praperadilan-gus-yaqut-digelar-di-pn-jaksel</guid><pubDate>Senin 09 Maret 2026 16:32 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/09/337/3205926/gus_yaqut-46gh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut (Foto: Nur Khabibi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/09/337/3205926/gus_yaqut-46gh_large.jpg</image><title>Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut (Foto: Nur Khabibi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjadwalkan sidang putusan praperadilan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) vs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 11 Maret 2026.&#13;
&#13;
Keputusan itu diambil hakim tunggal praperadilan, Sulistyo Muhamad Dwi Putro usai memimpin sidang beragendakan kesimpulan praperadilan dari kedua belah pihak di PN Jakarta Selatan, Senin (9/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini kesimpulan. Silakan diserahkan saja karena tidak ada tanggapan terhadap kesimpulan,&amp;quot; ujar hakim tunggal Sulistyo.&#13;
&#13;
Lantas, Sulistyo menjadwalkan sidang putusan praperadilan. &amp;quot;Putusan akan kita ucapkan pada tanggal 11 Maret, jam 10.00 WIB,&amp;quot; ujar Sulistyo sambil mengetuk palu menutup sidang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekadar informasi, Gus Yaqut mengajukan praperadilan untuk menuntut hakim tunggal menggugurkan status tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji yang disematkan KPK. Pasalnya, penetapan tersangka KPK dianggap tak sesuai prosedur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penetapan tersangka tidak memenuhi prosedur sebagaimana mestinya. Syarat minimal dua alat bukti penetapan tersangka tidak terpenuhi,&amp;quot; kata kuasa hukum Gus Yaqut, Andi Syafrani, dalam sidang.&#13;
&#13;
Sidang praperadilan telah masuk tahap kesimpulan dari masing-masing pihak. Hakim tunggal praperadilan pun menjadwalkan sidang putusan pada Rabu, 11 Maret 2026.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjadwalkan sidang putusan praperadilan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) vs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 11 Maret 2026.&#13;
&#13;
Keputusan itu diambil hakim tunggal praperadilan, Sulistyo Muhamad Dwi Putro usai memimpin sidang beragendakan kesimpulan praperadilan dari kedua belah pihak di PN Jakarta Selatan, Senin (9/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini kesimpulan. Silakan diserahkan saja karena tidak ada tanggapan terhadap kesimpulan,&amp;quot; ujar hakim tunggal Sulistyo.&#13;
&#13;
Lantas, Sulistyo menjadwalkan sidang putusan praperadilan. &amp;quot;Putusan akan kita ucapkan pada tanggal 11 Maret, jam 10.00 WIB,&amp;quot; ujar Sulistyo sambil mengetuk palu menutup sidang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekadar informasi, Gus Yaqut mengajukan praperadilan untuk menuntut hakim tunggal menggugurkan status tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji yang disematkan KPK. Pasalnya, penetapan tersangka KPK dianggap tak sesuai prosedur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penetapan tersangka tidak memenuhi prosedur sebagaimana mestinya. Syarat minimal dua alat bukti penetapan tersangka tidak terpenuhi,&amp;quot; kata kuasa hukum Gus Yaqut, Andi Syafrani, dalam sidang.&#13;
&#13;
Sidang praperadilan telah masuk tahap kesimpulan dari masing-masing pihak. Hakim tunggal praperadilan pun menjadwalkan sidang putusan pada Rabu, 11 Maret 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
