<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Soroti Kasus Andrie Yunus, Anies: Aparat Harus Buktikan Komitmen!</title><description>Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menanggapi pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut kasus penyiraman air keras, terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus sebagai tindak kriminal serius yang tergolong terorisme.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/22/337/3208227/prabowo-soroti-kasus-andrie-yunus-anies-aparat-harus-buktikan-komitmen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/22/337/3208227/prabowo-soroti-kasus-andrie-yunus-anies-aparat-harus-buktikan-komitmen"/><item><title>Prabowo Soroti Kasus Andrie Yunus, Anies: Aparat Harus Buktikan Komitmen!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/22/337/3208227/prabowo-soroti-kasus-andrie-yunus-anies-aparat-harus-buktikan-komitmen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/22/337/3208227/prabowo-soroti-kasus-andrie-yunus-anies-aparat-harus-buktikan-komitmen</guid><pubDate>Minggu 22 Maret 2026 06:10 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/22/337/3208227/anies_baswedan-B0Id_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anies Baswedan (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/22/337/3208227/anies_baswedan-B0Id_large.jpg</image><title>Anies Baswedan (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menanggapi pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut kasus penyiraman air keras, terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus sebagai tindak kriminal serius yang tergolong terorisme.&#13;
&#13;
Anies mengatakan, komitmen Prabowo untuk mengusut kasus tersebut harus diikuti oleh seluruh aparat penegak hukum di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sikap beliau yang berkomitmen untuk melakukan penyelidikan itu harus diwujudkan oleh seluruh aparat. Bahwa Pak Presiden bersikap ingin melindungi demokrasi, aparat di bawahnya harus menjalankan arahan presiden,&amp;rdquo; ujar Anies di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu 21 Maret 2026.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Anies menilai kasus penyerangan terhadap Andrie Yunus bukanlah tindak kriminal biasa, melainkan ancaman serius terhadap demokrasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menyebut korban merupakan sosok yang sejak awal konsisten menyuarakan tanda-tanda kemunduran demokrasi bersama aktivis lainnya, sehingga serangan tersebut dinilai sebagai bentuk intimidasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini adalah serangan pada pribadi yang memperjuangkan demokrasi,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anies juga menilai peristiwa tersebut tidak mungkin dilakukan secara sporadis oleh satu atau dua orang, melainkan menunjukkan indikasi kuat adanya perencanaan dan pengorganisasian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari awal ini bukan kriminal biasa. Tidak mungkin hanya dikerjakan oleh satu atau dua orang secara sporadis. Ini terlihat sekali terencana dan terorganisir,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia berharap negara hadir untuk membuktikan komitmennya dalam melindungi kebebasan berbicara, menjaga demokrasi, serta menegakkan keadilan.&#13;
&#13;
Anies pun mendesak agar proses penyelidikan tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mampu mengungkap pihak yang memberi perintah beserta motif di baliknya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peristiwa ini harus diselidiki sampai pada pemberi perintahnya, dan harus dielaborasi mengapa ada perintah itu,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menanggapi pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut kasus penyiraman air keras, terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus sebagai tindak kriminal serius yang tergolong terorisme.&#13;
&#13;
Anies mengatakan, komitmen Prabowo untuk mengusut kasus tersebut harus diikuti oleh seluruh aparat penegak hukum di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sikap beliau yang berkomitmen untuk melakukan penyelidikan itu harus diwujudkan oleh seluruh aparat. Bahwa Pak Presiden bersikap ingin melindungi demokrasi, aparat di bawahnya harus menjalankan arahan presiden,&amp;rdquo; ujar Anies di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu 21 Maret 2026.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Anies menilai kasus penyerangan terhadap Andrie Yunus bukanlah tindak kriminal biasa, melainkan ancaman serius terhadap demokrasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menyebut korban merupakan sosok yang sejak awal konsisten menyuarakan tanda-tanda kemunduran demokrasi bersama aktivis lainnya, sehingga serangan tersebut dinilai sebagai bentuk intimidasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini adalah serangan pada pribadi yang memperjuangkan demokrasi,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anies juga menilai peristiwa tersebut tidak mungkin dilakukan secara sporadis oleh satu atau dua orang, melainkan menunjukkan indikasi kuat adanya perencanaan dan pengorganisasian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari awal ini bukan kriminal biasa. Tidak mungkin hanya dikerjakan oleh satu atau dua orang secara sporadis. Ini terlihat sekali terencana dan terorganisir,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia berharap negara hadir untuk membuktikan komitmennya dalam melindungi kebebasan berbicara, menjaga demokrasi, serta menegakkan keadilan.&#13;
&#13;
Anies pun mendesak agar proses penyelidikan tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mampu mengungkap pihak yang memberi perintah beserta motif di baliknya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peristiwa ini harus diselidiki sampai pada pemberi perintahnya, dan harus dielaborasi mengapa ada perintah itu,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
