<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Siapkan Opsi Militer Pukulan Terakhir ke Iran, Libatkan Serangan Darat dan Pengeboman</title><description>Menurut sumber pemerintah AS, opsi militer ini kemungkinan menargetkan pulau-pulau strategis dan vital Iran di Teluk Persia. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/27/18/3209106/as-siapkan-opsi-militer-pukulan-terakhir-ke-iran-libatkan-serangan-darat-dan-pengeboman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/27/18/3209106/as-siapkan-opsi-militer-pukulan-terakhir-ke-iran-libatkan-serangan-darat-dan-pengeboman"/><item><title>AS Siapkan Opsi Militer Pukulan Terakhir ke Iran, Libatkan Serangan Darat dan Pengeboman</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/27/18/3209106/as-siapkan-opsi-militer-pukulan-terakhir-ke-iran-libatkan-serangan-darat-dan-pengeboman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/27/18/3209106/as-siapkan-opsi-militer-pukulan-terakhir-ke-iran-libatkan-serangan-darat-dan-pengeboman</guid><pubDate>Jum'at 27 Maret 2026 17:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/27/18/3209106/menteri_perang_amerika_serikat_pete_hegseth-lwD1_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Perang Amerika Serikat Pete Hegseth. (Foto: X)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/27/18/3209106/menteri_perang_amerika_serikat_pete_hegseth-lwD1_large.jpg</image><title>Menteri Perang Amerika Serikat Pete Hegseth. (Foto: X)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) sedang mempersiapkan opsi militer untuk memberi &amp;ldquo;pukulan terakhir&amp;rdquo; terhadap Iran dalam perang yang telah berlangsung hampir empat pekan. Opsi tersebut dilaporkan melibatkan penggunaan pasukan darat dan pemboman besar-besaran, menurut laporan Axios yang mengutip dua pejabat AS dan dua sumber yang mengetahui masalah tersebut.&#13;
&#13;
Menurut laporan itu, &amp;ldquo;eskalasi militer yang dramatis&amp;rdquo; diperkirakan akan terjadi jika tidak ada kemajuan dalam pembicaraan antara Teheran dan Washington. Iran menolak adanya pembicaraan dengan AS dan membantah klaim dari Trump.&#13;
&#13;
Sumber-sumber tersebut mengatakan bahwa opsi seperti invasi ke pulau-pulau strategis penting &amp;mdash; Kharg, Larak, Abu Musa, dan lainnya &amp;mdash; bersama dengan blokade kapal-kapal pembawa minyak Iran di sebelah timur Selat Hormuz, sedang dipertimbangkan.&#13;
&#13;
Beberapa pejabat AS percaya bahwa &amp;ldquo;unjuk kekuatan yang luar biasa&amp;rdquo; untuk mengakhiri konflik akan memberi AS pengaruh lebih besar dalam negosiasi.&#13;
&#13;
Sebuah sumber yang mengetahui upaya negosiasi mengatakan bahwa Turki, Pakistan, dan Mesir terus berupaya mengatur pembicaraan antara pihak-pihak terkait. Sumber tersebut mencatat bahwa Iran telah menolak tuntutan awal AS, tetapi belum sepenuhnya menarik diri dari negosiasi.&#13;
&#13;
Terlepas dari pernyataan itu, Presiden AS Donald Trump dilaporkan belum mengambil keputusan mengenai skenario mana pun.&#13;
&#13;
Operasi darat potensial apa pun dianggap sebagai &amp;ldquo;hipotetis&amp;rdquo; oleh para pejabat Gedung Putih.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) sedang mempersiapkan opsi militer untuk memberi &amp;ldquo;pukulan terakhir&amp;rdquo; terhadap Iran dalam perang yang telah berlangsung hampir empat pekan. Opsi tersebut dilaporkan melibatkan penggunaan pasukan darat dan pemboman besar-besaran, menurut laporan Axios yang mengutip dua pejabat AS dan dua sumber yang mengetahui masalah tersebut.&#13;
&#13;
Menurut laporan itu, &amp;ldquo;eskalasi militer yang dramatis&amp;rdquo; diperkirakan akan terjadi jika tidak ada kemajuan dalam pembicaraan antara Teheran dan Washington. Iran menolak adanya pembicaraan dengan AS dan membantah klaim dari Trump.&#13;
&#13;
Sumber-sumber tersebut mengatakan bahwa opsi seperti invasi ke pulau-pulau strategis penting &amp;mdash; Kharg, Larak, Abu Musa, dan lainnya &amp;mdash; bersama dengan blokade kapal-kapal pembawa minyak Iran di sebelah timur Selat Hormuz, sedang dipertimbangkan.&#13;
&#13;
Beberapa pejabat AS percaya bahwa &amp;ldquo;unjuk kekuatan yang luar biasa&amp;rdquo; untuk mengakhiri konflik akan memberi AS pengaruh lebih besar dalam negosiasi.&#13;
&#13;
Sebuah sumber yang mengetahui upaya negosiasi mengatakan bahwa Turki, Pakistan, dan Mesir terus berupaya mengatur pembicaraan antara pihak-pihak terkait. Sumber tersebut mencatat bahwa Iran telah menolak tuntutan awal AS, tetapi belum sepenuhnya menarik diri dari negosiasi.&#13;
&#13;
Terlepas dari pernyataan itu, Presiden AS Donald Trump dilaporkan belum mengambil keputusan mengenai skenario mana pun.&#13;
&#13;
Operasi darat potensial apa pun dianggap sebagai &amp;ldquo;hipotetis&amp;rdquo; oleh para pejabat Gedung Putih.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
