<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WN Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Ditangkap, Polisi Gandeng Imigrasi</title><description>Polisi menangkap warga negara Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan terhadap DA (37), cucu seniman senior Mpok Nori, di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/24/338/3208476/wn-irak-pembunuh-cucu-mpok-nori-ditangkap-polisi-gandeng-imigrasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/24/338/3208476/wn-irak-pembunuh-cucu-mpok-nori-ditangkap-polisi-gandeng-imigrasi"/><item><title>WN Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Ditangkap, Polisi Gandeng Imigrasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/24/338/3208476/wn-irak-pembunuh-cucu-mpok-nori-ditangkap-polisi-gandeng-imigrasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/24/338/3208476/wn-irak-pembunuh-cucu-mpok-nori-ditangkap-polisi-gandeng-imigrasi</guid><pubDate>Selasa 24 Maret 2026 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/24/338/3208476/wn_irak-ZGBh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WN Irak pembunuh cucu mpok Nori (foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/24/338/3208476/wn_irak-ZGBh_large.jpg</image><title>WN Irak pembunuh cucu mpok Nori (foto: Freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Polisi menangkap warga negara Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan terhadap DA (37), cucu seniman senior Mpok Nori, di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Atupah menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi terkait proses hukum, status kependudukan, hingga kemungkinan deportasi terhadap pelaku.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tentu, pasti kita koordinasikan dengan Imigrasi dan juga kedutaan. Kedutaan sudah kami surati kemarin,&amp;rdquo; kata AKP Fechy J. Atupah, Selasa (24/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dia punya paspor. Karena itu, nanti kita pasti koordinasi dulu dengan Imigrasi untuk memastikan statusnya, apakah benar masuk Indonesia secara sah atau tidak. Itu akan kita pastikan setelah koordinasi,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pelaku mengaku hanya bisa berbahasa Inggris dan Arab, meski sudah sekitar sembilan tahun tinggal di Indonesia. Pelaku diketahui bekerja sebagai penjual parfum di kawasan Mangga Dua.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dia WNA dan sudah sekitar sembilan tahun di Indonesia menggunakan KITAS dan KITAP. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi terkait dokumen tersebut,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, korban ditemukan tewas bersimbah darah pada Sabtu (21/3) sekitar pukul 04.30 WIB di Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.&#13;
&#13;
Awalnya, ibu korban berinisial B mendatangi kontrakan korban sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, saat itu pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Kakak korban berinisial A kemudian membuka pintu rumah tersebut.&#13;
&#13;
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lantai, dengan darah yang sudah mengering.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;KA SPK, Inafis Polres Metro Jakarta Timur, serta piket Reskrim tiba di TKP sekitar pukul 05.30 WIB. Hasil sementara menunjukkan adanya luka sayatan di leher,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Polisi menangkap warga negara Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan terhadap DA (37), cucu seniman senior Mpok Nori, di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Atupah menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi terkait proses hukum, status kependudukan, hingga kemungkinan deportasi terhadap pelaku.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tentu, pasti kita koordinasikan dengan Imigrasi dan juga kedutaan. Kedutaan sudah kami surati kemarin,&amp;rdquo; kata AKP Fechy J. Atupah, Selasa (24/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dia punya paspor. Karena itu, nanti kita pasti koordinasi dulu dengan Imigrasi untuk memastikan statusnya, apakah benar masuk Indonesia secara sah atau tidak. Itu akan kita pastikan setelah koordinasi,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pelaku mengaku hanya bisa berbahasa Inggris dan Arab, meski sudah sekitar sembilan tahun tinggal di Indonesia. Pelaku diketahui bekerja sebagai penjual parfum di kawasan Mangga Dua.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dia WNA dan sudah sekitar sembilan tahun di Indonesia menggunakan KITAS dan KITAP. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi terkait dokumen tersebut,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, korban ditemukan tewas bersimbah darah pada Sabtu (21/3) sekitar pukul 04.30 WIB di Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.&#13;
&#13;
Awalnya, ibu korban berinisial B mendatangi kontrakan korban sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, saat itu pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Kakak korban berinisial A kemudian membuka pintu rumah tersebut.&#13;
&#13;
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lantai, dengan darah yang sudah mengering.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;KA SPK, Inafis Polres Metro Jakarta Timur, serta piket Reskrim tiba di TKP sekitar pukul 05.30 WIB. Hasil sementara menunjukkan adanya luka sayatan di leher,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
