<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sadis, Pelaku Peragakan Sayat Leher Cucu Mpok Nori saat Rekonstruksi</title><description>Pelaku pembunuhan terhadap Dwintha Anggary (DA), cucu komedian Betawi legendaris Mpok Nori memperagakan 45 adegan saat rekonstruksi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/05/338/3210674/sadis-pelaku-peragakan-sayat-leher-cucu-mpok-nori-saat-rekonstruksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/05/338/3210674/sadis-pelaku-peragakan-sayat-leher-cucu-mpok-nori-saat-rekonstruksi"/><item><title>Sadis, Pelaku Peragakan Sayat Leher Cucu Mpok Nori saat Rekonstruksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/05/338/3210674/sadis-pelaku-peragakan-sayat-leher-cucu-mpok-nori-saat-rekonstruksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/05/338/3210674/sadis-pelaku-peragakan-sayat-leher-cucu-mpok-nori-saat-rekonstruksi</guid><pubDate>Minggu 05 April 2026 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/05/338/3210674/mayat-oDVk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/05/338/3210674/mayat-oDVk_large.jpg</image><title>Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pelaku pembunuhan terhadap Dwintha Anggary (DA), cucu komedian Betawi legendaris Mpok Nori memperagakan 45 adegan saat rekonstruksi. Pada adegan ke-21, Fuad, pelaku yang juga mantan suami siri korban berkebangsaan Irak memperagakan aksi yang sangat sadis.&#13;
&#13;
Pada bagian ini, tersangka memperagakan tindakan menyayat leher korban di dalam kamar kontrakan. &amp;ldquo;Rekonstruksi sendiri dilakukan sebanyak 45 adegan, di mana adegan krusialnya terdapat di adegan ke-21, tepatnya ketika pelaku menyayat leher korban,&amp;rdquo; ujar Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Fechy J Atupah, Minggu (5/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rekonstruksi digelar di Polda Metro Jaya pada Rabu 1 April. Dalam rekonstruksi tergambar kronologi kejadian sejak awal hingga terjadinya peristiwa pembunuhan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rekonstruksi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mencocokkan antara keterangan tersangka dengan fakta yang terjadi di lapangan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Saat rekonstruksi, adegan demi adegan diperankan tersangka Fuad. Dimulai dari momen tersangka melakukan pengamatan, berlanjut pada pertengkaran dengan korban, hingga puncak kejadian yang berujung pada pembunuhan.&#13;
&#13;
Selain menghadirkan tersangka, penyidik juga melibatkan dua saksi pengganti. Keduanya merupakan pihak yang pertama kali menemukan jasad korban di lokasi kejadian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kehadiran saksi tersebut dimaksudkan untuk memperkuat kesesuaian antara keterangan dengan kondisi di lapangan. Selama proses rekonstruksi berlangsung, penyidik tidak menemukan fakta baru dan seluruh adegan sesuai dengan hasil pemeriksaan sebelumnya.&#13;
&#13;
Diketahui, korban ditemukan tewas bersimbah darah pada Sabtu 21 Maret pukul 04.30 WIB, di Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Awalnya, ibu korban berinisial B mendatangi kontrakan korban pada Sabtu 21 Maret pukul 03.00 WIB.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pelaku pembunuhan terhadap Dwintha Anggary (DA), cucu komedian Betawi legendaris Mpok Nori memperagakan 45 adegan saat rekonstruksi. Pada adegan ke-21, Fuad, pelaku yang juga mantan suami siri korban berkebangsaan Irak memperagakan aksi yang sangat sadis.&#13;
&#13;
Pada bagian ini, tersangka memperagakan tindakan menyayat leher korban di dalam kamar kontrakan. &amp;ldquo;Rekonstruksi sendiri dilakukan sebanyak 45 adegan, di mana adegan krusialnya terdapat di adegan ke-21, tepatnya ketika pelaku menyayat leher korban,&amp;rdquo; ujar Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Fechy J Atupah, Minggu (5/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rekonstruksi digelar di Polda Metro Jaya pada Rabu 1 April. Dalam rekonstruksi tergambar kronologi kejadian sejak awal hingga terjadinya peristiwa pembunuhan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rekonstruksi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mencocokkan antara keterangan tersangka dengan fakta yang terjadi di lapangan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Saat rekonstruksi, adegan demi adegan diperankan tersangka Fuad. Dimulai dari momen tersangka melakukan pengamatan, berlanjut pada pertengkaran dengan korban, hingga puncak kejadian yang berujung pada pembunuhan.&#13;
&#13;
Selain menghadirkan tersangka, penyidik juga melibatkan dua saksi pengganti. Keduanya merupakan pihak yang pertama kali menemukan jasad korban di lokasi kejadian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kehadiran saksi tersebut dimaksudkan untuk memperkuat kesesuaian antara keterangan dengan kondisi di lapangan. Selama proses rekonstruksi berlangsung, penyidik tidak menemukan fakta baru dan seluruh adegan sesuai dengan hasil pemeriksaan sebelumnya.&#13;
&#13;
Diketahui, korban ditemukan tewas bersimbah darah pada Sabtu 21 Maret pukul 04.30 WIB, di Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Awalnya, ibu korban berinisial B mendatangi kontrakan korban pada Sabtu 21 Maret pukul 03.00 WIB.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
