<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono: Ada Pendatang ke Jakarta yang Belum Paham Kondisi Ibu Kota</title><description>Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan pihaknya mulai mendata para pendatang yang datang ke ibu kota setelah arus mudik Lebaran 2026.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/30/338/3209529/pramono-ada-pendatang-ke-jakarta-yang-belum-paham-kondisi-ibu-kota</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/30/338/3209529/pramono-ada-pendatang-ke-jakarta-yang-belum-paham-kondisi-ibu-kota"/><item><title>Pramono: Ada Pendatang ke Jakarta yang Belum Paham Kondisi Ibu Kota</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/30/338/3209529/pramono-ada-pendatang-ke-jakarta-yang-belum-paham-kondisi-ibu-kota</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/30/338/3209529/pramono-ada-pendatang-ke-jakarta-yang-belum-paham-kondisi-ibu-kota</guid><pubDate>Senin 30 Maret 2026 12:35 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/30/338/3209529/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-2xGd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/30/338/3209529/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-2xGd_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan pihaknya mulai mendata para pendatang yang datang ke ibu kota setelah arus mudik Lebaran 2026.&#13;
&#13;
Pramono mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan adanya sejumlah pendatang yang datang tanpa memahami kondisi Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini kami sudah mulai mendapatkan laporan ada beberapa pendatang yang belum mengetahui kondisi Jakarta ketika tiba di sini. Yang seperti itu tentu akan didata,&amp;rdquo; ujar Pramono di DPRD DKI Jakarta, Senin (30/3/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, para pendatang tersebut umumnya datang dengan harapan memperoleh pekerjaan dan memperbaiki taraf hidup.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rata-rata mereka datang dengan harapan bisa mencari peluang kerja di Jakarta,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski terjadi peningkatan jumlah pendatang, Pramono memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan melakukan operasi yustisia. Ia menegaskan bahwa Jakarta tetap terbuka bagi siapa pun yang ingin datang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemerintah DKI Jakarta bersama DPRD tidak akan melakukan operasi yustisia,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Namun demikian, ia mengingatkan agar para pendatang mempersiapkan diri dengan baik sebelum memutuskan datang ke ibu kota, termasuk memiliki kemampuan dan kesiapan untuk bersaing di dunia kerja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap siapa pun yang datang ke Jakarta untuk bekerja memiliki kapasitas dan kapabilitas yang memadai,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan pihaknya mulai mendata para pendatang yang datang ke ibu kota setelah arus mudik Lebaran 2026.&#13;
&#13;
Pramono mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan adanya sejumlah pendatang yang datang tanpa memahami kondisi Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini kami sudah mulai mendapatkan laporan ada beberapa pendatang yang belum mengetahui kondisi Jakarta ketika tiba di sini. Yang seperti itu tentu akan didata,&amp;rdquo; ujar Pramono di DPRD DKI Jakarta, Senin (30/3/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, para pendatang tersebut umumnya datang dengan harapan memperoleh pekerjaan dan memperbaiki taraf hidup.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rata-rata mereka datang dengan harapan bisa mencari peluang kerja di Jakarta,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski terjadi peningkatan jumlah pendatang, Pramono memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan melakukan operasi yustisia. Ia menegaskan bahwa Jakarta tetap terbuka bagi siapa pun yang ingin datang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemerintah DKI Jakarta bersama DPRD tidak akan melakukan operasi yustisia,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Namun demikian, ia mengingatkan agar para pendatang mempersiapkan diri dengan baik sebelum memutuskan datang ke ibu kota, termasuk memiliki kemampuan dan kesiapan untuk bersaing di dunia kerja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap siapa pun yang datang ke Jakarta untuk bekerja memiliki kapasitas dan kapabilitas yang memadai,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
