<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono Targetkan Tumpukan Sampah di Pasar Kramat Jati Tuntas dalam Sepekan</title><description>Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan penanganan tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, dapat diselesaikan dalam waktu sepekan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/06/338/3210769/pramono-targetkan-tumpukan-sampah-di-pasar-kramat-jati-tuntas-dalam-sepekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/06/338/3210769/pramono-targetkan-tumpukan-sampah-di-pasar-kramat-jati-tuntas-dalam-sepekan"/><item><title>Pramono Targetkan Tumpukan Sampah di Pasar Kramat Jati Tuntas dalam Sepekan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/06/338/3210769/pramono-targetkan-tumpukan-sampah-di-pasar-kramat-jati-tuntas-dalam-sepekan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/06/338/3210769/pramono-targetkan-tumpukan-sampah-di-pasar-kramat-jati-tuntas-dalam-sepekan</guid><pubDate>Senin 06 April 2026 12:05 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/06/338/3210769/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-cdXR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/06/338/3210769/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-cdXR_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan penanganan tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, dapat diselesaikan dalam waktu sepekan.&#13;
&#13;
Ia mengaku telah memerintahkan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya untuk segera menuntaskan persoalan tersebut agar aktivitas pasar kembali normal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengenai penanganan sampah di Kramat Jati, mudah-mudahan 7&amp;ndash;8 hari lagi selesai. Sekarang ini sedang ditangani,&amp;quot; ujar Pramono di Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).&#13;
&#13;
Pramono menjelaskan, penumpukan sampah terjadi akibat dampak longsor di zona 4A TPST Bantargebang, Kota Bekasi, yang merupakan salah satu lokasi pembuangan akhir sampah Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dampak dari zona 4A di Bantargebang berimbas hingga saat ini,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Perumda Pasar Jaya memastikan akan mempercepat proses pengangkutan sampah di kawasan pasar guna menjaga kelancaran aktivitas pedagang dan kenyamanan pengunjung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Manajer Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk mempercepat penanganan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami terus berkoordinasi intensif agar seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya,&amp;rdquo; ujar Topik, Minggu (29/3/2026).&#13;
&#13;
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat penumpukan sampah tersebut.&#13;
&#13;
Adapun volume sampah yang menumpuk diperkirakan mencapai sekitar 6.970 ton atau setara dengan 410 truk tronton. Kondisi ini dipicu kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan sejak 9 Maret 2026.&#13;
&#13;
Pemerintah berharap percepatan penanganan ini dapat segera memulihkan aktivitas pasar sekaligus menjaga kebersihan lingkungan di kawasan tersebut.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan penanganan tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, dapat diselesaikan dalam waktu sepekan.&#13;
&#13;
Ia mengaku telah memerintahkan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya untuk segera menuntaskan persoalan tersebut agar aktivitas pasar kembali normal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengenai penanganan sampah di Kramat Jati, mudah-mudahan 7&amp;ndash;8 hari lagi selesai. Sekarang ini sedang ditangani,&amp;quot; ujar Pramono di Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).&#13;
&#13;
Pramono menjelaskan, penumpukan sampah terjadi akibat dampak longsor di zona 4A TPST Bantargebang, Kota Bekasi, yang merupakan salah satu lokasi pembuangan akhir sampah Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dampak dari zona 4A di Bantargebang berimbas hingga saat ini,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Perumda Pasar Jaya memastikan akan mempercepat proses pengangkutan sampah di kawasan pasar guna menjaga kelancaran aktivitas pedagang dan kenyamanan pengunjung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Manajer Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk mempercepat penanganan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami terus berkoordinasi intensif agar seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya,&amp;rdquo; ujar Topik, Minggu (29/3/2026).&#13;
&#13;
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat penumpukan sampah tersebut.&#13;
&#13;
Adapun volume sampah yang menumpuk diperkirakan mencapai sekitar 6.970 ton atau setara dengan 410 truk tronton. Kondisi ini dipicu kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan sejak 9 Maret 2026.&#13;
&#13;
Pemerintah berharap percepatan penanganan ini dapat segera memulihkan aktivitas pasar sekaligus menjaga kebersihan lingkungan di kawasan tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
