<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Negara-Negara Eropa Tolak Tuntutan Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz</title><description>Tuntutan Trump tampaknya tidak mendapat dukungan yang diharapkan dari negara-negara Eropa.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/17/18/3207314/negara-negara-eropa-tolak-tuntutan-trump-kirim-kapal-perang-ke-selat-hormuz</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/17/18/3207314/negara-negara-eropa-tolak-tuntutan-trump-kirim-kapal-perang-ke-selat-hormuz"/><item><title>Negara-Negara Eropa Tolak Tuntutan Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/17/18/3207314/negara-negara-eropa-tolak-tuntutan-trump-kirim-kapal-perang-ke-selat-hormuz</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/17/18/3207314/negara-negara-eropa-tolak-tuntutan-trump-kirim-kapal-perang-ke-selat-hormuz</guid><pubDate>Selasa 17 Maret 2026 05:49 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/17/18/3207314/ilustrasi-Hmvt_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: CENTCOM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/17/18/3207314/ilustrasi-Hmvt_large.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: CENTCOM)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tuntutan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada negara-negara untuk mengirim kapal perang guna membuka blokade Selat Hormuz oleh Iran mendapat penolakan dari para pemimpin Eropa. Negara-negara Barat, yang biasanya menjadi sekutu dekat AS, tampaknya tidak berminat terseret dalam konflik dengan Iran, yang dimulai oleh Israel dengan dukungan Washington.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berbicara dalam pertemuan di Brussels, Belgia, Senin (16/3/2026), Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul mengatakan Berlin tidak berniat bergabung dalam operasi militer selama konflik tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita membutuhkan kejelasan lebih lanjut di sini,&amp;rdquo; kata Wadephul kepada wartawan menjelang pertemuan tersebut, sebagaimana dilansir Al Jazeera. &amp;ldquo;Kami mengharapkan AS dan Israel memberi tahu kami, melibatkan kami dalam apa yang mereka lakukan di sana, dan menjelaskan apakah tujuan-tujuan ini tercapai.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah kita memiliki gambaran yang jelas tentang hal itu, kami percaya perlu beralih ke fase berikutnya, yaitu mendefinisikan arsitektur keamanan untuk seluruh wilayah ini bersama dengan negara-negara tetangga,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, berbicara dari Berlin, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengatakan bahwa meskipun tidak akan ada &amp;ldquo;partisipasi militer&amp;rdquo; dari negaranya, mereka siap mendukung upaya diplomatik &amp;ldquo;untuk memastikan jalur aman melalui Selat Hormuz&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini bukan perang kita (Jerman). Kita tidak memulainya,&amp;rdquo; kata Pistorius. &amp;ldquo;Apa yang diharapkan Trump dari segelintir fregat Eropa di Selat Hormuz yang tidak dapat dilakukan oleh Angkatan Laut AS yang kuat?&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Jerman juga menegaskan bahwa konflik antara AS dan Israel dengan Iran tidak ada hubungannya dengan NATO, menekankan bahwa NATO adalah &amp;quot;aliansi untuk pertahanan wilayah&amp;quot;, bukan ofensif.&#13;
&#13;
Anggota NATO lainnya, Inggris, memberikan tanggapan serupa dengan Perdana Menteri Keir Starmer yang menekankan bahwa negara itu &amp;ldquo;tidak akan terlibat dalam perang yang lebih luas&amp;rdquo;. Starmer mengatakan bahwa pengiriman kapal perang ke Hormuz &amp;ldquo;tidak pernah direncanakan sebagai misi NATO&amp;rdquo;.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tuntutan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada negara-negara untuk mengirim kapal perang guna membuka blokade Selat Hormuz oleh Iran mendapat penolakan dari para pemimpin Eropa. Negara-negara Barat, yang biasanya menjadi sekutu dekat AS, tampaknya tidak berminat terseret dalam konflik dengan Iran, yang dimulai oleh Israel dengan dukungan Washington.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berbicara dalam pertemuan di Brussels, Belgia, Senin (16/3/2026), Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul mengatakan Berlin tidak berniat bergabung dalam operasi militer selama konflik tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita membutuhkan kejelasan lebih lanjut di sini,&amp;rdquo; kata Wadephul kepada wartawan menjelang pertemuan tersebut, sebagaimana dilansir Al Jazeera. &amp;ldquo;Kami mengharapkan AS dan Israel memberi tahu kami, melibatkan kami dalam apa yang mereka lakukan di sana, dan menjelaskan apakah tujuan-tujuan ini tercapai.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah kita memiliki gambaran yang jelas tentang hal itu, kami percaya perlu beralih ke fase berikutnya, yaitu mendefinisikan arsitektur keamanan untuk seluruh wilayah ini bersama dengan negara-negara tetangga,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, berbicara dari Berlin, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengatakan bahwa meskipun tidak akan ada &amp;ldquo;partisipasi militer&amp;rdquo; dari negaranya, mereka siap mendukung upaya diplomatik &amp;ldquo;untuk memastikan jalur aman melalui Selat Hormuz&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini bukan perang kita (Jerman). Kita tidak memulainya,&amp;rdquo; kata Pistorius. &amp;ldquo;Apa yang diharapkan Trump dari segelintir fregat Eropa di Selat Hormuz yang tidak dapat dilakukan oleh Angkatan Laut AS yang kuat?&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Jerman juga menegaskan bahwa konflik antara AS dan Israel dengan Iran tidak ada hubungannya dengan NATO, menekankan bahwa NATO adalah &amp;quot;aliansi untuk pertahanan wilayah&amp;quot;, bukan ofensif.&#13;
&#13;
Anggota NATO lainnya, Inggris, memberikan tanggapan serupa dengan Perdana Menteri Keir Starmer yang menekankan bahwa negara itu &amp;ldquo;tidak akan terlibat dalam perang yang lebih luas&amp;rdquo;. Starmer mengatakan bahwa pengiriman kapal perang ke Hormuz &amp;ldquo;tidak pernah direncanakan sebagai misi NATO&amp;rdquo;.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
