<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Salip Bangkok dan Manila, Jakarta Jadi Kota Nomor Dua Teraman Se-ASEAN&amp;nbsp;</title><description>Jakarta menduduki posisi kedua sebagai kota paling aman di kawasan ASEAN berdasarkan hasil survei yang dikeluarkan Global Residence Index per 16 Januari 2026.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/07/338/3211046/salip-bangkok-dan-manila-jakarta-jadi-kota-nomor-dua-teraman-se-asean-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/07/338/3211046/salip-bangkok-dan-manila-jakarta-jadi-kota-nomor-dua-teraman-se-asean-nbsp"/><item><title>Salip Bangkok dan Manila, Jakarta Jadi Kota Nomor Dua Teraman Se-ASEAN&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/07/338/3211046/salip-bangkok-dan-manila-jakarta-jadi-kota-nomor-dua-teraman-se-asean-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/07/338/3211046/salip-bangkok-dan-manila-jakarta-jadi-kota-nomor-dua-teraman-se-asean-nbsp</guid><pubDate>Selasa 07 April 2026 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/07/338/3211046/pramono-lfbZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: Danandaya Arya/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/07/338/3211046/pramono-lfbZ_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: Danandaya Arya/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Jakarta menduduki posisi kedua sebagai kota paling aman di kawasan ASEAN berdasarkan hasil survei yang dikeluarkan Global Residence Index per 16 Januari 2026. Capaian tersebut membuat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkejut sekaligus bangga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengenai hasil kota teraman nomor dua di ASEAN, itu saya sebenarnya juga terkejut,&amp;quot; ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/4/2026).&#13;
&#13;
Ia menilai, capaian positif tersebut tidak lepas dari kuatnya keberagaman yang terus terjaga di Jakarta. Sebab, Jakarta selalu menggelar perayaan besar pada setiap hari besar keagamaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin karena berbagai kegiatan yang diadakan di ruang publik, mulai dari Natal, kemudian Imlek, Nyepi, Ramadhan, Idul Fitri, yang alhamdulillah menunjukkan kuatnya keberagaman yang ada di Jakarta,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, perayaan hari keagamaan juga menjadi wajah Jakarta sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi. &amp;quot;Itu juga menjadi, menurut saya, semacam etalase atau simbol tentang Jakarta sendiri,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
Pramono menjelaskan, selama ini hasil survei selalu menempatkan Jakarta di bawah kota besar lainnya seperti Bangkok dan Manila. Namun, saat ini Jakarta berada di posisi kedua di bawah Singapura.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi Jakarta yang selama ini selalu di bawah Bangkok, Manila, dan Kuala Lumpur, sekarang Jakarta hanya setelah Singapura, dan itu harus kita rawat, kita jaga bersama-sama,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Jakarta menduduki posisi kedua sebagai kota paling aman di kawasan ASEAN berdasarkan hasil survei yang dikeluarkan Global Residence Index per 16 Januari 2026. Capaian tersebut membuat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkejut sekaligus bangga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengenai hasil kota teraman nomor dua di ASEAN, itu saya sebenarnya juga terkejut,&amp;quot; ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/4/2026).&#13;
&#13;
Ia menilai, capaian positif tersebut tidak lepas dari kuatnya keberagaman yang terus terjaga di Jakarta. Sebab, Jakarta selalu menggelar perayaan besar pada setiap hari besar keagamaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin karena berbagai kegiatan yang diadakan di ruang publik, mulai dari Natal, kemudian Imlek, Nyepi, Ramadhan, Idul Fitri, yang alhamdulillah menunjukkan kuatnya keberagaman yang ada di Jakarta,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, perayaan hari keagamaan juga menjadi wajah Jakarta sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi. &amp;quot;Itu juga menjadi, menurut saya, semacam etalase atau simbol tentang Jakarta sendiri,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
Pramono menjelaskan, selama ini hasil survei selalu menempatkan Jakarta di bawah kota besar lainnya seperti Bangkok dan Manila. Namun, saat ini Jakarta berada di posisi kedua di bawah Singapura.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi Jakarta yang selama ini selalu di bawah Bangkok, Manila, dan Kuala Lumpur, sekarang Jakarta hanya setelah Singapura, dan itu harus kita rawat, kita jaga bersama-sama,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
