<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Muncul Sejak Jet Tempur AS Ditembak Jatuh, Trump Dikabarkan Dilarikan ke RS</title><description>Kondisi kesehatan Trump yang telah berusia 79 tahun kerap menjadi bahan spekulasi. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/05/18/3210644/tak-muncul-sejak-jet-tempur-as-ditembak-jatuh-trump-dikabarkan-dilarikan-ke-rs</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/05/18/3210644/tak-muncul-sejak-jet-tempur-as-ditembak-jatuh-trump-dikabarkan-dilarikan-ke-rs"/><item><title>Tak Muncul Sejak Jet Tempur AS Ditembak Jatuh, Trump Dikabarkan Dilarikan ke RS</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/05/18/3210644/tak-muncul-sejak-jet-tempur-as-ditembak-jatuh-trump-dikabarkan-dilarikan-ke-rs</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/05/18/3210644/tak-muncul-sejak-jet-tempur-as-ditembak-jatuh-trump-dikabarkan-dilarikan-ke-rs</guid><pubDate>Minggu 05 April 2026 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/05/18/3210644/presiden_amerika_serikat_donald_trump-xAd3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: X)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/05/18/3210644/presiden_amerika_serikat_donald_trump-xAd3_large.jpg</image><title>Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: X)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Spekulasi mengenai kondisi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berkembang setelah Gedung Putih pada Sabtu (4/4/2026) mengumumkan bahwa ia tidak akan tampil di depan umum untuk sisa hari itu.&#13;
&#13;
Pengumuman tersebut, yang dirilis menyusul insiden penembakan tujuh pesawat AS di atas Iran, memicu spekulasi mengenai kepanikan karena Trump biasanya menghabiskan akhir pekan bermain golf di Mar-a-Lago. Sebagaimana dilaporkan, setidaknya sebuah jet tempur F-15 ditembak jatuh di Iran, memicu operasi pencarian dua pilotnya, yang kemudian menyebabkan dua helikopter Black Hawk juga ditembak jatuh.&#13;
&#13;
Spekulasi lebih jauh mengenai kesehatannya muncul setelah laporan di media sosial menyebut Trump menjalani perawatan di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed. Laporan ini, ditambah memar pada tangan dan pembengkakan kaki yang terlihat dalam beberapa foto terakhir Trump, memunculkan dugaan bahwa ia menderita stroke atau dalam kondisi kesehatan yang buruk.&#13;
&#13;
Bahkan, belakangan muncul rumor bahwa Trump telah meninggal dunia.&#13;
&#13;
Merespons rumor tersebut, juru bicara pribadi Trump, Steven Cheung, membantah bahwa Trump dilarikan ke Walter Reed. Cheung menegaskan bahwa Trump bekerja sepanjang akhir pekan di Gedung Putih.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak pernah ada Presiden yang bekerja lebih keras untuk rakyat Amerika daripada Presiden Trump. Pada akhir pekan Paskah ini, ia telah bekerja tanpa henti di Gedung Putih dan Kantor Oval. Semoga Tuhan memberkatinya,&amp;rdquo; tulis Cheung di X, sebagaimana dilansir Mirror.&#13;
&#13;
Kunjungan Trump sebelumnya ke fasilitas tersebut terjadi pada Oktober, ketika ia dilaporkan menjalani pemindaian MRI. Saat itu Trump tidak menjelaskan alasan pemeriksaan, tetapi mengatakan bahwa hasilnya &amp;ldquo;sangat baik.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Trump, salah satu presiden tertua dalam sejarah AS pada usia 79 tahun, tidak menjelaskan mengapa ia menjalani pemindaian tersebut, yang dapat digunakan untuk mendeteksi berbagai kondisi. &amp;ldquo;Dokter mengatakan [hasilnya] adalah beberapa laporan terbaik yang pernah mereka lihat untuk usia tersebut,&amp;rdquo; tambah Trump.&#13;
&#13;
