<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Menegangkan Prajurit TNI Pembebas Sandera Mapenduma Ditembaki Tentara Israel di Lebanon</title><description>Muhtar yang pernah menjadi pasukan di bawah pimpinan Prabowo Subianto masih ingat salah satu instruksi komandannya tersebut. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/31/337/3209850/kisah-menegangkan-prajurit-tni-pembebas-sandera-mapenduma-ditembaki-tentara-israel-di-lebanon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/31/337/3209850/kisah-menegangkan-prajurit-tni-pembebas-sandera-mapenduma-ditembaki-tentara-israel-di-lebanon"/><item><title>Kisah Menegangkan Prajurit TNI Pembebas Sandera Mapenduma Ditembaki Tentara Israel di Lebanon</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/31/337/3209850/kisah-menegangkan-prajurit-tni-pembebas-sandera-mapenduma-ditembaki-tentara-israel-di-lebanon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/31/337/3209850/kisah-menegangkan-prajurit-tni-pembebas-sandera-mapenduma-ditembaki-tentara-israel-di-lebanon</guid><pubDate>Selasa 31 Maret 2026 20:32 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/31/337/3209850/tni-4Rfk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Serka (Purn) Muhtar Efendi saat di Lebanon/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/31/337/3209850/tni-4Rfk_large.jpg</image><title>Serka (Purn) Muhtar Efendi saat di Lebanon/ist</title></images><description>JAKARTA - Tiga prajurit TNI gugur usai menjadi korban serangan Israel di Lebanon. Adapun anggota TNI tersebut tewas saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon ( UNIFIL ) di Lebanon.&#13;
&#13;
Ketiganya adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.&#13;
&#13;
Mantan anggota Batalyon Mekanik Garuda E/UNIFIL, Serka (Purn) Muhtar Efendi, mempunyai pengalaman menegangkan saat menjadi Binta CIMIC PBB (Civil and Military in Cooperation) di Basecamp Atsid Al Qusayr Lebanon.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyerangan oleh Israel terhadap Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon ternyata sudah pernah terjadi sebelumnya, yakni pada tahun 2009,&amp;rdquo; ujar Muhtar Efendi, kepada Okezone, Selasa (31/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Keliru posisi berdiri bisa berisiko maut, untung tembakan Israel bisa kami redam,&amp;quot; lanjut mantan Prajurit dari &amp;nbsp;Batalyon Infanteri Lintas Udara 330/Kostrad&amp;nbsp;tersebut.&#13;
&#13;
Muhtar yang pernah diterjunkan ke Papua untuk membebaskan sandera dalam Operasi Mapenduma di bawah pimpinan Prabowo yang saat itu berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen), mengungkapkan ketegangan saat di Lebanon.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nyaris tidak ada kosa kata yang bisa merepresentasikan ketegangan tingkat tinggi selama penugasan di Lebanon. Lebih mencekam daripada suasana saat saya bertugas di Papua, Aceh, dan Timor Timur,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Muhtar yang pernah menjadi pasukan di bawah pimpinan Prabowo Subianto masih ingat salah satu instruksi komandannya tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalian harus rajin latihan. Urusan lain-lain, dosanya saya yang tanggung!. Beliau memang dahsyat dalam mendoktrin pasukan!&amp;quot; kenang Muhtar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setelah mengakhiri masa pengabdiannya di TNI, Muhtar kini bekerja sebagai praktisi hukum yang menangani klien pada berbagai perkara&#13;
&#13;
.&amp;ldquo;Saya pernah memenangkan praperadilan melawan Polda Jawa Barat. Klien saya Pegi &amp;nbsp;Setiawan, sempat ditersangkakan pasca ditahan dengan status DPO terkait kematian Eky dan Vina beberapa tahun lalu,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Tiga prajurit TNI gugur usai menjadi korban serangan Israel di Lebanon. Adapun anggota TNI tersebut tewas saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon ( UNIFIL ) di Lebanon.&#13;
&#13;
Ketiganya adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.&#13;
&#13;
Mantan anggota Batalyon Mekanik Garuda E/UNIFIL, Serka (Purn) Muhtar Efendi, mempunyai pengalaman menegangkan saat menjadi Binta CIMIC PBB (Civil and Military in Cooperation) di Basecamp Atsid Al Qusayr Lebanon.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyerangan oleh Israel terhadap Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon ternyata sudah pernah terjadi sebelumnya, yakni pada tahun 2009,&amp;rdquo; ujar Muhtar Efendi, kepada Okezone, Selasa (31/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Keliru posisi berdiri bisa berisiko maut, untung tembakan Israel bisa kami redam,&amp;quot; lanjut mantan Prajurit dari &amp;nbsp;Batalyon Infanteri Lintas Udara 330/Kostrad&amp;nbsp;tersebut.&#13;
&#13;
Muhtar yang pernah diterjunkan ke Papua untuk membebaskan sandera dalam Operasi Mapenduma di bawah pimpinan Prabowo yang saat itu berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen), mengungkapkan ketegangan saat di Lebanon.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nyaris tidak ada kosa kata yang bisa merepresentasikan ketegangan tingkat tinggi selama penugasan di Lebanon. Lebih mencekam daripada suasana saat saya bertugas di Papua, Aceh, dan Timor Timur,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Muhtar yang pernah menjadi pasukan di bawah pimpinan Prabowo Subianto masih ingat salah satu instruksi komandannya tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalian harus rajin latihan. Urusan lain-lain, dosanya saya yang tanggung!. Beliau memang dahsyat dalam mendoktrin pasukan!&amp;quot; kenang Muhtar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setelah mengakhiri masa pengabdiannya di TNI, Muhtar kini bekerja sebagai praktisi hukum yang menangani klien pada berbagai perkara&#13;
&#13;
.&amp;ldquo;Saya pernah memenangkan praperadilan melawan Polda Jawa Barat. Klien saya Pegi &amp;nbsp;Setiawan, sempat ditersangkakan pasca ditahan dengan status DPO terkait kematian Eky dan Vina beberapa tahun lalu,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
