<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serangan Balasan Iran Hantam Kompleks Petrokimia, Buat Israel Khawatir</title><description>Iran terus melancarkan serangan rudal dan drone menargetkan fasilitas militer dan petrokimia Israel.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/07/18/3210993/serangan-balasan-iran-hantam-kompleks-petrokimia-buat-israel-khawatir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/07/18/3210993/serangan-balasan-iran-hantam-kompleks-petrokimia-buat-israel-khawatir"/><item><title>Serangan Balasan Iran Hantam Kompleks Petrokimia, Buat Israel Khawatir</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/07/18/3210993/serangan-balasan-iran-hantam-kompleks-petrokimia-buat-israel-khawatir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/07/18/3210993/serangan-balasan-iran-hantam-kompleks-petrokimia-buat-israel-khawatir</guid><pubDate>Selasa 07 April 2026 13:08 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/07/18/3210993/kebakaran_di_kilang_minyak_haifa_akibat_serangan_iran-jJ5H_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran di kilang minyak Haifa, Israel akibat serangan Iran. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/07/18/3210993/kebakaran_di_kilang_minyak_haifa_akibat_serangan_iran-jJ5H_large.jpg</image><title>Kebakaran di kilang minyak Haifa, Israel akibat serangan Iran. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Iran melancarkan serangan bertubi-tubi ke petrokimia utama di Israel selatan sebagai balasan atas rangkaian pengeboman yang dilakukan oleh rezim Zionis, yang menargetkan fasilitas sipil. Serangan balasan Iran telah meningkatkan kekhawatiran akan kemungkinan kebocoran bahan kimia seiring berlanjutnya perang tersebut.&#13;
&#13;
Sebelumnya, serangan Israel di dekat pembangkit nuklir Bushehr, Iran, menewaskan setidaknya satu personel keamanan dan menyebabkan kerusakan kecil, meskipun reaktor tetap utuh dan tidak ada kebocoran radiasi yang dilaporkan.&#13;
&#13;
Iran menyebut serangan itu sebagai agresi dan membalas dengan rudal serta drone.&#13;
&#13;
Menurut surat kabar Israel Hayom, puing-puing rudal menghantam pabrik kimia ADAMA Makhteshim Israel di dekat Beersheba pada 29 Maret, memicu kebakaran gudang tanpa menimbulkan korban luka.&#13;
&#13;
Teheran menggambarkan serangan itu sebagai respons terukur, meningkatkan kekhawatiran atas serangan terhadap situs nuklir dan kimia di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Surat kabar itu mengatakan serangan tersebut &amp;quot;bukan kebetulan&amp;quot;, mencatat bahwa zona Ramat Hovav adalah salah satu konsentrasi industri kimia dan petrokimia terbesar di Israel serta memiliki kepentingan strategis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Serangan rudal apa pun di lokasi ini, bahkan jika tidak mengakibatkan konsekuensi bencana, menimbulkan potensi ancaman lingkungan, di samping dampak psikologis dan tekanan publik,&amp;quot; demikian pernyataan tersebut, sebagaimana dilansir TRT.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kekhawatiran yang Lebih Luas&#13;
&#13;
Laporan tersebut mencatat bahwa kedekatan kompleks dengan kota Beersheba dan komunitas di sekitarnya menimbulkan kekhawatiran bahwa potensi kebocoran berbahaya atau kerusakan besar dapat memengaruhi sejumlah besar orang.&#13;
&#13;
Serangan itu merupakan pembalasan atas serangan Israel terhadap fasilitas petrokimia di Iran.&#13;
&#13;
Ketegangan regional meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.&#13;
&#13;
Kampanye tersebut telah menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.&#13;
&#13;
Iran merespons dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Iran melancarkan serangan bertubi-tubi ke petrokimia utama di Israel selatan sebagai balasan atas rangkaian pengeboman yang dilakukan oleh rezim Zionis, yang menargetkan fasilitas sipil. Serangan balasan Iran telah meningkatkan kekhawatiran akan kemungkinan kebocoran bahan kimia seiring berlanjutnya perang tersebut.&#13;
&#13;
Sebelumnya, serangan Israel di dekat pembangkit nuklir Bushehr, Iran, menewaskan setidaknya satu personel keamanan dan menyebabkan kerusakan kecil, meskipun reaktor tetap utuh dan tidak ada kebocoran radiasi yang dilaporkan.&#13;
&#13;
Iran menyebut serangan itu sebagai agresi dan membalas dengan rudal serta drone.&#13;
&#13;
Menurut surat kabar Israel Hayom, puing-puing rudal menghantam pabrik kimia ADAMA Makhteshim Israel di dekat Beersheba pada 29 Maret, memicu kebakaran gudang tanpa menimbulkan korban luka.&#13;
&#13;
Teheran menggambarkan serangan itu sebagai respons terukur, meningkatkan kekhawatiran atas serangan terhadap situs nuklir dan kimia di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Surat kabar itu mengatakan serangan tersebut &amp;quot;bukan kebetulan&amp;quot;, mencatat bahwa zona Ramat Hovav adalah salah satu konsentrasi industri kimia dan petrokimia terbesar di Israel serta memiliki kepentingan strategis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Serangan rudal apa pun di lokasi ini, bahkan jika tidak mengakibatkan konsekuensi bencana, menimbulkan potensi ancaman lingkungan, di samping dampak psikologis dan tekanan publik,&amp;quot; demikian pernyataan tersebut, sebagaimana dilansir TRT.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kekhawatiran yang Lebih Luas&#13;
&#13;
Laporan tersebut mencatat bahwa kedekatan kompleks dengan kota Beersheba dan komunitas di sekitarnya menimbulkan kekhawatiran bahwa potensi kebocoran berbahaya atau kerusakan besar dapat memengaruhi sejumlah besar orang.&#13;
&#13;
Serangan itu merupakan pembalasan atas serangan Israel terhadap fasilitas petrokimia di Iran.&#13;
&#13;
Ketegangan regional meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.&#13;
&#13;
Kampanye tersebut telah menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.&#13;
&#13;
Iran merespons dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