Tahun lalu, Gedung Putih mengumumkan bahwa Trump telah didiagnosis menderita insufisiensi vena kronis. Sekretaris Pers Karoline Leavitt mengungkapkan bahwa dokter Trump mengidentifikasi kondisi tersebut setelah memperhatikan pembengkakan di kakinya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Insufisiensi vena kronis terjadi ketika pembuluh darah vena di kaki gagal mengembalikan darah ke jantung, sehingga darah menumpuk di tungkai bawah. Barbabella menggambarkan kondisi tersebut sebagai &amp;ldquo;jinak dan umum&amp;rdquo; di antara individu yang lebih tua.&#13;
&#13;
Trump juga baru-baru ini terlihat mengenakan plester kosmetik di punggung tangannya. Gedung Putih mengaitkan memar tersebut dengan jabat tangan berulang, dan menegaskan bahwa hal itu tidak ada hubungannya dengan kondisi vena tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Spekulasi mengenai kondisi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berkembang setelah Gedung Putih pada Sabtu (4/4/2026) mengumumkan bahwa ia tidak akan tampil di depan umum untuk sisa hari itu.&#13;
&#13;
Pengumuman tersebut, yang dirilis menyusul insiden penembakan tujuh pesawat AS di atas Iran, memicu spekulasi mengenai kepanikan karena Trump biasanya menghabiskan akhir pekan bermain golf di Mar-a-Lago. Sebagaimana dilaporkan, setidaknya sebuah jet tempur F-15 ditembak jatuh di Iran, memicu operasi pencarian dua pilotnya, yang kemudian menyebabkan dua helikopter Black Hawk juga ditembak jatuh.&#13;
&#13;
Spekulasi lebih jauh mengenai kesehatannya muncul setelah laporan di media sosial menyebut Trump menjalani perawatan di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed. Laporan ini, ditambah memar pada tangan dan pembengkakan kaki yang terlihat dalam beberapa foto terakhir Trump, memunculkan dugaan bahwa ia menderita stroke atau dalam kondisi kesehatan yang buruk.&#13;
&#13;
Bahkan, belakangan muncul rumor bahwa Trump telah meninggal dunia.&#13;
&#13;
Merespons rumor tersebut, juru bicara pribadi Trump, Steven Cheung, membantah bahwa Trump dilarikan ke Walter Reed. Cheung menegaskan bahwa Trump bekerja sepanjang akhir pekan di Gedung Putih.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak pernah ada Presiden yang bekerja lebih keras untuk rakyat Amerika daripada Presiden Trump. Pada akhir pekan Paskah ini, ia telah bekerja tanpa henti di Gedung Putih dan Kantor Oval. Semoga Tuhan memberkatinya,&amp;rdquo; tulis Cheung di X, sebagaimana dilansir Mirror.&#13;
&#13;
Kunjungan Trump sebelumnya ke fasilitas tersebut terjadi pada Oktober, ketika ia dilaporkan menjalani pemindaian MRI. Saat itu Trump tidak menjelaskan alasan pemeriksaan, tetapi mengatakan bahwa hasilnya &amp;ldquo;sangat baik.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Trump, salah satu presiden tertua dalam sejarah AS pada usia 79 tahun, tidak menjelaskan mengapa ia menjalani pemindaian tersebut, yang dapat digunakan untuk mendeteksi berbagai kondisi. &amp;ldquo;Dokter mengatakan [hasilnya] adalah beberapa laporan terbaik yang pernah mereka lihat untuk usia tersebut,&amp;rdquo; tambah Trump.&#13;
&#13;
Tahun lalu, Gedung Putih mengumumkan bahwa Trump telah didiagnosis menderita insufisiensi vena kronis. Sekretaris Pers Karoline Leavitt mengungkapkan bahwa dokter Trump mengidentifikasi kondisi tersebut setelah memperhatikan pembengkakan di kakinya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Insufisiensi vena kronis terjadi ketika pembuluh darah vena di kaki gagal mengembalikan darah ke jantung, sehingga darah menumpuk di tungkai bawah. Barbabella menggambarkan kondisi tersebut sebagai &amp;ldquo;jinak dan umum&amp;rdquo; di antara individu yang lebih tua.&#13;
&#13;
Trump juga baru-baru ini terlihat mengenakan plester kosmetik di punggung tangannya. Gedung Putih mengaitkan memar tersebut dengan jabat tangan berulang, dan menegaskan bahwa hal itu tidak ada hubungannya dengan kondisi vena tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
