<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duh! Penumpang Nekat Tahan Pintu Whoosh di Padalarang, KCIC: Kami Kecam</title><description>PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengecam tindakan seorang penumpang menahan pintu Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Padalarang pada Selasa 7 April 2026 saat layanan rute Padalarang??&quot;Halim.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/10/337/3211714/duh-penumpang-nekat-tahan-pintu-whoosh-di-padalarang-kcic-kami-kecam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/10/337/3211714/duh-penumpang-nekat-tahan-pintu-whoosh-di-padalarang-kcic-kami-kecam"/><item><title>Duh! Penumpang Nekat Tahan Pintu Whoosh di Padalarang, KCIC: Kami Kecam</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/10/337/3211714/duh-penumpang-nekat-tahan-pintu-whoosh-di-padalarang-kcic-kami-kecam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/10/337/3211714/duh-penumpang-nekat-tahan-pintu-whoosh-di-padalarang-kcic-kami-kecam</guid><pubDate>Jum'at 10 April 2026 17:22 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/10/337/3211714/viral-RUmI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penumpang nekat tahan pintu Whoosh (Foto: Media sosial)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/10/337/3211714/viral-RUmI_large.jpg</image><title>Penumpang nekat tahan pintu Whoosh (Foto: Media sosial)</title></images><description>JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengecam tindakan seorang penumpang menahan pintu Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Padalarang pada Selasa 7 April 2026 saat layanan rute Padalarang&amp;ndash;Halim.&#13;
&#13;
Peristiwa itu terjadi ketika pintu kereta sudah mulai menutup, namun penumpang tersebut menahannya karena menyadari ada barang miliknya yang tertinggal di peron. Aksi tersebut mengganggu sensor pada sistem buka-tutup pintu otomatis kereta.&#13;
&#13;
Akibatnya, perjalanan Whoosh mengalami keterlambatan. Jadwal keberangkatan yang semestinya pukul 07.23 WIB mundur menjadi pukul 07.25 WIB.&#13;
&#13;
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mengecam tindakan penumpang yang menahan pintu kereta karena selain melanggar aturan, tindakan tersebut juga sangat berpotensi merusak sarana serta berdampak merugikan ratusan penumpang lain akibat keterlambatan keberangkatan,&amp;rdquo; ujar Eva.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menjelaskan setiap rangkaian Whoosh telah dilengkapi sistem pintu otomatis yang menjadi bagian penting dalam aspek keamanan perjalanan. Menahan pintu secara paksa dapat menyebabkan sistem penutupan otomatis tidak berfungsi optimal dan berisiko menimbulkan kerusakan sarana dalam jangka panjang.&#13;
&#13;
KCIC juga telah menyiagakan petugas di peron maupun di dalam kereta guna memastikan seluruh penumpang telah berada di dalam kereta dengan aman sebelum pintu ditutup. Penumpang diimbau untuk selalu mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.&#13;
&#13;
Selain itu, penumpang diminta untuk memperhatikan dan memeriksa kembali barang bawaan sebelum memasuki kereta, karena seluruh barang bawaan menjadi tanggung jawab pribadi.&#13;
&#13;
Jika terdapat barang yang tertinggal, penumpang dapat berkoordinasi dengan petugas di dalam kereta untuk penanganan lebih lanjut melalui sistem Lost and Found milik KCIC.&#13;
&#13;
Eva menambahkan, penumpang yang bersangkutan telah diberikan teguran agar tidak mengulangi perbuatannya. &amp;ldquo;KCIC berharap seluruh penumpang dapat mengikuti aturan dan arahan petugas serta tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri, mengganggu operasional, maupun merusak sarana Whoosh,&amp;rdquo; kata Eva.&#13;
&#13;
Seorang penumpang menahan pintu Whoosh yang akan berangkat karena barang tertinggal / Akun X @KeretaCepatID.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengecam tindakan seorang penumpang menahan pintu Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Padalarang pada Selasa 7 April 2026 saat layanan rute Padalarang&amp;ndash;Halim.&#13;
&#13;
Peristiwa itu terjadi ketika pintu kereta sudah mulai menutup, namun penumpang tersebut menahannya karena menyadari ada barang miliknya yang tertinggal di peron. Aksi tersebut mengganggu sensor pada sistem buka-tutup pintu otomatis kereta.&#13;
&#13;
Akibatnya, perjalanan Whoosh mengalami keterlambatan. Jadwal keberangkatan yang semestinya pukul 07.23 WIB mundur menjadi pukul 07.25 WIB.&#13;
&#13;
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mengecam tindakan penumpang yang menahan pintu kereta karena selain melanggar aturan, tindakan tersebut juga sangat berpotensi merusak sarana serta berdampak merugikan ratusan penumpang lain akibat keterlambatan keberangkatan,&amp;rdquo; ujar Eva.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menjelaskan setiap rangkaian Whoosh telah dilengkapi sistem pintu otomatis yang menjadi bagian penting dalam aspek keamanan perjalanan. Menahan pintu secara paksa dapat menyebabkan sistem penutupan otomatis tidak berfungsi optimal dan berisiko menimbulkan kerusakan sarana dalam jangka panjang.&#13;
&#13;
KCIC juga telah menyiagakan petugas di peron maupun di dalam kereta guna memastikan seluruh penumpang telah berada di dalam kereta dengan aman sebelum pintu ditutup. Penumpang diimbau untuk selalu mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.&#13;
&#13;
Selain itu, penumpang diminta untuk memperhatikan dan memeriksa kembali barang bawaan sebelum memasuki kereta, karena seluruh barang bawaan menjadi tanggung jawab pribadi.&#13;
&#13;
Jika terdapat barang yang tertinggal, penumpang dapat berkoordinasi dengan petugas di dalam kereta untuk penanganan lebih lanjut melalui sistem Lost and Found milik KCIC.&#13;
&#13;
Eva menambahkan, penumpang yang bersangkutan telah diberikan teguran agar tidak mengulangi perbuatannya. &amp;ldquo;KCIC berharap seluruh penumpang dapat mengikuti aturan dan arahan petugas serta tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri, mengganggu operasional, maupun merusak sarana Whoosh,&amp;rdquo; kata Eva.&#13;
&#13;
Seorang penumpang menahan pintu Whoosh yang akan berangkat karena barang tertinggal / Akun X @KeretaCepatID.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
