<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menag Imbau Umat Muslim Jaga Stabilitas Sosial saat Idulfitri</title><description>Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar mengimbau umat Islam yang merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, untuk menjadikan momen Lebaran sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus menjaga stabilitas sosial.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/19/337/3207916/menag-imbau-umat-muslim-jaga-stabilitas-sosial-saat-idulfitri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/19/337/3207916/menag-imbau-umat-muslim-jaga-stabilitas-sosial-saat-idulfitri"/><item><title>Menag Imbau Umat Muslim Jaga Stabilitas Sosial saat Idulfitri</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/19/337/3207916/menag-imbau-umat-muslim-jaga-stabilitas-sosial-saat-idulfitri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/19/337/3207916/menag-imbau-umat-muslim-jaga-stabilitas-sosial-saat-idulfitri</guid><pubDate>Kamis 19 Maret 2026 21:30 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/19/337/3207916/menteri_agama_nasaruddin_umar-gr7E_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Agama Nasaruddin Umar  (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/19/337/3207916/menteri_agama_nasaruddin_umar-gr7E_large.jpg</image><title>Menteri Agama Nasaruddin Umar  (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar mengimbau umat Islam yang merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, untuk menjadikan momen Lebaran sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus menjaga stabilitas sosial.&#13;
&#13;
Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk kontribusi dalam membangun Indonesia yang damai dan sejahtera. Imbauan itu disampaikan Nasaruddin saat jumpa pers hasil sidang isbat di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mari kita jadikan momentum Idulfitri untuk mempererat ukhuwah, menyambung silaturahmi, dan menjaga stabilitas sosial sebagai bentuk kontribusi kita dalam membangun Indonesia yang damai dan sejahtera,&amp;rdquo; ujar Nasaruddin.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Nasaruddin juga mengimbau umat Islam yang merayakan Lebaran lebih awal untuk tetap menjaga toleransi terhadap mereka yang masih menjalankan ibadah puasa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kepada saudara-saudara kita yang akan berlebaran lebih dahulu, kami mohon untuk bertoleransi terhadap yang masih melanjutkan puasa hingga 30 hari sesuai keputusan sidang isbat,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai Menteri Agama, Nasaruddin turut menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh umat Islam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Atas nama pemerintah, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa perbedaan penetapan Idulfitri merupakan hal yang dapat dipahami. Ia mengajak umat Islam untuk tetap menjaga toleransi dan persatuan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika ada masyarakat yang meyakini 1 Syawal jatuh pada Jumat, hal itu bisa ditoleransi dan tidak perlu menjadi perbedaan di antara kita. Mari kita jaga ukhuwah dengan baik,&amp;rdquo; ujar Marwan.&#13;
&#13;
Ia juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada umat Islam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya dari Komisi VIII mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar mengimbau umat Islam yang merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, untuk menjadikan momen Lebaran sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus menjaga stabilitas sosial.&#13;
&#13;
Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk kontribusi dalam membangun Indonesia yang damai dan sejahtera. Imbauan itu disampaikan Nasaruddin saat jumpa pers hasil sidang isbat di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mari kita jadikan momentum Idulfitri untuk mempererat ukhuwah, menyambung silaturahmi, dan menjaga stabilitas sosial sebagai bentuk kontribusi kita dalam membangun Indonesia yang damai dan sejahtera,&amp;rdquo; ujar Nasaruddin.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Nasaruddin juga mengimbau umat Islam yang merayakan Lebaran lebih awal untuk tetap menjaga toleransi terhadap mereka yang masih menjalankan ibadah puasa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kepada saudara-saudara kita yang akan berlebaran lebih dahulu, kami mohon untuk bertoleransi terhadap yang masih melanjutkan puasa hingga 30 hari sesuai keputusan sidang isbat,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai Menteri Agama, Nasaruddin turut menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh umat Islam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Atas nama pemerintah, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa perbedaan penetapan Idulfitri merupakan hal yang dapat dipahami. Ia mengajak umat Islam untuk tetap menjaga toleransi dan persatuan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika ada masyarakat yang meyakini 1 Syawal jatuh pada Jumat, hal itu bisa ditoleransi dan tidak perlu menjadi perbedaan di antara kita. Mari kita jaga ukhuwah dengan baik,&amp;rdquo; ujar Marwan.&#13;
&#13;
Ia juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada umat Islam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya dari Komisi VIII mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
