<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI Selidiki Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Penyiraman Air Keras</title><description>TNI menyatakan telah membuka penyelidikan di internal terkait dugaan keterlibatan prajuritnya dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/17/337/3207528/tni-selidiki-dugaan-keterlibatan-prajurit-dalam-kasus-penyiraman-air-keras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/17/337/3207528/tni-selidiki-dugaan-keterlibatan-prajurit-dalam-kasus-penyiraman-air-keras"/><item><title>TNI Selidiki Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Penyiraman Air Keras</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/17/337/3207528/tni-selidiki-dugaan-keterlibatan-prajurit-dalam-kasus-penyiraman-air-keras</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/17/337/3207528/tni-selidiki-dugaan-keterlibatan-prajurit-dalam-kasus-penyiraman-air-keras</guid><pubDate>Selasa 17 Maret 2026 22:58 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/17/337/3207528/kapuspen_tni_mayjen_aulia_dwi_nasrullah-vH0d_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah (Felldy Utama)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/17/337/3207528/kapuspen_tni_mayjen_aulia_dwi_nasrullah-vH0d_large.jpg</image><title>Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah (Felldy Utama)</title></images><description>JAKARTA - TNI menyatakan telah membuka penyelidikan di internal terkait dugaan keterlibatan prajuritnya dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM sekaligus Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.&#13;
&#13;
Kapuspen TNI, Mayor Jenderal (Mayjen) Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan, langkah ini dilakukan menyikapi opini yang berkembang di masyarakat saat ini ihwal dugaan keterlibatan prajurit TNI dalam kasus tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perlu saya sampaikan, semenjak kejadian, TNI sudah merespons dengan melakukan penyelidikan secara internal,&amp;quot; kata Aulia di Balai Puspen TNI, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026) malam.&#13;
&#13;
Namun, dia tak merincikan lebih lanjut ihwal penyelidikan tersebut. Aulia hanya memastikan prosesnya akan berjalan dengan profesional dan transparan.&#13;
&#13;
Dia berjanji, hasil penyelidikan internal akan segera disampaikan kepada publik. Ia meminta semua pihak untuk bersabar menunggu proses yang tengah berjalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti kita akan update. Tentunya sekali lagi, kita akan bekerja secara profesional dan transparan tentang kejadian tersebut,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - TNI menyatakan telah membuka penyelidikan di internal terkait dugaan keterlibatan prajuritnya dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM sekaligus Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.&#13;
&#13;
Kapuspen TNI, Mayor Jenderal (Mayjen) Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan, langkah ini dilakukan menyikapi opini yang berkembang di masyarakat saat ini ihwal dugaan keterlibatan prajurit TNI dalam kasus tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perlu saya sampaikan, semenjak kejadian, TNI sudah merespons dengan melakukan penyelidikan secara internal,&amp;quot; kata Aulia di Balai Puspen TNI, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026) malam.&#13;
&#13;
Namun, dia tak merincikan lebih lanjut ihwal penyelidikan tersebut. Aulia hanya memastikan prosesnya akan berjalan dengan profesional dan transparan.&#13;
&#13;
Dia berjanji, hasil penyelidikan internal akan segera disampaikan kepada publik. Ia meminta semua pihak untuk bersabar menunggu proses yang tengah berjalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti kita akan update. Tentunya sekali lagi, kita akan bekerja secara profesional dan transparan tentang kejadian tersebut,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
