<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Libur Lebaran, Belasan Ribu Wisatawan Kunjungi Kota Tua</title><description>Jumlah pengunjung pada hari kedua Lebaran mencapai 12.689 orang sejak pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/23/338/3208410/libur-lebaran-belasan-ribu-wisatawan-kunjungi-kota-tua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/23/338/3208410/libur-lebaran-belasan-ribu-wisatawan-kunjungi-kota-tua"/><item><title>Libur Lebaran, Belasan Ribu Wisatawan Kunjungi Kota Tua</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/23/338/3208410/libur-lebaran-belasan-ribu-wisatawan-kunjungi-kota-tua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/23/338/3208410/libur-lebaran-belasan-ribu-wisatawan-kunjungi-kota-tua</guid><pubDate>Senin 23 Maret 2026 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/23/338/3208410/kawasan_wisata_kota_tua-sEUV_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Libur Lebaran, Belasan Ribu Wisatawan Kunjungi Kota Tua (Yuwantoro Winduajie)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/23/338/3208410/kawasan_wisata_kota_tua-sEUV_large.jpg</image><title>Libur Lebaran, Belasan Ribu Wisatawan Kunjungi Kota Tua (Yuwantoro Winduajie)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kawasan Kota Tua Jakarta dipadati belasan ribu pengunjung sepanjang libur Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi.&#13;
&#13;
Salah satu pengunjung, Aditya (45), mengaku memilih berlibur ke kawasan tersebut untuk mengajak anaknya mengenal sejarah Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena saya sedang ngajak anak saya buat melihat sejarah Jakarta ya. Sekalian untuk dia buat tugas akhir dia, buat nanti selesaikan kelas, karya tulisnya,&amp;quot; ujarnya saat ditemui di kawasan Taman Fatahillah, Senin (23/3/2026).&#13;
&#13;
Ia mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke Kota Tua. Namun, ini merupakan pengalaman pertama bagi anaknya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau saya sudah berapa kali ke sini karena saya orang Jakarta sebenarnya. Cuma anak saya baru pertama kali ke sini,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Aditya menambahkan, ia juga datang bersama anggota keluarga lain untuk menikmati suasana libur Lebaran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini adik saya juga, datang adik saya, sama keponakan saya juga, tinggal di Jakarta,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, Kota Tua menjadi destinasi yang menarik karena selain terjangkau, juga memiliki nilai edukasi sejarah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Paling menarik ya di sini enak ya, enggak terlalu mahal juga untuk rekreasi ya, selain tahu supaya ada belajar sejarah Indonesia juga bisa. Ya bisa ini, bisa anggaplah rekreasi,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan data Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, jumlah pengunjung pada hari kedua Lebaran mencapai 12.689 orang sejak pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, pada Senin (23/3/2026) hingga pukul 12.00 WIB, jumlah kunjungan tercatat sebanyak 5.366 orang, dengan rincian 5.273 wisatawan domestik dan 93 wisatawan mancanegara.&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan di lokasi, wisatawan memanfaatkan berbagai aktivitas yang tersedia, mulai dari berfoto dengan manusia patung, menyewa sepeda ontel, hingga bersantai di area teduh.&#13;
&#13;
Nuansa klasik kawasan semakin terasa dengan kehadiran atraksi seperti wanita patung noni Belanda, kendaraan kuno, hingga replika peralatan dan senjata Perang Dunia II.&#13;
&#13;
Selain itu, pengunjung dapat menikmati berbagai destinasi seperti Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, hingga Museum Bank Indonesia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kawasan Kota Tua Jakarta dipadati belasan ribu pengunjung sepanjang libur Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi.&#13;
&#13;
Salah satu pengunjung, Aditya (45), mengaku memilih berlibur ke kawasan tersebut untuk mengajak anaknya mengenal sejarah Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena saya sedang ngajak anak saya buat melihat sejarah Jakarta ya. Sekalian untuk dia buat tugas akhir dia, buat nanti selesaikan kelas, karya tulisnya,&amp;quot; ujarnya saat ditemui di kawasan Taman Fatahillah, Senin (23/3/2026).&#13;
&#13;
Ia mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke Kota Tua. Namun, ini merupakan pengalaman pertama bagi anaknya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau saya sudah berapa kali ke sini karena saya orang Jakarta sebenarnya. Cuma anak saya baru pertama kali ke sini,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Aditya menambahkan, ia juga datang bersama anggota keluarga lain untuk menikmati suasana libur Lebaran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini adik saya juga, datang adik saya, sama keponakan saya juga, tinggal di Jakarta,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, Kota Tua menjadi destinasi yang menarik karena selain terjangkau, juga memiliki nilai edukasi sejarah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Paling menarik ya di sini enak ya, enggak terlalu mahal juga untuk rekreasi ya, selain tahu supaya ada belajar sejarah Indonesia juga bisa. Ya bisa ini, bisa anggaplah rekreasi,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan data Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, jumlah pengunjung pada hari kedua Lebaran mencapai 12.689 orang sejak pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, pada Senin (23/3/2026) hingga pukul 12.00 WIB, jumlah kunjungan tercatat sebanyak 5.366 orang, dengan rincian 5.273 wisatawan domestik dan 93 wisatawan mancanegara.&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan di lokasi, wisatawan memanfaatkan berbagai aktivitas yang tersedia, mulai dari berfoto dengan manusia patung, menyewa sepeda ontel, hingga bersantai di area teduh.&#13;
&#13;
Nuansa klasik kawasan semakin terasa dengan kehadiran atraksi seperti wanita patung noni Belanda, kendaraan kuno, hingga replika peralatan dan senjata Perang Dunia II.&#13;
&#13;
Selain itu, pengunjung dapat menikmati berbagai destinasi seperti Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, hingga Museum Bank Indonesia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
