<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Razman Klaim Ada Dugaan Aliran Dana Rp50 Miliar di Balik Isu Ijazah Jokowi</title><description>Ketua Umum Kami Jokowi-Gibran, Razman Nasution, mengaku menerima informasi terkait dugaan aliran dana sebesar Rp50 miliar yang disebut-sebut untuk menggerakkan isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/02/337/3210322/razman-klaim-ada-dugaan-aliran-dana-rp50-miliar-di-balik-isu-ijazah-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/02/337/3210322/razman-klaim-ada-dugaan-aliran-dana-rp50-miliar-di-balik-isu-ijazah-jokowi"/><item><title>Razman Klaim Ada Dugaan Aliran Dana Rp50 Miliar di Balik Isu Ijazah Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/02/337/3210322/razman-klaim-ada-dugaan-aliran-dana-rp50-miliar-di-balik-isu-ijazah-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/02/337/3210322/razman-klaim-ada-dugaan-aliran-dana-rp50-miliar-di-balik-isu-ijazah-jokowi</guid><pubDate>Kamis 02 April 2026 23:30 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/02/337/3210322/ketua_umum_kami_jokowi_razman_arif_nasution-HXif_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum Kami Jokowi Razman Arif Nasution (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/02/337/3210322/ketua_umum_kami_jokowi_razman_arif_nasution-HXif_large.jpg</image><title>Ketua Umum Kami Jokowi Razman Arif Nasution (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Kami Jokowi-Gibran, Razman Nasution, mengaku menerima informasi terkait dugaan aliran dana sebesar Rp50 miliar yang disebut-sebut untuk menggerakkan isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.&#13;
&#13;
Menurut Razman, dana tersebut diduga berasal dari dua pihak yang ia sebut sebagai &amp;ldquo;bohir&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada informasi yang kami terima terkait aliran dana Rp50 miliar dari dua bohir,&amp;rdquo; ujar Razman dalam program INTERUPSI, Kamis (2/4/2026).&#13;
&#13;
Ia juga menyebut adanya dugaan keterlibatan seorang mantan pejabat yang disebut berperan dalam mengondisikan isu tersebut, termasuk dalam kemunculan seorang pengacara berinisial AK.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Disebutkan ada mantan pejabat yang mengondisikan situasi, termasuk keberadaan pengacara berinisial AK. Jadi seolah ada yang mendesain ini,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Razman menyatakan bahwa informasi mengenai dugaan aliran dana tersebut kemungkinan akan diungkap oleh Rismon Sianipar, yang saat ini berstatus tersangka dalam kasus dugaan fitnah ijazah.&#13;
&#13;
Ia menyebut, pengungkapan itu dapat terjadi setelah adanya keputusan hukum berupa Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari kepolisian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mendapat informasi, jika SP3 diterima, maka Rismon akan menggelar konferensi pers untuk mengungkap hal ini,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran dugaan aliran dana tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Kami Jokowi-Gibran, Razman Nasution, mengaku menerima informasi terkait dugaan aliran dana sebesar Rp50 miliar yang disebut-sebut untuk menggerakkan isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.&#13;
&#13;
Menurut Razman, dana tersebut diduga berasal dari dua pihak yang ia sebut sebagai &amp;ldquo;bohir&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada informasi yang kami terima terkait aliran dana Rp50 miliar dari dua bohir,&amp;rdquo; ujar Razman dalam program INTERUPSI, Kamis (2/4/2026).&#13;
&#13;
Ia juga menyebut adanya dugaan keterlibatan seorang mantan pejabat yang disebut berperan dalam mengondisikan isu tersebut, termasuk dalam kemunculan seorang pengacara berinisial AK.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Disebutkan ada mantan pejabat yang mengondisikan situasi, termasuk keberadaan pengacara berinisial AK. Jadi seolah ada yang mendesain ini,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Razman menyatakan bahwa informasi mengenai dugaan aliran dana tersebut kemungkinan akan diungkap oleh Rismon Sianipar, yang saat ini berstatus tersangka dalam kasus dugaan fitnah ijazah.&#13;
&#13;
Ia menyebut, pengungkapan itu dapat terjadi setelah adanya keputusan hukum berupa Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari kepolisian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mendapat informasi, jika SP3 diterima, maka Rismon akan menggelar konferensi pers untuk mengungkap hal ini,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran dugaan aliran dana tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
