<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polda Metro Jaya Limpahkan Kasus Penyiraman Andrie Yunus ke Puspom TNI</title><description>Polda Metro Jaya resmi melimpahkan kasus penyiraman air keras Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, ke Puspom TNI.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/31/338/3209719/polda-metro-jaya-limpahkan-kasus-penyiraman-andrie-yunus-ke-puspom-tni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/03/31/338/3209719/polda-metro-jaya-limpahkan-kasus-penyiraman-andrie-yunus-ke-puspom-tni"/><item><title>Polda Metro Jaya Limpahkan Kasus Penyiraman Andrie Yunus ke Puspom TNI</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/03/31/338/3209719/polda-metro-jaya-limpahkan-kasus-penyiraman-andrie-yunus-ke-puspom-tni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/03/31/338/3209719/polda-metro-jaya-limpahkan-kasus-penyiraman-andrie-yunus-ke-puspom-tni</guid><pubDate>Selasa 31 Maret 2026 10:32 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/31/338/3209719/rdp_polda_metro_jaya_dan_komisi_iii_dpr-1Ja5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polda Metro Jaya Limpahkan Kasus Penyiraman Andrie Yunus ke Puspom TNI (Achmad Al Fiqri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/31/338/3209719/rdp_polda_metro_jaya_dan_komisi_iii_dpr-1Ja5_large.jpg</image><title>Polda Metro Jaya Limpahkan Kasus Penyiraman Andrie Yunus ke Puspom TNI (Achmad Al Fiqri)</title></images><description>JAKARTA - Polda Metro Jaya melimpahkan kasus penyiraman air keras Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, ke Puspom TNI.&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkenankan kami menyampaikan, perkembangan hasil penyelidikan yang kami lakukan terkait dengan suatu peristiwa hukum yang terjadi dan menimpa eh, Saudara Andri Yunus,&amp;quot; ucap Iman.&#13;
&#13;
Ia mengaku, pihaknya telah melakukan penyelidikan sejak menerima laporan penyiraman air keras terhadap Andrie.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari hasil penyelidikan tersebut, setelah kami menemukan fakta-fakta dari hasil penyelidikan tersebut, kemudian saat ini dapat kami laporkan kepada pimpinan bahwa permasalahan tersebut sudah kami limpahkan ke Puspom TNI,&amp;quot; tutur Iman.&#13;
&#13;
Sebelumnya, polisi telah mengidentifikasi pelaku penyiram air keras terhadap Andrie. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan menggunakan dua motor.&#13;
&#13;
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menegaskan hal itu dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya pada Senin (16/3/2026). Polda Metro Jaya menyebut pelaku berinisial BHC dan MAK.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan 2 sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1,&amp;quot; kata Imanuddin.&#13;
&#13;
Iman menjelaskan, aksi penyiraman air keras itu terjadi di Jalan Salemba 1, tepatnya persimpangan Jalan Talang, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) pukul 20.37 WIB. Polisi juga memperoleh rekaman CCTV untuk menyelidiki kasus ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Puji syukur kita memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas sehingga ini sangat membantu di dalam proses penyelidikan dan penyidikan kami,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dia mengungkapkan, satu motor yang ditumpangi OTK 1 dan OTK 2 ini kabur dengan melawan arus di Jalan Salemba menuju Pasar Senen. Pelaku kemudian ke Jalan Kramat Raya, Tugu Tani, ke arah Stasiun Gondangdia dan selanjutnya menuju wilayah Jakarta Selatan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polda Metro Jaya melimpahkan kasus penyiraman air keras Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, ke Puspom TNI.&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkenankan kami menyampaikan, perkembangan hasil penyelidikan yang kami lakukan terkait dengan suatu peristiwa hukum yang terjadi dan menimpa eh, Saudara Andri Yunus,&amp;quot; ucap Iman.&#13;
&#13;
Ia mengaku, pihaknya telah melakukan penyelidikan sejak menerima laporan penyiraman air keras terhadap Andrie.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari hasil penyelidikan tersebut, setelah kami menemukan fakta-fakta dari hasil penyelidikan tersebut, kemudian saat ini dapat kami laporkan kepada pimpinan bahwa permasalahan tersebut sudah kami limpahkan ke Puspom TNI,&amp;quot; tutur Iman.&#13;
&#13;
Sebelumnya, polisi telah mengidentifikasi pelaku penyiram air keras terhadap Andrie. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan menggunakan dua motor.&#13;
&#13;
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menegaskan hal itu dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya pada Senin (16/3/2026). Polda Metro Jaya menyebut pelaku berinisial BHC dan MAK.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan 2 sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1,&amp;quot; kata Imanuddin.&#13;
&#13;
Iman menjelaskan, aksi penyiraman air keras itu terjadi di Jalan Salemba 1, tepatnya persimpangan Jalan Talang, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) pukul 20.37 WIB. Polisi juga memperoleh rekaman CCTV untuk menyelidiki kasus ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Puji syukur kita memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas sehingga ini sangat membantu di dalam proses penyelidikan dan penyidikan kami,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dia mengungkapkan, satu motor yang ditumpangi OTK 1 dan OTK 2 ini kabur dengan melawan arus di Jalan Salemba menuju Pasar Senen. Pelaku kemudian ke Jalan Kramat Raya, Tugu Tani, ke arah Stasiun Gondangdia dan selanjutnya menuju wilayah Jakarta Selatan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
