<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wakapolri Pastikan Stok Pangan Aman, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying</title><description>Wakapolri, Komjen Dedi Prasetyo memastikan, stok pangan nasional dalam kondisi aman. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/13/337/3206703/wakapolri-pastikan-stok-pangan-aman-masyarakat-diminta-tak-panic-buying</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/13/337/3206703/wakapolri-pastikan-stok-pangan-aman-masyarakat-diminta-tak-panic-buying"/><item><title>Wakapolri Pastikan Stok Pangan Aman, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/13/337/3206703/wakapolri-pastikan-stok-pangan-aman-masyarakat-diminta-tak-panic-buying</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/13/337/3206703/wakapolri-pastikan-stok-pangan-aman-masyarakat-diminta-tak-panic-buying</guid><pubDate>Jum'at 13 Maret 2026 12:15 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/13/337/3206703/wakapolri_komjen_dedi_prasetyo-VwlI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/13/337/3206703/wakapolri_komjen_dedi_prasetyo-VwlI_large.jpg</image><title>Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Wakapolri, Komjen Dedi Prasetyo memastikan, stok pangan nasional dalam kondisi aman. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita dalam kondisi yang aman. Artinya masyarakat tidak perlu panik karena ketersediaan stok pangan nasional mencukupi,&amp;rdquo; kata Dedi saat meninjau Kompleks Perum Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta, Jumat (13/3/2026).&#13;
&#13;
Ia menegaskan, dengan ketersediaan pangan yang cukup serta distribusi yang berjalan lancar, stabilitas harga pangan juga dapat tetap terjaga dan terjangkau oleh masyarakat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Dedi, pemerintah saat ini juga tengah menjalankan program Gerakan Pangan Murah guna menjaga stabilitas harga di pasar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kita jamin bahwa ketersediaan pangan cukup. Stabilitas harga juga menjadi bagian yang sangat penting agar semuanya bisa terjangkau oleh masyarakat,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Dedi menjelaskan, program Gerakan Pangan Murah salah satunya digelar oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui 36 Polda dan 500 Polres di seluruh Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kegiatan tersebut, kata dia, akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gerakan Pangan Murah ini, sesuai dengan yang disampaikan Direktur Utama Perum Bulog, bersama Polri dan stakeholder lainnya akan terus dilaksanakan setiap bulan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pada 2025 Polri telah menyalurkan sekitar 195.635 ton beras dari Bulog, khususnya beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).&#13;
&#13;
Menurutnya, pada 2026 Polri mendapat target penyaluran sekitar 10 persen dari total program Bulog, atau sekitar 80.000 ton beras.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Artinya setiap bulan kegiatan ini bisa dilaksanakan sesuai target Bulog untuk Polri. Program ini akan terus berlanjut hingga Desember 2026,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Wakapolri, Komjen Dedi Prasetyo memastikan, stok pangan nasional dalam kondisi aman. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita dalam kondisi yang aman. Artinya masyarakat tidak perlu panik karena ketersediaan stok pangan nasional mencukupi,&amp;rdquo; kata Dedi saat meninjau Kompleks Perum Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta, Jumat (13/3/2026).&#13;
&#13;
Ia menegaskan, dengan ketersediaan pangan yang cukup serta distribusi yang berjalan lancar, stabilitas harga pangan juga dapat tetap terjaga dan terjangkau oleh masyarakat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Dedi, pemerintah saat ini juga tengah menjalankan program Gerakan Pangan Murah guna menjaga stabilitas harga di pasar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kita jamin bahwa ketersediaan pangan cukup. Stabilitas harga juga menjadi bagian yang sangat penting agar semuanya bisa terjangkau oleh masyarakat,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Dedi menjelaskan, program Gerakan Pangan Murah salah satunya digelar oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui 36 Polda dan 500 Polres di seluruh Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kegiatan tersebut, kata dia, akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gerakan Pangan Murah ini, sesuai dengan yang disampaikan Direktur Utama Perum Bulog, bersama Polri dan stakeholder lainnya akan terus dilaksanakan setiap bulan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pada 2025 Polri telah menyalurkan sekitar 195.635 ton beras dari Bulog, khususnya beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).&#13;
&#13;
Menurutnya, pada 2026 Polri mendapat target penyaluran sekitar 10 persen dari total program Bulog, atau sekitar 80.000 ton beras.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Artinya setiap bulan kegiatan ini bisa dilaksanakan sesuai target Bulog untuk Polri. Program ini akan terus berlanjut hingga Desember 2026,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
