<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap! Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Berjumlah 4 Orang, Ini Rute Pelariannya</title><description>Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan terkini terkait aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/16/338/3207218/terungkap-pelaku-penyiraman-air-keras-ke-aktivis-kontras-berjumlah-4-orang-ini-rute-pelariannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/16/338/3207218/terungkap-pelaku-penyiraman-air-keras-ke-aktivis-kontras-berjumlah-4-orang-ini-rute-pelariannya"/><item><title>Terungkap! Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Berjumlah 4 Orang, Ini Rute Pelariannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/16/338/3207218/terungkap-pelaku-penyiraman-air-keras-ke-aktivis-kontras-berjumlah-4-orang-ini-rute-pelariannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/16/338/3207218/terungkap-pelaku-penyiraman-air-keras-ke-aktivis-kontras-berjumlah-4-orang-ini-rute-pelariannya</guid><pubDate>Senin 16 Maret 2026 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/16/338/3207218/viral-VrbY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Berjumlah 4 Orang, Ini Rute Pelariannya</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/16/338/3207218/viral-VrbY_large.jpg</image><title> Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Berjumlah 4 Orang, Ini Rute Pelariannya</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan terkini terkait aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan menggunakan dua motor.&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan 2 sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Iman menjelaskan, aksi penyiraman air keras itu terjadi di Jalan Salemba 1, tepatnya persimpangan Jalan Talang, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3) pukul 20.37 WIB. Polisi juga memperoleh rekaman CCTV untuk menyelidiki kasus ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Puji syukur, kita memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas sehingga ini sangat membantu di dalam proses penyelidikan dan penyidikan kami,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dia mengungkapkan, satu motor yang ditumpangi OTK 1 dan OTK 2 ini kabur dengan melawan arus di Jalan Salemba menuju Pasar Senen.&#13;
&#13;
Pelaku kemudian ke Jalan Kramat Raya, Tugu Tani, ke arah Stasiun Gondangdia dan selanjutnya menuju wilayah Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian untuk yang satu kendaraan yang ditumpangi OTK 3 dan OTK 4, dari lokasi kejadian yang bersangkutan tidak berputar arah, tapi lurus menuju Jalan Pramuka Sari 2. Nah dari Jalan Pramuka Sari 2,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selanjutnya menuju Matraman, dan dari Matraman termonitor dari CCTV menuju wilayah Jatinegara, selanjutnya ke Jalan Otto Iskandar Dinata Jakarta Timur,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Rekaman CCTV tersebut selanjutnya dipadukan dengan pengolahan digital terhadap alat komunikasi. Diketahui ada pelaku yang sempat mengganti pakaian sebelum melanjutkan pelariannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan hasil analisa jaringan komunikasi menunjukkan, para pelaku selanjutnya berpencar ke wilayah Kalibata, Ragunan, dan wilayah Bogor,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan terkini terkait aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan menggunakan dua motor.&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan 2 sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Iman menjelaskan, aksi penyiraman air keras itu terjadi di Jalan Salemba 1, tepatnya persimpangan Jalan Talang, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3) pukul 20.37 WIB. Polisi juga memperoleh rekaman CCTV untuk menyelidiki kasus ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Puji syukur, kita memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas sehingga ini sangat membantu di dalam proses penyelidikan dan penyidikan kami,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dia mengungkapkan, satu motor yang ditumpangi OTK 1 dan OTK 2 ini kabur dengan melawan arus di Jalan Salemba menuju Pasar Senen.&#13;
&#13;
Pelaku kemudian ke Jalan Kramat Raya, Tugu Tani, ke arah Stasiun Gondangdia dan selanjutnya menuju wilayah Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian untuk yang satu kendaraan yang ditumpangi OTK 3 dan OTK 4, dari lokasi kejadian yang bersangkutan tidak berputar arah, tapi lurus menuju Jalan Pramuka Sari 2. Nah dari Jalan Pramuka Sari 2,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selanjutnya menuju Matraman, dan dari Matraman termonitor dari CCTV menuju wilayah Jatinegara, selanjutnya ke Jalan Otto Iskandar Dinata Jakarta Timur,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Rekaman CCTV tersebut selanjutnya dipadukan dengan pengolahan digital terhadap alat komunikasi. Diketahui ada pelaku yang sempat mengganti pakaian sebelum melanjutkan pelariannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan hasil analisa jaringan komunikasi menunjukkan, para pelaku selanjutnya berpencar ke wilayah Kalibata, Ragunan, dan wilayah Bogor,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
