<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono Sebut Seluruh Siswa yang Diduga Keracunan MBG di Jaktim Sudah Dipulangkan</title><description>Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan perkembangan terbaru terkait kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/06/338/3210761/pramono-sebut-seluruh-siswa-yang-diduga-keracunan-mbg-di-jaktim-sudah-dipulangkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/06/338/3210761/pramono-sebut-seluruh-siswa-yang-diduga-keracunan-mbg-di-jaktim-sudah-dipulangkan"/><item><title>Pramono Sebut Seluruh Siswa yang Diduga Keracunan MBG di Jaktim Sudah Dipulangkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/06/338/3210761/pramono-sebut-seluruh-siswa-yang-diduga-keracunan-mbg-di-jaktim-sudah-dipulangkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/06/338/3210761/pramono-sebut-seluruh-siswa-yang-diduga-keracunan-mbg-di-jaktim-sudah-dipulangkan</guid><pubDate>Senin 06 April 2026 10:37 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/06/338/3210761/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-yx7m_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/06/338/3210761/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-yx7m_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan perkembangan terbaru terkait kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.&#13;
&#13;
Ia menyebut, sebagian besar siswa yang sebelumnya menjalani perawatan kini telah dipulangkan dan dalam kondisi membaik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hampir semua siswa itu sudah dipulangkan, sebagian besar sudah kembali ke rumah. Namun pagi ini saya belum mendapatkan laporan terbaru dari Kepala Dinas Kesehatan maupun Kepala Dinas Pendidikan,&amp;quot; ujar Pramono di Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).&#13;
&#13;
Sebelumnya, Pramono sempat menjenguk para siswa di RSKD Duren Sawit pada Sabtu (4/4/2026). Saat itu, tercatat sebanyak 72 siswa menjalani perawatan akibat dugaan keracunan makanan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari jumlah tersebut, sekarang ini hampir semuanya sudah sehat kembali,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terkait penyebab pasti keracunan, Pramono menjelaskan masih menunggu hasil uji laboratorium yang menjadi kewenangan Badan Gizi Nasional.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, berdasarkan dialog dengan para siswa, dugaan sementara mengarah pada salah satu menu makanan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Semua anak saat berdialog dengan saya menyampaikan kemungkinan besar berasal dari spaghetti,&amp;rdquo; kata Pramono.&#13;
&#13;
Diketahui, siswa terdampak berasal dari empat sekolah di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yakni SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, dan SDN Pondok Kelapa 07.&#13;
&#13;
Pemerintah juga memastikan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung. Bagi siswa yang terdaftar, biaya ditanggung BPJS Kesehatan, sementara bagi yang belum terdaftar akan menjadi tanggung jawab Badan Gizi Nasional.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan perkembangan terbaru terkait kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.&#13;
&#13;
Ia menyebut, sebagian besar siswa yang sebelumnya menjalani perawatan kini telah dipulangkan dan dalam kondisi membaik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hampir semua siswa itu sudah dipulangkan, sebagian besar sudah kembali ke rumah. Namun pagi ini saya belum mendapatkan laporan terbaru dari Kepala Dinas Kesehatan maupun Kepala Dinas Pendidikan,&amp;quot; ujar Pramono di Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).&#13;
&#13;
Sebelumnya, Pramono sempat menjenguk para siswa di RSKD Duren Sawit pada Sabtu (4/4/2026). Saat itu, tercatat sebanyak 72 siswa menjalani perawatan akibat dugaan keracunan makanan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari jumlah tersebut, sekarang ini hampir semuanya sudah sehat kembali,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terkait penyebab pasti keracunan, Pramono menjelaskan masih menunggu hasil uji laboratorium yang menjadi kewenangan Badan Gizi Nasional.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, berdasarkan dialog dengan para siswa, dugaan sementara mengarah pada salah satu menu makanan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Semua anak saat berdialog dengan saya menyampaikan kemungkinan besar berasal dari spaghetti,&amp;rdquo; kata Pramono.&#13;
&#13;
Diketahui, siswa terdampak berasal dari empat sekolah di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yakni SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, dan SDN Pondok Kelapa 07.&#13;
&#13;
Pemerintah juga memastikan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung. Bagi siswa yang terdaftar, biaya ditanggung BPJS Kesehatan, sementara bagi yang belum terdaftar akan menjadi tanggung jawab Badan Gizi Nasional.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
