<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! KM Gandha Nusantara 17 Tenggelam di Maluku Utara, 7 Penumpang Hilang</title><description>Kapal penumpang KM Gandha Nusantara 17 tenggelam di perairan Maluku Utara pada Minggu (15/3/2026). Sebanyak tujuh orang penumpang dilaporkan masih dalam pencarian.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/15/340/3207120/breaking-news-km-gandha-nusantara-17-tenggelam-di-maluku-utara-7-penumpang-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/15/340/3207120/breaking-news-km-gandha-nusantara-17-tenggelam-di-maluku-utara-7-penumpang-hilang"/><item><title>Breaking News! KM Gandha Nusantara 17 Tenggelam di Maluku Utara, 7 Penumpang Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/15/340/3207120/breaking-news-km-gandha-nusantara-17-tenggelam-di-maluku-utara-7-penumpang-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/15/340/3207120/breaking-news-km-gandha-nusantara-17-tenggelam-di-maluku-utara-7-penumpang-hilang</guid><pubDate>Minggu 15 Maret 2026 19:32 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/15/340/3207120/km_gandha_nusantara_17_tenggelam_di_maluku_utara-ysA0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KM Gandha Nusantara 17 Tenggelam di Maluku Utara (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/15/340/3207120/km_gandha_nusantara_17_tenggelam_di_maluku_utara-ysA0_large.jpg</image><title>KM Gandha Nusantara 17 Tenggelam di Maluku Utara (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
MALUKU UTARA &amp;ndash; Kapal penumpang KM Gandha Nusantara 17 tenggelam di perairan Maluku Utara pada Minggu (15/3/2026). Sebanyak tujuh orang penumpang dilaporkan masih dalam pencarian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Daftar pencarian tujuh orang,&amp;rdquo; kata Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdhani saat dihubungi, Minggu (15/3/2026).&#13;
&#13;
Iwan menjelaskan, kapal yang berlayar dari Bitung, Sulawesi Utara, menuju Ternate, Maluku Utara, itu sempat mengalami mati mesin sebelum akhirnya tenggelam. Kapal tersebut berangkat dari Bitung pada Sabtu (14/3) pukul 22.00 WITA.&#13;
&#13;
Kemudian pada Minggu sekitar pukul 08.00 WIT, kapal yang berada di perairan Maluku Utara mengalami kerusakan mesin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kru kapal telah berusaha melakukan perbaikan mandiri namun belum berhasil. Selanjutnya kapten kapal melaporkan kejadian tersebut kepada pihak PELNI, lalu laporan itu diteruskan ke Basarnas Ternate untuk meminta bantuan SAR,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tim SAR yang menerima laporan tersebut kemudian mengerahkan personel serta KN SAR 237 untuk melakukan proses evakuasi. Operasi pencarian mulai dilakukan pada pukul 12.15 WIT.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara itu, kapal KM Sabuk Nusantara 115 yang berada di sekitar lokasi kejadian berusaha melakukan penarikan, namun terkendala ketinggian ombak sekitar 2,5 hingga 3 meter. Saat ini kapal mengalami kemiringan sekitar 20 derajat,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung hingga Minggu sore. Data sementara menyebutkan tujuh orang masih hilang.&#13;
&#13;
Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah total penumpang dan kru di kapal tersebut maupun kondisi para korban.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
MALUKU UTARA &amp;ndash; Kapal penumpang KM Gandha Nusantara 17 tenggelam di perairan Maluku Utara pada Minggu (15/3/2026). Sebanyak tujuh orang penumpang dilaporkan masih dalam pencarian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Daftar pencarian tujuh orang,&amp;rdquo; kata Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdhani saat dihubungi, Minggu (15/3/2026).&#13;
&#13;
Iwan menjelaskan, kapal yang berlayar dari Bitung, Sulawesi Utara, menuju Ternate, Maluku Utara, itu sempat mengalami mati mesin sebelum akhirnya tenggelam. Kapal tersebut berangkat dari Bitung pada Sabtu (14/3) pukul 22.00 WITA.&#13;
&#13;
Kemudian pada Minggu sekitar pukul 08.00 WIT, kapal yang berada di perairan Maluku Utara mengalami kerusakan mesin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kru kapal telah berusaha melakukan perbaikan mandiri namun belum berhasil. Selanjutnya kapten kapal melaporkan kejadian tersebut kepada pihak PELNI, lalu laporan itu diteruskan ke Basarnas Ternate untuk meminta bantuan SAR,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tim SAR yang menerima laporan tersebut kemudian mengerahkan personel serta KN SAR 237 untuk melakukan proses evakuasi. Operasi pencarian mulai dilakukan pada pukul 12.15 WIT.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara itu, kapal KM Sabuk Nusantara 115 yang berada di sekitar lokasi kejadian berusaha melakukan penarikan, namun terkendala ketinggian ombak sekitar 2,5 hingga 3 meter. Saat ini kapal mengalami kemiringan sekitar 20 derajat,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung hingga Minggu sore. Data sementara menyebutkan tujuh orang masih hilang.&#13;
&#13;
Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah total penumpang dan kru di kapal tersebut maupun kondisi para korban.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
