<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Metode Undercover Buy Bareskrim Efektif Bongkar Peredaran Narkoba di Klub Malam</title><description>Bareskrim Polri juga melakukan razia tempat hiburan malam (THM) yang terindikasi terlibat penggunaan narkoba.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/09/337/3211455/metode-undercover-buy-bareskrim-efektif-bongkar-peredaran-narkoba-di-klub-malam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/09/337/3211455/metode-undercover-buy-bareskrim-efektif-bongkar-peredaran-narkoba-di-klub-malam"/><item><title>Metode Undercover Buy Bareskrim Efektif Bongkar Peredaran Narkoba di Klub Malam</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/09/337/3211455/metode-undercover-buy-bareskrim-efektif-bongkar-peredaran-narkoba-di-klub-malam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/09/337/3211455/metode-undercover-buy-bareskrim-efektif-bongkar-peredaran-narkoba-di-klub-malam</guid><pubDate>Kamis 09 April 2026 13:46 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/09/337/3211455/polri-x819_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Gelar Razia/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/09/337/3211455/polri-x819_large.jpg</image><title>Polisi Gelar Razia/ist</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dittipidnarkoba Bareskrim Polri gencar melakukan operasi penangkapan bandar narkoba di sejumlah tempat. Selain itu, Polri juga melakukan razia tempat hiburan malam (THM) yang terindikasi terlibat penggunaan narkoba.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pola penindakan yang dilakukan Bareskrim Polri terhadap peredaran narkoba di tempat hiburan malam, menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan pola yang selama ini dijalankan oleh jajaran Reserse Narkoba lainnya,&amp;rdquo; ujar Ketua Umum Patriot Anti Narkoba (Patron) Muannas Alaidid, Kamis (9/4/2026).&#13;
&#13;
Muannas melanjutkan, sebelumnya penindakan yang dilakukan oleh Reserse Narkoba Polri maupun BNN lebih banyak berupa razia serta pemeriksaan urine terhadap para pengunjung THM.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pola tersebut cenderung menyasar pengguna, namun belum menyentuh secara mendalam jaringan distribusi dan aktor utama di balik peredaran narkoba,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, kata dia, jajaran Dittipidnarkoba Bareskrim Polri telah menerapkan pola yang lebih profesional melalui metode undercover buy di dalam THM.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pendekatan ini terbukti mampu mengungkap sindikat narkoba yang dijalankan secara terstruktur oleh pihak manajemen THM, dengan melibatkan berbagai unsur mulai dari waiters, supervisor, kasir, manajer, general manajer, direktur hingga pemilik usaha,&amp;rdquo; bebernya.&#13;
&#13;
Dikatakannya, pola penindakan seperti ini seharusnya menjadi contoh bagi seluruh jajaran Reserse Narkoba Polri maupun BNN.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selama ini, aparat terkesan fokus mencari bandar atau pengedar yang tidak terlihat, padahal di sejumlah THM praktik peredaran narkoba berlangsung secara nyata, terbuka, dan terorganisir dengan berbalut bisnis hiburan,&amp;rdquo; bebernya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karena itu, menjadi pertanyaan besar, apa gunanya penangkapan ratusan kilogram hingga berton-ton narkotika jika di berbagai THM di seluruh Indonesia peredaran narkoba tetap berlangsung bebas dan leluasa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para pengguna dari kalangan berduit bahkan merasa aman dan nyaman untuk melakukan transaksi serta mengonsumsi narkoba di tempat-tempat tersebut.&#13;
&#13;
Secara substansi, kata dia, tidak terdapat perbedaan antara lapak narkoba di THM mewah dengan lapak narkoba di kawasan yang selama ini dikenal sebagai kampung narkoba, seperti Kampung Ambon, Kampung Bahari, dan lainnya. Keduanya sama-sama berfungsi sebagai pusat distribusi dan konsumsi narkoba.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika selama ini terdapat istilah &amp;ldquo;kampung narkoba&amp;rdquo;, maka sudah saatnya muncul keberanian untuk memberikan penamaan yang setara, yakni &amp;ldquo;THM narkoba&amp;rdquo; terhadap tempat-tempat hiburan malam yang terbukti menjadi sarang peredaran narkotika,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga mempertanyakan mengapa kampung narkoba memiliki pendataan yang jelas dalam database kepolisian maupun BNN, sementara &amp;ldquo;THM narkoba&amp;rdquo; hingga saat ini belum dilakukan pemetaan, scanning, maupun pendataan secara sistematis,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, jika seluruh jajaran Reserse Narkoba Polri hingga BNN menerapkan pola penindakan seperti yang dilakukan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri saat ini, maka peredaran narkoba di level hilir diyakini dapat ditekan secara signifikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Langkah ini juga akan berdampak langsung pada rusaknya operasional jaringan narkoba elite yang berlindung di balik jabatan formal seperti owner, direktur, manajer, hingga staf THM,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, dia mendorong seluruh jajaran Reserse Narkoba Polri serta BNN untuk melakukan penindakan secara intensif dan profesional terhadap sindikat narkoba yang berkedok tempat hiburan malam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Upaya ini menjadi langkah penting dalam melindungi generasi penerus bangsa Indonesia dari ancaman narkoba,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dittipidnarkoba Bareskrim Polri gencar melakukan operasi penangkapan bandar narkoba di sejumlah tempat. Selain itu, Polri juga melakukan razia tempat hiburan malam (THM) yang terindikasi terlibat penggunaan narkoba.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pola penindakan yang dilakukan Bareskrim Polri terhadap peredaran narkoba di tempat hiburan malam, menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan pola yang selama ini dijalankan oleh jajaran Reserse Narkoba lainnya,&amp;rdquo; ujar Ketua Umum Patriot Anti Narkoba (Patron) Muannas Alaidid, Kamis (9/4/2026).&#13;
&#13;
Muannas melanjutkan, sebelumnya penindakan yang dilakukan oleh Reserse Narkoba Polri maupun BNN lebih banyak berupa razia serta pemeriksaan urine terhadap para pengunjung THM.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pola tersebut cenderung menyasar pengguna, namun belum menyentuh secara mendalam jaringan distribusi dan aktor utama di balik peredaran narkoba,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, kata dia, jajaran Dittipidnarkoba Bareskrim Polri telah menerapkan pola yang lebih profesional melalui metode undercover buy di dalam THM.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pendekatan ini terbukti mampu mengungkap sindikat narkoba yang dijalankan secara terstruktur oleh pihak manajemen THM, dengan melibatkan berbagai unsur mulai dari waiters, supervisor, kasir, manajer, general manajer, direktur hingga pemilik usaha,&amp;rdquo; bebernya.&#13;
&#13;
Dikatakannya, pola penindakan seperti ini seharusnya menjadi contoh bagi seluruh jajaran Reserse Narkoba Polri maupun BNN.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selama ini, aparat terkesan fokus mencari bandar atau pengedar yang tidak terlihat, padahal di sejumlah THM praktik peredaran narkoba berlangsung secara nyata, terbuka, dan terorganisir dengan berbalut bisnis hiburan,&amp;rdquo; bebernya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karena itu, menjadi pertanyaan besar, apa gunanya penangkapan ratusan kilogram hingga berton-ton narkotika jika di berbagai THM di seluruh Indonesia peredaran narkoba tetap berlangsung bebas dan leluasa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para pengguna dari kalangan berduit bahkan merasa aman dan nyaman untuk melakukan transaksi serta mengonsumsi narkoba di tempat-tempat tersebut.&#13;
&#13;
Secara substansi, kata dia, tidak terdapat perbedaan antara lapak narkoba di THM mewah dengan lapak narkoba di kawasan yang selama ini dikenal sebagai kampung narkoba, seperti Kampung Ambon, Kampung Bahari, dan lainnya. Keduanya sama-sama berfungsi sebagai pusat distribusi dan konsumsi narkoba.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika selama ini terdapat istilah &amp;ldquo;kampung narkoba&amp;rdquo;, maka sudah saatnya muncul keberanian untuk memberikan penamaan yang setara, yakni &amp;ldquo;THM narkoba&amp;rdquo; terhadap tempat-tempat hiburan malam yang terbukti menjadi sarang peredaran narkotika,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga mempertanyakan mengapa kampung narkoba memiliki pendataan yang jelas dalam database kepolisian maupun BNN, sementara &amp;ldquo;THM narkoba&amp;rdquo; hingga saat ini belum dilakukan pemetaan, scanning, maupun pendataan secara sistematis,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, jika seluruh jajaran Reserse Narkoba Polri hingga BNN menerapkan pola penindakan seperti yang dilakukan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri saat ini, maka peredaran narkoba di level hilir diyakini dapat ditekan secara signifikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Langkah ini juga akan berdampak langsung pada rusaknya operasional jaringan narkoba elite yang berlindung di balik jabatan formal seperti owner, direktur, manajer, hingga staf THM,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, dia mendorong seluruh jajaran Reserse Narkoba Polri serta BNN untuk melakukan penindakan secara intensif dan profesional terhadap sindikat narkoba yang berkedok tempat hiburan malam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Upaya ini menjadi langkah penting dalam melindungi generasi penerus bangsa Indonesia dari ancaman narkoba,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
