<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Iran Beri 4 Syarat untuk Akhiri Perang dengan AS dan Israel</title><description>Perang AS - Israel dan Iran telah memasuki bulan kedua.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/04/18/3210454/iran-beri-4-syarat-untuk-akhiri-perang-dengan-as-dan-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/04/18/3210454/iran-beri-4-syarat-untuk-akhiri-perang-dengan-as-dan-israel"/><item><title>Iran Beri 4 Syarat untuk Akhiri Perang dengan AS dan Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/04/18/3210454/iran-beri-4-syarat-untuk-akhiri-perang-dengan-as-dan-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/04/18/3210454/iran-beri-4-syarat-untuk-akhiri-perang-dengan-as-dan-israel</guid><pubDate>Sabtu 04 April 2026 00:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/03/18/3210454/ilustrasi-xRC5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/03/18/3210454/ilustrasi-xRC5_large.jpg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Iran menetapkan empat syarat utama untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, demikian disampaikan Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pernyataannya kepada kantor berita TASS Rusia, Jalali mengatakan syarat-syarat Teheran untuk menghentikan konflik tersebut, yakni: penghentian agresi secara menyeluruh dan final, pemberian jaminan objektif untuk mencegah terulangnya perang, kompensasi penuh atas kerusakan materiil dan moral, serta penghormatan terhadap yurisdiksi Iran atas Selat Hormuz untuk memastikan keamanan maritim.&#13;
&#13;
Dilansir Middle East Monitor, ia mengatakan bahwa meskipun Iran menghargai upaya mediasi, perdamaian bergantung pada kepatuhan terhadap komitmen-komitmen ini. Jalali menambahkan bahwa Teheran tetap terbuka terhadap inisiatif &amp;ldquo;konstruktif dan tulus&amp;rdquo; yang bertujuan memulihkan stabilitas di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
Jalali menekankan bahwa setiap usulan gencatan senjata atau penyelesaian jangka panjang harus mencerminkan realitas di lapangan dan memenuhi apa yang ia gambarkan sebagai persyaratan hukum dan politik untuk perdamaian yang adil.&#13;
&#13;
Ia juga menegaskan kembali bahwa Iran akan terus menjalankan apa yang disebutnya sebagai hak untuk membela diri hingga sumber ancaman yang dirasakan dihilangkan, serta mencatat koordinasi berkelanjutan dengan sekutu strategis, termasuk Rusia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa kepemimpinan Iran telah mendekati Washington dengan permintaan gencatan senjata, dan menggambarkan kepemimpinan Iran saat ini sebagai &amp;ldquo;kurang garis keras&amp;rdquo; dibandingkan sebelumnya.&#13;
&#13;
Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mempertimbangkan permintaan tersebut setelah Selat Hormuz dibuka kembali dan navigasi maritim diamankan, menambahkan bahwa operasi militer akan terus berlanjut hingga kondisi tersebut terpenuhi.&#13;
&#13;
Teheran telah membantah klaim Trump tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Iran menetapkan empat syarat utama untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, demikian disampaikan Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pernyataannya kepada kantor berita TASS Rusia, Jalali mengatakan syarat-syarat Teheran untuk menghentikan konflik tersebut, yakni: penghentian agresi secara menyeluruh dan final, pemberian jaminan objektif untuk mencegah terulangnya perang, kompensasi penuh atas kerusakan materiil dan moral, serta penghormatan terhadap yurisdiksi Iran atas Selat Hormuz untuk memastikan keamanan maritim.&#13;
&#13;
Dilansir Middle East Monitor, ia mengatakan bahwa meskipun Iran menghargai upaya mediasi, perdamaian bergantung pada kepatuhan terhadap komitmen-komitmen ini. Jalali menambahkan bahwa Teheran tetap terbuka terhadap inisiatif &amp;ldquo;konstruktif dan tulus&amp;rdquo; yang bertujuan memulihkan stabilitas di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
Jalali menekankan bahwa setiap usulan gencatan senjata atau penyelesaian jangka panjang harus mencerminkan realitas di lapangan dan memenuhi apa yang ia gambarkan sebagai persyaratan hukum dan politik untuk perdamaian yang adil.&#13;
&#13;
Ia juga menegaskan kembali bahwa Iran akan terus menjalankan apa yang disebutnya sebagai hak untuk membela diri hingga sumber ancaman yang dirasakan dihilangkan, serta mencatat koordinasi berkelanjutan dengan sekutu strategis, termasuk Rusia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa kepemimpinan Iran telah mendekati Washington dengan permintaan gencatan senjata, dan menggambarkan kepemimpinan Iran saat ini sebagai &amp;ldquo;kurang garis keras&amp;rdquo; dibandingkan sebelumnya.&#13;
&#13;
Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mempertimbangkan permintaan tersebut setelah Selat Hormuz dibuka kembali dan navigasi maritim diamankan, menambahkan bahwa operasi militer akan terus berlanjut hingga kondisi tersebut terpenuhi.&#13;
&#13;
Teheran telah membantah klaim Trump tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
