<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Misi Artemis II NASA Alami Masalah Toilet di Tengah Perjalanan Bersejarah ke Bulan</title><description>Para astronot terpaksa menggunakan kantong pengumpul urin untuk buang air kecil. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/05/18/3210660/misi-artemis-ii-nasa-alami-masalah-toilet-di-tengah-perjalanan-bersejarah-ke-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/05/18/3210660/misi-artemis-ii-nasa-alami-masalah-toilet-di-tengah-perjalanan-bersejarah-ke-bulan"/><item><title>Misi Artemis II NASA Alami Masalah Toilet di Tengah Perjalanan Bersejarah ke Bulan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/05/18/3210660/misi-artemis-ii-nasa-alami-masalah-toilet-di-tengah-perjalanan-bersejarah-ke-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/05/18/3210660/misi-artemis-ii-nasa-alami-masalah-toilet-di-tengah-perjalanan-bersejarah-ke-bulan</guid><pubDate>Minggu 05 April 2026 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/05/18/3210660/misi_artemis_nasa-G4cf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penampakan Bumi dari jendela kapsul Orion NASA. (Foto: Reid Wiseman/X/@astro_reid)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/05/18/3210660/misi_artemis_nasa-G4cf_large.jpg</image><title>Penampakan Bumi dari jendela kapsul Orion NASA. (Foto: Reid Wiseman/X/@astro_reid)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Misi Artemis II NASA telah menempuh setengah perjalanan menuju Bulan dalam penerbangan bersejarah, lebih jauh dibandingkan misi Apollo yang pernah diluncurkan sebelumnya.&#13;
&#13;
Keempat astronot, tiga dari Amerika Serikat (AS) dan satu dari Kanada, dijadwalkan mencapai tujuan mereka pada Senin (6/4/2026) untuk memotret sisi jauh Bulan saat mereka mengelilinginya. Ini adalah kru pertama yang menuju Bulan dalam lebih dari 53 tahun, melanjutkan program Apollo NASA.&#13;
&#13;
Namun, menurut laporan AP, toilet kapsul Orion yang ditumpangi para astronot mengalami masalah. Hingga toilet Orion diperbaiki, Pusat Pengendalian Misi menginstruksikan para astronot untuk menggunakan kantong pengumpul urin cadangan.&#13;
&#13;
Toilet kapsul tersebut mengalami kerusakan setelah lepas landas pada Rabu (1/4/2026) dan sejak itu terus bermasalah. Versi toilet Artemis II sebelumnya telah diuji di Stasiun Luar Angkasa Internasional beberapa tahun lalu.&#13;
&#13;
Para insinyur menduga es mungkin menyumbat saluran sehingga urin tidak terbuang sepenuhnya. Toilet masih bisa digunakan untuk buang air besar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Debbie Korth, wakil manajer program Orion NASA, mengatakan para astronot juga melaporkan bau dari kamar mandi, yang terletak di lantai kapsul dengan pintu dan tirai untuk privasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Toilet dan kamar mandi luar angkasa adalah sesuatu yang benar-benar dapat dipahami oleh semua orang&amp;hellip; itu selalu menjadi tantangan,&amp;rdquo; ujarnya, seraya mencatat bahwa toilet pesawat ulang-alik juga sering rusak.&#13;
&#13;
Artemis II siap mencetak rekor jarak tempuh bagi manusia, menempuh lebih dari 252.000 mil (400.000 kilometer) dari Bumi sebelum berbalik di belakang Bulan dan kembali ke Bumi tanpa berhenti atau memasuki orbit Bulan. Rekor tersebut saat ini dipegang oleh Apollo 13.&#13;
&#13;
Misi Artemis II dijadwalkan berlangsung hampir 10 hari &amp;mdash; berakhir dengan pendaratan di Samudra Pasifik pada 10 April &amp;mdash; sebagai langkah pertama dalam rencana besar NASA untuk pangkalan Bulan yang berkelanjutan. Badan antariksa tersebut menargetkan pendaratan dua astronot di dekat kutub selatan Bulan pada tahun 2028.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Misi Artemis II NASA telah menempuh setengah perjalanan menuju Bulan dalam penerbangan bersejarah, lebih jauh dibandingkan misi Apollo yang pernah diluncurkan sebelumnya.&#13;
&#13;
Keempat astronot, tiga dari Amerika Serikat (AS) dan satu dari Kanada, dijadwalkan mencapai tujuan mereka pada Senin (6/4/2026) untuk memotret sisi jauh Bulan saat mereka mengelilinginya. Ini adalah kru pertama yang menuju Bulan dalam lebih dari 53 tahun, melanjutkan program Apollo NASA.&#13;
&#13;
Namun, menurut laporan AP, toilet kapsul Orion yang ditumpangi para astronot mengalami masalah. Hingga toilet Orion diperbaiki, Pusat Pengendalian Misi menginstruksikan para astronot untuk menggunakan kantong pengumpul urin cadangan.&#13;
&#13;
Toilet kapsul tersebut mengalami kerusakan setelah lepas landas pada Rabu (1/4/2026) dan sejak itu terus bermasalah. Versi toilet Artemis II sebelumnya telah diuji di Stasiun Luar Angkasa Internasional beberapa tahun lalu.&#13;
&#13;
Para insinyur menduga es mungkin menyumbat saluran sehingga urin tidak terbuang sepenuhnya. Toilet masih bisa digunakan untuk buang air besar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Debbie Korth, wakil manajer program Orion NASA, mengatakan para astronot juga melaporkan bau dari kamar mandi, yang terletak di lantai kapsul dengan pintu dan tirai untuk privasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Toilet dan kamar mandi luar angkasa adalah sesuatu yang benar-benar dapat dipahami oleh semua orang&amp;hellip; itu selalu menjadi tantangan,&amp;rdquo; ujarnya, seraya mencatat bahwa toilet pesawat ulang-alik juga sering rusak.&#13;
&#13;
Artemis II siap mencetak rekor jarak tempuh bagi manusia, menempuh lebih dari 252.000 mil (400.000 kilometer) dari Bumi sebelum berbalik di belakang Bulan dan kembali ke Bumi tanpa berhenti atau memasuki orbit Bulan. Rekor tersebut saat ini dipegang oleh Apollo 13.&#13;
&#13;
Misi Artemis II dijadwalkan berlangsung hampir 10 hari &amp;mdash; berakhir dengan pendaratan di Samudra Pasifik pada 10 April &amp;mdash; sebagai langkah pertama dalam rencana besar NASA untuk pangkalan Bulan yang berkelanjutan. Badan antariksa tersebut menargetkan pendaratan dua astronot di dekat kutub selatan Bulan pada tahun 2028.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
