<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri: The Doctor Alias Andre Fernando Sudah Berada di Malaysia Sejak 2024</title><description>Andre ditangkap di Penang, Malaysia dan telah dibawa ke Bareskrim malam ini.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/06/337/3210898/polri-the-doctor-alias-andre-fernando-sudah-berada-di-malaysia-sejak-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/06/337/3210898/polri-the-doctor-alias-andre-fernando-sudah-berada-di-malaysia-sejak-2024"/><item><title>Polri: The Doctor Alias Andre Fernando Sudah Berada di Malaysia Sejak 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/06/337/3210898/polri-the-doctor-alias-andre-fernando-sudah-berada-di-malaysia-sejak-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/06/337/3210898/polri-the-doctor-alias-andre-fernando-sudah-berada-di-malaysia-sejak-2024</guid><pubDate>Senin 06 April 2026 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/06/337/3210898/andre_fernando_alias_the_doctor-mUQZ_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Andre Fernando alias The Doctor tiba di Bareskrim Polri, Jakarta, 6 April 2026. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/06/337/3210898/andre_fernando_alias_the_doctor-mUQZ_large.jpeg</image><title>Andre Fernando alias The Doctor tiba di Bareskrim Polri, Jakarta, 6 April 2026. </title></images><description>JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap buronan bandar narkotika Andre Fernando alias The Doctor yang sempat membantu pelarian bandar narkoba Koh Erwin.&#13;
&#13;
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Narcotic Investigation Center (NIC) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Kevin Leleury, mengungkapkan bahwa Andre Fernando alias The Doctor sudah berada di Malaysia sejak tahun 2024.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau dari hasil interogasi, sejak 2024 Andre alias Charlie alias The Doctor sudah berada di Malaysia,&amp;rdquo; kata Kevin kepada wartawan, Senin (6/4/2026).&#13;
&#13;
Kevin menjelaskan, penangkapan Andre alias The Doctor tersebut merupakan kerja sama Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Divisi Hubinter, Interpol, dan KJRI di Malaysia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penangkapannya dilakukan kemarin sore di sebuah apartemen di Penang, Malaysia,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Bareskrim Polri sudah menerbitkan status DPO terhadap Andre Fernando alias The Doctor (32). Andre disebut merupakan distributor yang menyediakan sabu kepada bandar narkoba Erwin Iskandar alias Koh Erwin.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Andre Fernando menjadi DPO dalam kasus narkotika yang melibatkan bandar narkoba Koh Erwin. Kasus Koh Erwin turut menyeret mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro dan mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi.&#13;
&#13;
Andre disebut sebagai sosok yang menyediakan sabu yang dibeli Koh Erwin untuk diedarkan di wilayah Bima, NTB. Koh Erwin diketahui dua kali melakukan transaksi kepada Andre pada Januari 2026.&#13;
&#13;
Transaksi pertama senilai Rp400 juta untuk 2 kg sabu. Kemudian, transaksi kedua Rp400 juta dengan sabu seberat 3 kg.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ko Andre atau The Doctor menyediakan narkoba berbagai jenis, di antaranya sabu, vape yang mengandung etomidate, dan happy water,&amp;rdquo; kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ko Andre, lanjut Eko, memiliki jaringan di daerah Riau. Ia memasukkan cartridge vape yang mengandung etomidate dengan merek Ferrari dan Lamborghini melalui jalur laut dari Malaysia melewati Dumai, Riau.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sedangkan untuk pengiriman narkotika jenis sabu, kebanyakan menggunakan kargo uang yang di-packing, lalu dimasukkan ke dalam boneka dan dibungkus dalam kotak kado,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap buronan bandar narkotika Andre Fernando alias The Doctor yang sempat membantu pelarian bandar narkoba Koh Erwin.&#13;
&#13;
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Narcotic Investigation Center (NIC) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Kevin Leleury, mengungkapkan bahwa Andre Fernando alias The Doctor sudah berada di Malaysia sejak tahun 2024.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau dari hasil interogasi, sejak 2024 Andre alias Charlie alias The Doctor sudah berada di Malaysia,&amp;rdquo; kata Kevin kepada wartawan, Senin (6/4/2026).&#13;
&#13;
Kevin menjelaskan, penangkapan Andre alias The Doctor tersebut merupakan kerja sama Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Divisi Hubinter, Interpol, dan KJRI di Malaysia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penangkapannya dilakukan kemarin sore di sebuah apartemen di Penang, Malaysia,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Bareskrim Polri sudah menerbitkan status DPO terhadap Andre Fernando alias The Doctor (32). Andre disebut merupakan distributor yang menyediakan sabu kepada bandar narkoba Erwin Iskandar alias Koh Erwin.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Andre Fernando menjadi DPO dalam kasus narkotika yang melibatkan bandar narkoba Koh Erwin. Kasus Koh Erwin turut menyeret mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro dan mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi.&#13;
&#13;
Andre disebut sebagai sosok yang menyediakan sabu yang dibeli Koh Erwin untuk diedarkan di wilayah Bima, NTB. Koh Erwin diketahui dua kali melakukan transaksi kepada Andre pada Januari 2026.&#13;
&#13;
Transaksi pertama senilai Rp400 juta untuk 2 kg sabu. Kemudian, transaksi kedua Rp400 juta dengan sabu seberat 3 kg.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ko Andre atau The Doctor menyediakan narkoba berbagai jenis, di antaranya sabu, vape yang mengandung etomidate, dan happy water,&amp;rdquo; kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ko Andre, lanjut Eko, memiliki jaringan di daerah Riau. Ia memasukkan cartridge vape yang mengandung etomidate dengan merek Ferrari dan Lamborghini melalui jalur laut dari Malaysia melewati Dumai, Riau.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sedangkan untuk pengiriman narkotika jenis sabu, kebanyakan menggunakan kargo uang yang di-packing, lalu dimasukkan ke dalam boneka dan dibungkus dalam kotak kado,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
