<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus 4 Pekerja Tewas di Jaksel, Polisi Telusuri CCTV dan Saksi</title><description>Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengatakan polisi tengah mengusut ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tewasnya empat pekerja proyek bangunan di kawasan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/04/338/3210558/kasus-4-pekerja-tewas-di-jaksel-polisi-telusuri-cctv-dan-saksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/04/338/3210558/kasus-4-pekerja-tewas-di-jaksel-polisi-telusuri-cctv-dan-saksi"/><item><title>Kasus 4 Pekerja Tewas di Jaksel, Polisi Telusuri CCTV dan Saksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/04/338/3210558/kasus-4-pekerja-tewas-di-jaksel-polisi-telusuri-cctv-dan-saksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/04/338/3210558/kasus-4-pekerja-tewas-di-jaksel-polisi-telusuri-cctv-dan-saksi</guid><pubDate>Sabtu 04 April 2026 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/04/338/3210558/pekerja_tewas-W9Bv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pekerja tewas (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/04/338/3210558/pekerja_tewas-W9Bv_large.jpg</image><title>Pekerja tewas (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengatakan polisi tengah mengusut ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tewasnya empat pekerja proyek bangunan di kawasan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sedang dilakukan pengusutan terkait ada tidaknya unsur pidana. Saat ini juga sedang ditelusuri CCTV di sekitar lokasi serta keterangan dari saksi-saksi,&amp;quot; ujarnya kepada wartawan, Sabtu (4/4/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, polisi menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi yang diduga merekam peristiwa tersebut. Selain itu, pemeriksaan terhadap sejumlah saksi juga tengah dilakukan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, dalam peristiwa tersebut empat orang meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya mengalami sesak napas dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.&#13;
&#13;
Adapun empat pekerja yang tewas masing-masing berinisial YN (32), warga asal Subang; MW (62), warga asal Cianjur; TS (63), warga asal Bandung Barat; dan MF (19), warga asal Bandung Barat.&#13;
&#13;
Sementara itu, tiga korban yang mengalami sesak napas berinisial UJ (41), AJ (37), dan SN (63), yang seluruhnya merupakan warga asal Purwakarta.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengatakan polisi tengah mengusut ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tewasnya empat pekerja proyek bangunan di kawasan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sedang dilakukan pengusutan terkait ada tidaknya unsur pidana. Saat ini juga sedang ditelusuri CCTV di sekitar lokasi serta keterangan dari saksi-saksi,&amp;quot; ujarnya kepada wartawan, Sabtu (4/4/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, polisi menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi yang diduga merekam peristiwa tersebut. Selain itu, pemeriksaan terhadap sejumlah saksi juga tengah dilakukan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, dalam peristiwa tersebut empat orang meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya mengalami sesak napas dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.&#13;
&#13;
Adapun empat pekerja yang tewas masing-masing berinisial YN (32), warga asal Subang; MW (62), warga asal Cianjur; TS (63), warga asal Bandung Barat; dan MF (19), warga asal Bandung Barat.&#13;
&#13;
Sementara itu, tiga korban yang mengalami sesak napas berinisial UJ (41), AJ (37), dan SN (63), yang seluruhnya merupakan warga asal Purwakarta.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
