<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono Akui Masalah Sampah Jakarta Belum Rampung</title><description>Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengakui persoalan tumpukan sampah di Ibu Kota belum sepenuhnya terselesaikan. Meski demikian, Pemprov DKI terus mempercepat proses pengangkutan agar kondisi segera membaik.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/01/338/3209994/pramono-akui-masalah-sampah-jakarta-belum-rampung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/01/338/3209994/pramono-akui-masalah-sampah-jakarta-belum-rampung"/><item><title>Pramono Akui Masalah Sampah Jakarta Belum Rampung</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/01/338/3209994/pramono-akui-masalah-sampah-jakarta-belum-rampung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/01/338/3209994/pramono-akui-masalah-sampah-jakarta-belum-rampung</guid><pubDate>Rabu 01 April 2026 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/01/338/3209994/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-EKaq_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/01/338/3209994/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-EKaq_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengakui persoalan tumpukan sampah di Ibu Kota belum sepenuhnya terselesaikan. Meski demikian, Pemprov DKI terus mempercepat proses pengangkutan agar kondisi segera membaik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk sampah memang belum semuanya selesai. Namun, sampah di TPS mulai berkurang. Bahwa belum semuanya terselesaikan, iya,&amp;quot; kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (1/4/2026).&#13;
&#13;
Sebagai contoh, tumpukan sampah sempat menggunung di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov DKI menambah armada pengangkutan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Contohnya di Kramat Jati, kami tambah 20 truk baru untuk mengurangi tumpukan. Mungkin perlu waktu sebentar lagi akan terselesaikan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Permasalahan sampah ini juga dipicu oleh insiden longsor di zona 4A TPST Bantargebang, Kota Bekasi, yang menyebabkan proses pembuangan sempat terganggu karena area tersebut ditutup sementara.&#13;
&#13;
Pramono mengungkapkan, operasional zona 4A hingga kini belum sepenuhnya normal pasca-longsor, meskipun sudah dapat digunakan kembali secara terbatas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Intinya belum normal. Zona 4A itu belum normal,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengakui persoalan tumpukan sampah di Ibu Kota belum sepenuhnya terselesaikan. Meski demikian, Pemprov DKI terus mempercepat proses pengangkutan agar kondisi segera membaik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk sampah memang belum semuanya selesai. Namun, sampah di TPS mulai berkurang. Bahwa belum semuanya terselesaikan, iya,&amp;quot; kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (1/4/2026).&#13;
&#13;
Sebagai contoh, tumpukan sampah sempat menggunung di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov DKI menambah armada pengangkutan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Contohnya di Kramat Jati, kami tambah 20 truk baru untuk mengurangi tumpukan. Mungkin perlu waktu sebentar lagi akan terselesaikan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Permasalahan sampah ini juga dipicu oleh insiden longsor di zona 4A TPST Bantargebang, Kota Bekasi, yang menyebabkan proses pembuangan sempat terganggu karena area tersebut ditutup sementara.&#13;
&#13;
Pramono mengungkapkan, operasional zona 4A hingga kini belum sepenuhnya normal pasca-longsor, meskipun sudah dapat digunakan kembali secara terbatas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Intinya belum normal. Zona 4A itu belum normal,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
