<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MUI Minta Pemerintah Tertibkan Pengemis Eksploitasi Anak Jelang Lebaran</title><description>Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK), Siti Ma&amp;#39;rifah menyoroti maraknya pengemis musiman, yang kerap mengeksploitasi anak menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H. Ia meminta pemerintah melakukan penertiban sekaligus mengambil langkah preventif terhadap fenomena tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/13/337/3206676/mui-minta-pemerintah-tertibkan-pengemis-eksploitasi-anak-jelang-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/13/337/3206676/mui-minta-pemerintah-tertibkan-pengemis-eksploitasi-anak-jelang-lebaran"/><item><title>MUI Minta Pemerintah Tertibkan Pengemis Eksploitasi Anak Jelang Lebaran</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/13/337/3206676/mui-minta-pemerintah-tertibkan-pengemis-eksploitasi-anak-jelang-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/13/337/3206676/mui-minta-pemerintah-tertibkan-pengemis-eksploitasi-anak-jelang-lebaran</guid><pubDate>Jum'at 13 Maret 2026 12:30 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/13/337/3206676/pengemis_anak-Zjsi_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengemis anak (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/13/337/3206676/pengemis_anak-Zjsi_large.jpg</image><title>Pengemis anak (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK), Siti Ma&amp;#39;rifah menyoroti maraknya pengemis musiman, yang kerap mengeksploitasi anak menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H. Ia meminta pemerintah melakukan penertiban sekaligus mengambil langkah preventif terhadap fenomena tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain melakukan langkah-langkah penertiban, juga perlu langkah-langkah preventif. Jadi secara mental bagaimana kita mengajarkan anak untuk menjadi orang yang tangannya di atas,&amp;quot; kata Ma&amp;#39;rifah, Jumat (13/3/2026).&#13;
&#13;
Ma&amp;#39;rifah mengaku prihatin karena anak-anak kerap dieksploitasi untuk menjadi pengemis musiman. Ia mendorong agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukan hanya penertiban, melainkan juga pembinaan. Karena anak-anak ini dieksploitasi, bukan atas keinginan mereka sendiri. Nah, itulah yang harus dilakukan melalui pendekatan lintas sektoral,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ia menekankan, bahwa mentalitas dan prinsip anak harus diajarkan untuk menjadi pemberi, bukan peminta. Untuk itu, Ma&amp;#39;rifah menilai semua pihak harus mengambil bagian dalam upaya pengentasan kemiskinan sebagai akar masalah munculnya pengemis musiman yang kerap mengeksploitasi anak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau akar masalahnya tidak diselesaikan, maka hal ini akan terus terulang. Jadi baik mentalitasnya maupun akar masalah kemiskinannya harus sama-sama ditangani,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK), Siti Ma&amp;#39;rifah menyoroti maraknya pengemis musiman, yang kerap mengeksploitasi anak menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H. Ia meminta pemerintah melakukan penertiban sekaligus mengambil langkah preventif terhadap fenomena tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain melakukan langkah-langkah penertiban, juga perlu langkah-langkah preventif. Jadi secara mental bagaimana kita mengajarkan anak untuk menjadi orang yang tangannya di atas,&amp;quot; kata Ma&amp;#39;rifah, Jumat (13/3/2026).&#13;
&#13;
Ma&amp;#39;rifah mengaku prihatin karena anak-anak kerap dieksploitasi untuk menjadi pengemis musiman. Ia mendorong agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukan hanya penertiban, melainkan juga pembinaan. Karena anak-anak ini dieksploitasi, bukan atas keinginan mereka sendiri. Nah, itulah yang harus dilakukan melalui pendekatan lintas sektoral,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ia menekankan, bahwa mentalitas dan prinsip anak harus diajarkan untuk menjadi pemberi, bukan peminta. Untuk itu, Ma&amp;#39;rifah menilai semua pihak harus mengambil bagian dalam upaya pengentasan kemiskinan sebagai akar masalah munculnya pengemis musiman yang kerap mengeksploitasi anak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau akar masalahnya tidak diselesaikan, maka hal ini akan terus terulang. Jadi baik mentalitasnya maupun akar masalah kemiskinannya harus sama-sama ditangani,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
