<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Berlakukan One Way Lingkar Gentong pada Malam Hari, Antisipasi Lonjakan Kendaraan</title><description>Arus kendaraan yang melintasi kawasan Lingkar Gentong kembali terpantau padat pada Kamis (19/3/2026) malam. Jajaran Polresta Tasikmalaya Kota pun memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) mulai pukul 19.45 hingga 20.15 WIB atau selama 30 menit.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/19/340/3207917/polisi-berlakukan-one-way-lingkar-gentong-pada-malam-hari-antisipasi-lonjakan-kendaraan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/19/340/3207917/polisi-berlakukan-one-way-lingkar-gentong-pada-malam-hari-antisipasi-lonjakan-kendaraan"/><item><title>Polisi Berlakukan One Way Lingkar Gentong pada Malam Hari, Antisipasi Lonjakan Kendaraan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/19/340/3207917/polisi-berlakukan-one-way-lingkar-gentong-pada-malam-hari-antisipasi-lonjakan-kendaraan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/19/340/3207917/polisi-berlakukan-one-way-lingkar-gentong-pada-malam-hari-antisipasi-lonjakan-kendaraan</guid><pubDate>Kamis 19 Maret 2026 20:56 WIB</pubDate><dc:creator>Rohman Wibowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/19/340/3207917/polisi_berlakukan_one_way_lingkar_gentong-kuKG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Berlakukan One Way Lingkar Gentong (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/19/340/3207917/polisi_berlakukan_one_way_lingkar_gentong-kuKG_large.jpg</image><title>Polisi Berlakukan One Way Lingkar Gentong (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
TASIKMALAYA - Arus kendaraan yang melintasi kawasan Lingkar Gentong kembali terpantau padat pada Kamis (19/3/2026) malam. Jajaran Polresta Tasikmalaya Kota pun memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) mulai pukul 19.45 hingga 20.15 WIB atau selama 30 menit.&#13;
&#13;
Penerapan one way dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan secara bersamaan dari arah Garut. Pasalnya, rekayasa serupa juga diterapkan secara situasional di wilayah Garut hingga perbatasan Tasikmalaya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;One way malam ini merupakan kelanjutan dari penerapan oleh Polres Garut. Jadi kami kuras terlebih dahulu kendaraan melalui Lingkar Gentong hingga Sukamantri, baru nanti di Garut bisa diberlakukan one way,&amp;rdquo; ujar Kasat Lantas Polresta Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, Kamis (19/3/2026).&#13;
&#13;
Riki menjelaskan, petugas menutup jalur sepanjang sekitar enam kilometer, mulai dari Lingkar Gentong hingga Simpang Sukamantri. Kendaraan kemudian diarahkan masuk ke jalur one way menuju Jalan Pasar Ciawi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari jalur tersebut, kendaraan dapat melanjutkan perjalanan hingga terhubung ke Jalan Ciawi&amp;ndash;Rajapolah untuk menuju Ciamis hingga Jawa Tengah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan terus berkoordinasi dengan Polres Garut untuk menyesuaikan jadwal one way,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, durasi pemberlakuan one way bersifat situasional, bergantung pada tingkat kepadatan kendaraan. Dalam dua hari terakhir, kepolisian telah menerapkan one way sebanyak empat kali, masing-masing dengan durasi 30 menit.&#13;
&#13;
Puncak arus mudik diprediksi terjadi mulai H-2 Lebaran, dengan estimasi volume kendaraan melintas lebih dari 2.000 kendaraan per jam. Sementara pada petang sebelumnya, volume kendaraan tercatat sekitar 1.800 kendaraan per jam. Pemerintah sendiri menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
TASIKMALAYA - Arus kendaraan yang melintasi kawasan Lingkar Gentong kembali terpantau padat pada Kamis (19/3/2026) malam. Jajaran Polresta Tasikmalaya Kota pun memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) mulai pukul 19.45 hingga 20.15 WIB atau selama 30 menit.&#13;
&#13;
Penerapan one way dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan secara bersamaan dari arah Garut. Pasalnya, rekayasa serupa juga diterapkan secara situasional di wilayah Garut hingga perbatasan Tasikmalaya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;One way malam ini merupakan kelanjutan dari penerapan oleh Polres Garut. Jadi kami kuras terlebih dahulu kendaraan melalui Lingkar Gentong hingga Sukamantri, baru nanti di Garut bisa diberlakukan one way,&amp;rdquo; ujar Kasat Lantas Polresta Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, Kamis (19/3/2026).&#13;
&#13;
Riki menjelaskan, petugas menutup jalur sepanjang sekitar enam kilometer, mulai dari Lingkar Gentong hingga Simpang Sukamantri. Kendaraan kemudian diarahkan masuk ke jalur one way menuju Jalan Pasar Ciawi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari jalur tersebut, kendaraan dapat melanjutkan perjalanan hingga terhubung ke Jalan Ciawi&amp;ndash;Rajapolah untuk menuju Ciamis hingga Jawa Tengah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan terus berkoordinasi dengan Polres Garut untuk menyesuaikan jadwal one way,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, durasi pemberlakuan one way bersifat situasional, bergantung pada tingkat kepadatan kendaraan. Dalam dua hari terakhir, kepolisian telah menerapkan one way sebanyak empat kali, masing-masing dengan durasi 30 menit.&#13;
&#13;
Puncak arus mudik diprediksi terjadi mulai H-2 Lebaran, dengan estimasi volume kendaraan melintas lebih dari 2.000 kendaraan per jam. Sementara pada petang sebelumnya, volume kendaraan tercatat sekitar 1.800 kendaraan per jam. Pemerintah sendiri menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
