<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Panglima TNI: Perkuat Kemandirian Pangan di Tengah Dinamika Geopolitik Global</title><description>Dankodiklat TNI Letjen Mohamad Naudi Nurdika mengatakan, bahwa dinamika lingkungan strategis global saat ini menunjukkan kondisi yang kurang kondusif.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/10/337/3211748/panglima-tni-perkuat-kemandirian-pangan-di-tengah-dinamika-geopolitik-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/10/337/3211748/panglima-tni-perkuat-kemandirian-pangan-di-tengah-dinamika-geopolitik-global"/><item><title>Panglima TNI: Perkuat Kemandirian Pangan di Tengah Dinamika Geopolitik Global</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/10/337/3211748/panglima-tni-perkuat-kemandirian-pangan-di-tengah-dinamika-geopolitik-global</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/10/337/3211748/panglima-tni-perkuat-kemandirian-pangan-di-tengah-dinamika-geopolitik-global</guid><pubDate>Jum'at 10 April 2026 19:46 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/10/337/3211748/tni-35zZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI: Perkuat Kemandirian Pangan di Tengah Dinamika Geopolitik Global</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/10/337/3211748/tni-35zZ_large.jpg</image><title>Panglima TNI: Perkuat Kemandirian Pangan di Tengah Dinamika Geopolitik Global</title></images><description>JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau langsung pelaksanaan praktik ketahanan pangan yang diikuti peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia (Kodiklat TNI).&#13;
&#13;
Kehadiran Panglima TNI merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap program pemerintah, sekaligus memberikan motivasi kepada prajurit untuk berperan aktif dalam memperkuat ketahanan nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengembangan tanaman produktif seperti buah-buahan dan komoditas pangan lainnya sangat penting,&amp;rdquo;ujar Panglima TNI, Jumat (10/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hal ini untuk mendukung pemenuhan kebutuhan hidup serta memperkuat kemandirian pangan di tengah dinamika geopolitik global,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dankodiklat TNI Letjen Mohamad Naudi Nurdika mengatakan, bahwa dinamika lingkungan strategis global saat ini menunjukkan kondisi yang kurang kondusif.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga menuntut peningkatan kesiapsiagaan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap berbagai tantangan multidimensi,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Termasuk di bidang ketahanan pangan, serta peningkatan kemampuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dan Kompi Produksi pada bidang Zeni Konstruksi dan Kesehatan,&amp;rdquo;lanjutnya.&#13;
&#13;
Dankodiklat menambahkan, prajurit TNI tidak hanya dituntut memiliki kemampuan tempur yang profesional, tetapi juga kemampuan adaptif dan produktif dalam mendukung program strategis nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Khususnya ketahanan pangan, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional dan menjaga stabilitas negara di tengah dinamika global,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Direktur Pengkajian dan Pengembangan (Dirjianbang) Kodiklat TNI Brigjen Erland Hendriatna menyampaikan bahwa Bimtek dilaksanakan selama lima hari, pada 6&amp;ndash;10 April 2026.&#13;
&#13;
Kegiatan ini juga untuk meningkatan kemampuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dan Kompi Produksi pada bidang Zeni Konstruksi dan Kesehatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kegiatan ini merupakan langkah responsif dan adaptif dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang dinamis, serta akan dilaksanakan secara berkelanjutan dalam rangka menyiapkan prajurit yang produktif sebagai kader ketahanan pangan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau langsung pelaksanaan praktik ketahanan pangan yang diikuti peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia (Kodiklat TNI).&#13;
&#13;
Kehadiran Panglima TNI merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap program pemerintah, sekaligus memberikan motivasi kepada prajurit untuk berperan aktif dalam memperkuat ketahanan nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengembangan tanaman produktif seperti buah-buahan dan komoditas pangan lainnya sangat penting,&amp;rdquo;ujar Panglima TNI, Jumat (10/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hal ini untuk mendukung pemenuhan kebutuhan hidup serta memperkuat kemandirian pangan di tengah dinamika geopolitik global,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dankodiklat TNI Letjen Mohamad Naudi Nurdika mengatakan, bahwa dinamika lingkungan strategis global saat ini menunjukkan kondisi yang kurang kondusif.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga menuntut peningkatan kesiapsiagaan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap berbagai tantangan multidimensi,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Termasuk di bidang ketahanan pangan, serta peningkatan kemampuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dan Kompi Produksi pada bidang Zeni Konstruksi dan Kesehatan,&amp;rdquo;lanjutnya.&#13;
&#13;
Dankodiklat menambahkan, prajurit TNI tidak hanya dituntut memiliki kemampuan tempur yang profesional, tetapi juga kemampuan adaptif dan produktif dalam mendukung program strategis nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Khususnya ketahanan pangan, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional dan menjaga stabilitas negara di tengah dinamika global,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Direktur Pengkajian dan Pengembangan (Dirjianbang) Kodiklat TNI Brigjen Erland Hendriatna menyampaikan bahwa Bimtek dilaksanakan selama lima hari, pada 6&amp;ndash;10 April 2026.&#13;
&#13;
Kegiatan ini juga untuk meningkatan kemampuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dan Kompi Produksi pada bidang Zeni Konstruksi dan Kesehatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kegiatan ini merupakan langkah responsif dan adaptif dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang dinamis, serta akan dilaksanakan secara berkelanjutan dalam rangka menyiapkan prajurit yang produktif sebagai kader ketahanan pangan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
