<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tegas Benahi Polri dan TNI, Prabowo: Kita Sudah Pecat Jenderal Bintang 2 dan 3!</title><description>Dalam upaya pembenahan tersebut, ia menyatakan akan memberikan kesempatan kepada masing-masing institusi untuk melakukan perbaikan secara internal.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/22/337/3208306/tegas-benahi-polri-dan-tni-prabowo-kita-sudah-pecat-jenderal-bintang-2-dan-3</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/22/337/3208306/tegas-benahi-polri-dan-tni-prabowo-kita-sudah-pecat-jenderal-bintang-2-dan-3"/><item><title>Tegas Benahi Polri dan TNI, Prabowo: Kita Sudah Pecat Jenderal Bintang 2 dan 3!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/22/337/3208306/tegas-benahi-polri-dan-tni-prabowo-kita-sudah-pecat-jenderal-bintang-2-dan-3</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/22/337/3208306/tegas-benahi-polri-dan-tni-prabowo-kita-sudah-pecat-jenderal-bintang-2-dan-3</guid><pubDate>Minggu 22 Maret 2026 16:19 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/22/337/3208306/prabowo-iC1a_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/22/337/3208306/prabowo-iC1a_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto/ist</title></images><description>JAKARTA &amp;nbsp;- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membenahi aparat penegak hukum, termasuk Polri dan TNI, sebagai upaya memperkuat fondasi negara dan meningkatkan kepercayaan publik.&#13;
&#13;
Prabowo mengatakan, reformasi tidak hanya terbatas pada satu institusi, melainkan mencakup seluruh perangkat negara yang memiliki peran dalam penegakan hukum.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang saya ingin lakukan adalah transformasi bangsa, saya ingin perbaiki kondisi bangsa itu semua termasuk di situ adalah alat-alat penegak hukum,&amp;rdquo; ujar Prabowo dalam dialog bersama sejumlah tokoh dan jurnalis di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dilihat Minggu (22/3/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dikatakan Prabowo, keberadaan lembaga penegak hukum yang profesional dan berintegritas menjadi syarat mutlak bagi negara yang kuat dan berhasil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hukum, the rule of law, itu bagian penting daripada negara yang kuat dan berhasil,&amp;rdquo; tegas Prabowo.&#13;
&#13;
Prabowo memastikan, tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum, termasuk yang dilakukan oleh aparat negara. Namu dia mengingatkan bahwa tindakan oknum dapat merusak kepercayaan terhadap institusi secara keseluruhan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin beberapa oknum dia punya power, dia bisa berbuat seenaknya, tapi ratusan ribu polisi yang lain terkena nama jeleknya,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dalam upaya pembenahan tersebut, ia menyatakan akan memberikan kesempatan kepada masing-masing institusi untuk melakukan perbaikan secara internal. Namun, apabila tidak ada perubahan, pemerintah akan mengambil langkah tegas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya pertama ingin memberi kesempatan tiap lembaga membersihkan diri. Kamu bisa perbaiki diri nggak? Kalau kau perbaiki diri saya kasih kesempatan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Prabowo juga menyoroti pentingnya pengawasan di lapangan, termasuk terhadap praktik-praktik ilegal yang seharusnya dapat dicegah oleh aparat. Misalnya dalam kasus tambang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bagaimana ada tambang ilegal babinsa tidak tahu, danramil tidak tahu, kodim tidak tahu, dandim tidak tahu?&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Prabowo menegaskan, langkah penindakan terhadap aparat yang melanggar hukum bukan hal baru dan telah dilakukan sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Anda bisa lihat sudah berapa jenderal, bintang 3, bintang 2 yang kita pecat yang kita serahkan ke kejaksaan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;nbsp;- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membenahi aparat penegak hukum, termasuk Polri dan TNI, sebagai upaya memperkuat fondasi negara dan meningkatkan kepercayaan publik.&#13;
&#13;
Prabowo mengatakan, reformasi tidak hanya terbatas pada satu institusi, melainkan mencakup seluruh perangkat negara yang memiliki peran dalam penegakan hukum.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang saya ingin lakukan adalah transformasi bangsa, saya ingin perbaiki kondisi bangsa itu semua termasuk di situ adalah alat-alat penegak hukum,&amp;rdquo; ujar Prabowo dalam dialog bersama sejumlah tokoh dan jurnalis di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dilihat Minggu (22/3/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dikatakan Prabowo, keberadaan lembaga penegak hukum yang profesional dan berintegritas menjadi syarat mutlak bagi negara yang kuat dan berhasil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hukum, the rule of law, itu bagian penting daripada negara yang kuat dan berhasil,&amp;rdquo; tegas Prabowo.&#13;
&#13;
Prabowo memastikan, tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum, termasuk yang dilakukan oleh aparat negara. Namu dia mengingatkan bahwa tindakan oknum dapat merusak kepercayaan terhadap institusi secara keseluruhan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin beberapa oknum dia punya power, dia bisa berbuat seenaknya, tapi ratusan ribu polisi yang lain terkena nama jeleknya,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dalam upaya pembenahan tersebut, ia menyatakan akan memberikan kesempatan kepada masing-masing institusi untuk melakukan perbaikan secara internal. Namun, apabila tidak ada perubahan, pemerintah akan mengambil langkah tegas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya pertama ingin memberi kesempatan tiap lembaga membersihkan diri. Kamu bisa perbaiki diri nggak? Kalau kau perbaiki diri saya kasih kesempatan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Prabowo juga menyoroti pentingnya pengawasan di lapangan, termasuk terhadap praktik-praktik ilegal yang seharusnya dapat dicegah oleh aparat. Misalnya dalam kasus tambang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bagaimana ada tambang ilegal babinsa tidak tahu, danramil tidak tahu, kodim tidak tahu, dandim tidak tahu?&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Prabowo menegaskan, langkah penindakan terhadap aparat yang melanggar hukum bukan hal baru dan telah dilakukan sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Anda bisa lihat sudah berapa jenderal, bintang 3, bintang 2 yang kita pecat yang kita serahkan ke kejaksaan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
