<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Detik-Detik 2 Prajurit TNI Gugur Diserang Israel di Lebanon saat Kawal Pasukan UNIFIL</title><description>TNI dalam melaksanakan penugasan Pasukan Pemeliharaan Perdamaian tetap mengutamakan keselamatan prajurit dengan tetap meningkatkan kewaspadaan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/31/337/3209763/detik-detik-2-prajurit-tni-gugur-diserang-israel-di-lebanon-saat-kawal-pasukan-unifil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/31/337/3209763/detik-detik-2-prajurit-tni-gugur-diserang-israel-di-lebanon-saat-kawal-pasukan-unifil"/><item><title>Detik-Detik 2 Prajurit TNI Gugur Diserang Israel di Lebanon saat Kawal Pasukan UNIFIL</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/31/337/3209763/detik-detik-2-prajurit-tni-gugur-diserang-israel-di-lebanon-saat-kawal-pasukan-unifil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/31/337/3209763/detik-detik-2-prajurit-tni-gugur-diserang-israel-di-lebanon-saat-kawal-pasukan-unifil</guid><pubDate>Selasa 31 Maret 2026 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/31/337/3209763/tni-rZkf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Detik-Detik 2 Prajurit TNI Gugur Diserang Israel di Lebanon saat Kawal Pasukan UNIFIL/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/31/337/3209763/tni-rZkf_large.jpg</image><title>Detik-Detik 2 Prajurit TNI Gugur Diserang Israel di Lebanon saat Kawal Pasukan UNIFIL/ist</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dua anggota&amp;nbsp;TNI tewas&amp;nbsp;saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon ( UNIFIL ) di Lebanon. Keduanya adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah &amp;nbsp;menerangkan, berdasarkan laporan dari daerah penugasan, insiden tersebut terjadi pada saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR).&#13;
&#13;
Kegiatan ini dalam rangka melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU) dalam rangka tugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL&amp;nbsp; United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, di mana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya Prajurit TNI atas nama Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan,&amp;rdquo; kata Aulia, Selasa (31/3/2026).&#13;
&#13;
Aulia melanjutkan, dua prajurit lainnya juga mengalami luka-luka yaitu, Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto. Saat ini keduanya sudah dievakuasi dan dalam penanganan medis di Rumah Sakit St. George Beirut, Lebanon.&#13;
&#13;
Aulia menambahkan, TNI dalam melaksanakan penugasan Pasukan Pemeliharaan Perdamaian tetap mengutamakan keselamatan prajurit dengan tetap meningkatkan kewaspadaan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk mengetahui penyebab insiden tersebut UNIFIL saat ini sedang melaksanakan investigasi, TNI juga terus memonitor perkembangan situasi serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi dihadapkan pada dinamika di Daerah Misi Lebanon,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebagai informasi pada Minggu (29/3), seorang personel penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Praka Farizal Rhomadon, gugur akibat serangan artileri tidak langsung di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dua anggota&amp;nbsp;TNI tewas&amp;nbsp;saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon ( UNIFIL ) di Lebanon. Keduanya adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah &amp;nbsp;menerangkan, berdasarkan laporan dari daerah penugasan, insiden tersebut terjadi pada saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR).&#13;
&#13;
Kegiatan ini dalam rangka melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU) dalam rangka tugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL&amp;nbsp; United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, di mana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya Prajurit TNI atas nama Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan,&amp;rdquo; kata Aulia, Selasa (31/3/2026).&#13;
&#13;
Aulia melanjutkan, dua prajurit lainnya juga mengalami luka-luka yaitu, Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto. Saat ini keduanya sudah dievakuasi dan dalam penanganan medis di Rumah Sakit St. George Beirut, Lebanon.&#13;
&#13;
Aulia menambahkan, TNI dalam melaksanakan penugasan Pasukan Pemeliharaan Perdamaian tetap mengutamakan keselamatan prajurit dengan tetap meningkatkan kewaspadaan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk mengetahui penyebab insiden tersebut UNIFIL saat ini sedang melaksanakan investigasi, TNI juga terus memonitor perkembangan situasi serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi dihadapkan pada dinamika di Daerah Misi Lebanon,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebagai informasi pada Minggu (29/3), seorang personel penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Praka Farizal Rhomadon, gugur akibat serangan artileri tidak langsung di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
