<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Mobil DLH Diduga Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, Ini Kata Pramono</title><description>Ia justru berterima kasih karena kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi pengelolaan sampah di Ibu Kota.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/28/338/3209178/viral-mobil-dlh-diduga-buang-sampah-ke-kali-pesanggrahan-ini-kata-pramono</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/28/338/3209178/viral-mobil-dlh-diduga-buang-sampah-ke-kali-pesanggrahan-ini-kata-pramono"/><item><title>Viral Mobil DLH Diduga Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, Ini Kata Pramono</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/28/338/3209178/viral-mobil-dlh-diduga-buang-sampah-ke-kali-pesanggrahan-ini-kata-pramono</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/28/338/3209178/viral-mobil-dlh-diduga-buang-sampah-ke-kali-pesanggrahan-ini-kata-pramono</guid><pubDate>Sabtu 28 Maret 2026 04:07 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/28/338/3209178/pramono_anung-VmTt_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral Mobil DLH Diduga Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, Ini Kata Pramono (Danandaya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/28/338/3209178/pramono_anung-VmTt_large.jpg</image><title>Viral Mobil DLH Diduga Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, Ini Kata Pramono (Danandaya)</title></images><description>JAKARTA - Media sosial dihebohkan mobil DLH DKI Jakarta diduga membuang sampah ke Kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Lokasi tersebut merupakan emplasemen atau tempat penampungan sementara sampah yang berada di badan sungai.&#13;
&#13;
Merespons viralnya insiden itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku tidak sedih. Ia justru berterima kasih karena kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi pengelolaan sampah di Ibu Kota.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemarin kejadian Pesanggrahan, saya terus terang berterima kasih bukan malah apa sedih, enggak. Saya berterima kasih banget,&amp;quot; ujar Pramono di Jakarta Pusat, Jumat (27/3).&#13;
&#13;
Usai kejadian itu, Pemprov DKI Jakarta memutuskan tidak mengizinkan tempat penampungan sementara di badan sungai. Ia menilai lokasi penampungan sementara seperti itu tidak efisien dan manajemennya rumit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena dengan demikian saya akhirnya memutuskan bahwa tidak boleh lagi ada tempat penampungan sementara yang seperti itu,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, lokasi penampungan sementara sampah seperti itu berpotensi menambah biaya operasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cost-nya pasti juga semakin tinggi, maka penampungan sementara tidak diizinkan, tidak diperbolehkan,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Ke depannya, Pemprov DKI Jakarta, kata Pramono, akan mengatur ketat lokasi penampungan sementara sampah sebelum diolah lebih lanjut di TPST Bantargebang ataupun RDF Rorotan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga dengan demikian nanti dari tempat-tempat pengumpulan kita akan atur untuk kembali apakah dia akan dibawa ke Bantargebang atau ke Rorotan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Media sosial dihebohkan mobil DLH DKI Jakarta diduga membuang sampah ke Kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Lokasi tersebut merupakan emplasemen atau tempat penampungan sementara sampah yang berada di badan sungai.&#13;
&#13;
Merespons viralnya insiden itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku tidak sedih. Ia justru berterima kasih karena kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi pengelolaan sampah di Ibu Kota.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemarin kejadian Pesanggrahan, saya terus terang berterima kasih bukan malah apa sedih, enggak. Saya berterima kasih banget,&amp;quot; ujar Pramono di Jakarta Pusat, Jumat (27/3).&#13;
&#13;
Usai kejadian itu, Pemprov DKI Jakarta memutuskan tidak mengizinkan tempat penampungan sementara di badan sungai. Ia menilai lokasi penampungan sementara seperti itu tidak efisien dan manajemennya rumit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena dengan demikian saya akhirnya memutuskan bahwa tidak boleh lagi ada tempat penampungan sementara yang seperti itu,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, lokasi penampungan sementara sampah seperti itu berpotensi menambah biaya operasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cost-nya pasti juga semakin tinggi, maka penampungan sementara tidak diizinkan, tidak diperbolehkan,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Ke depannya, Pemprov DKI Jakarta, kata Pramono, akan mengatur ketat lokasi penampungan sementara sampah sebelum diolah lebih lanjut di TPST Bantargebang ataupun RDF Rorotan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga dengan demikian nanti dari tempat-tempat pengumpulan kita akan atur untuk kembali apakah dia akan dibawa ke Bantargebang atau ke Rorotan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
